
"Jadi…sekarang bagaimana dengan mayat yang dibasement?. Mau aku hubungi Tania?".
"huh? Untuk apa?".Tanya Silvana menoleh saat Keira mengajukan Tania untuk membantu menyingkirkan mayat saudara tiri Silvana.
"Untuk menguburkan mayat itu. Kau tahu dia punya keinginan untuk menguburkan orang terutama…".
(aku ingin mengubur orang terutama mantan yang berselingkuh dibelakangku tapi sayang, dalam percintaan ku, kami putus bukan karena selingkuh melainkan kesalahanku jadi… yah… mereka masih hidup dan yang aku lakukan hanya mengubur masa lalu😑. Setidaknya, hubungi aku jika mengubur orang. )Ucap Tania yang terlintas dalam pikiran Keira dan Keira mengatakannya apa yang dikatakan Tania kepada Silvana.
"keinginan konyol macam apa itu😧? Sudahkah cukup membuang mantan pada tempatnya?. Selain itu, dia hilang ingatan mana mungkin masih ingat".
"yah kau ada benarnya juga 😅".
Haruskah aku memberitahukan kepada Silvana bahwa Tania hanya pura-pura hilang ingatan?. Pikir Keira.
Haruskah aku Beritahu Keira bahwa Keitha selama ini adalah seorang vampire dan dia ternyata adalah saudara Keira?. Pikir Silvana setelah mengingat percakapannya dengan Keitha sebelumnya di cafe.
Sementara itu di kediaman keluarga Rhyes…
...ACHOOOOO🤧...
"Flu?".Tanya Danny saat Tania yang duduk disebelahnya mendadak bersin dan Tania sambil menyeka hidungnya menggelengkan kepalanya.
Kayaknya ada yang sedang membicarakan aku deh. Tapi siapa? raja?. Pikir Tania mengingat mereka semua kecuali Lestat dan Lyora berkumpul di ruang tamu sedangkan Lestat sedang mandi mengingat Tania memuntahi makanannya tepat di wajah dan pakaian Lestat.
Merasa hening membuat Tania bosan sehingga ia pun mulai melakukan aktingnya sebagai orang amnesia.
"wah, ini rumahku ya?".Tanya Tania pura-pura tidak tahu bahwa dia lahir dan dibesarkan di rumah itu.
"yah nak tapi kau juga punya rumah tersendiri di Hutan wilayah Utara nak". Jawab Hara dengan perasaan campur aduk karena ingin menjitak dan mengomeli anaknya tingkat tujuh tapi tidak bisa karena anaknya hilang ingatan.
"wah, berarti sudah enam belas tahun dong aku meninggalkan rumah ini yah".Ucap Tania.
enam belas tahun dari mananya?. Kau belum lahir saat itu, sableng.Ucap Hara dan Antonia secara serempak di dalam pikiran mereka karena Ucapan Tania yang tidak maksud diakal mengingat ia meninggalkan rumah dan tinggal di rumahnya di hutan sebelas tahun yang lalu.
"aaah, tadi Tania datang ke kamar melihat dimana kamar Tania dan Cio bobok, di sana Tania melihat ada bercak noda merah didinding seperti ada seseorang yang hobi membenturkan kepalanya di tembok. Pasti ulah Cio yah😃".
"itu ulahmu sendiri nak😧".Ucap Hara dan Antonia secara bersamaan.
dasar kakak, dia yang berbuat aku yang di salahkan.😒💢 ucap cio secara batik di dalam pikirannya.
Tidak lama kemudian, Lestat yang baru saja mandi dan berpakaian turun dari kamar atas bersama dengan Lyora. pasangan suami istri itu duduk dan berkumpul dengan pasangan Rhyes, sikembar Rhyes dan Danny si manusia yang tidak tahu apa-apa malah terjebak diantara mereka. Bisa dibilang sebuah buruan ditengah-tengah para pemangsa.
"nak, kau ingin mengatakan sesuatu kepada yang mulia?".Ucap Hara mengingatkan Tania. Tania mengarahkan pandangannya ke arah Lestat yang menatap dirinya bete setelah kejadian muntahan barusan dengan matanya yang ala anak polos belum mengenal dunia.
(Nb:Hanya yang pemikiran traveling lah yang tahu maksud dari ucapan Tania, hehe😁)
"Maksudnya minta maaf Tania!!💢"teriak Hara dan Antonia secara bersamaan karena ketidakpekaan Tania mengingat bukanya minta maaf karena memuntahi Lestat, ia malah menggoda Lestat sedang melakukan 'itu' bersama dengan Lyora sehingga Pipi kedua pasangan Retizen itu sama-sama menjadi merah merona.
"haha… tentu saja tidak. Paman sedang mandi sedangkan istriku tersayang sedang mengambilkan pakaianku".
dasar anak ini. Jika aku mau melakukannya sudah pasti aku tidak akan melakukannya disini karena teringat Hara punya putri sableng sepertimu yang pasti akan berkoar-koar keorang lain.Kesal Lestat dalam batinnya sedangkan Lyora hanya tertawa kering mendengar guyonan tania dan pastinya Tania hanya memanyunkan bibirnya karena mendengar jawaban dari Lestat.
"maafkan anak ini. Seperti yang mulia ketahui, anak ini sedang mengalami hilang ingatan sebagian saat kepalanya terbentur bola😅".Ucap Hara mengingatkan Lestat mengingat kejadian yang dialami putrinya walaupun sebenarnya bukan kepalanya yang kena tendang bola melainkan bawahnya yang kena tendang. Setidaknya Hara dan Antonia tidak tahu akan kenyataan hal itu.
Sementara itu…
"ya sudah. Aku kembali dulu ya ke Twins bells. Apa kau nanti mau kesana Silva?".Tanya Keira sambil bangkit dari pinggir tempat tidur.
"Ng… mungkin. dan Kei…".
"yah?".
"aku mau bertanya kepadamu. Apakah kau pernah terbesit merindukan keluarga manusiamu?. Maksudku melihat mereka dari jauh". Tanya Silvana karena dia ingin tahu bagaimana perasaan Keira sekarang dengan keluarga manusianya. Keira terdiam sesaat dan menghela nafasnya saat Silvana bertanya tentang hal sensitif seperti itu kepada dirinya.
"…tidak… aku tidak merindukan mereka sedikitpun apalagi menemui mereka. Maksudku, mengapa kita harus merindukan orang yang tidak menganggap kita sebagai bagian dari mereka?.
apalagi aku sangat yakin, sudah pasti mereka tidak merindukanku atau menangisi kepergianku. bahkan kurasa mereka tidak pernah menghadiri makam palsuku apalagi aku rasa mereka…".
"apalagi apa Keira?".
"aku rasa kedua orang tua itu bahagia sekarang bersama dengan putra kesayangan mereka tanpa ada aku didalamnya, anak yang tidak direncanakan ada sejak awal dan tidak adil dalam memberikan kasih sayang.
Bahkan, aku rasa saudaraku itu pastinya sangat bahagia bahwa dia telah resmi menjadi anak tunggal". Ucapnya sedih.
tidak Keira, saudaramu itu sangat kehilangan dirimu semenjak kau pergi meninggalkan mereka. andai saja aku bisa memberitahu bahwa saudaramu yang lain ada didekatmu selama ini.
Tapi, apakah kau akan menerimanya dalam hidupmu mengingat dia sekarang… sebagai seorang vampire?.Batin Silvana. ya ingin sekali mengatakannya kepada Keira namun dia hanya bisa mengatakannya dalam hatinya karena dia tidak tahu apa reaksi Keira nanti jika Keira tahu bahwa saudaranya yang lain adalah Keitha alias Kevin.
"Mengapa kau bertanya tentang hal itu, Silva?". Tanya Keira.
"aku hanya penasaran saja. aku juga penasaran bagaimana jika misalkan suatu hari kakakmu yang lain datang dihadapanmu dan mengenali dirimu bahwa kau adalah adiknya yang telah lama hilang dan dikira sudah mati 11 tahun yang lalu?".
"kau tahu, jika aku bertemu dengannya. maka aku akan berpura-pura bawah aku tidak pernah mengenal dirinya. Bahwa aku bukanlah adik perempuannya. aku akan mengatakan kepadanya bahwa aku hanya punya satu kakak laki-laki bernama Leo, bukan dia🌩️".Ucap Keira dengan dinginnya jika terjadi suatu hari nanti sehingga membuat Silvana terdiam mendengarnya :dan keputusannya untuk tidak mengatakannya tentang siapa sebenarnya Keitha sudah benar.