The Hot Blood Of Saga

The Hot Blood Of Saga
Chapter 21 : Summer



Pip pip pip


Jam alarm telah berbunyi. Keira terbangun karenanya.entah mengapa dia merasa nyaman.


tidurku nyenyak sekali semalam.ti..huh?


Keira menyadari bahwa dia tidak tidur di ranjangnya melainkan terkejut dia tidur di lantai bersama Alex yang memeluknya.


Astaga!


Keira langsung melepaskan diri dari pelukan Alex.


apa aku... semalam kami... tidak.kurasa tidak.


Keira memperhatikan pakaian baik yang melekat pada tubuhnya maupun pada Alex.masih utuh.


bagaimana bisa aku tidak menyadarinya? mengapa aku tidak tahu bahwa aku tidur dengan...aish.yang benar saja!


Alex membuka matanya. Ia bangun dari tidurnya.ia melihat Keira yang sedang menatapnya dengan wajah merah.


"selamat pagi, Keira".


senyumnya itu.bagaimana dia bisa tersenyum seperti itu!? membuatku kesal saja.


Alex bangkit dan duduk bersama Keira di atas tempat tidur.Ia merasa Keira masih kesal padanya.Mengira dia melakukan sesuatu terhadapnya.


"tenang saja.kita tidak melakukan apa-apa,kok".


"aku tahu, anggaplah itu tidak pernah terjadi.sekarang keluarlah,aku mau mandi".


Ucap Keira dengan dingin.Alex tidak senang.


sampai kapan kau akan bersikap dingin kepadaku? Apa kau berpikir bahwa cintaku padamu sebuah kebohongan?.


dengan kesal,Alex bangkit dan berjalan menuju ke sebuah tirai biru dan menyibaknya sehingga cahaya matahari masuk melalui jendela dan menerangi seluruh kamarnya.


"ini untukmu". Keira menerima secarik kertas yang disodorkan Alex dan melihatnya.


"ini!kau yang menggambarkannya.ini Sangat bagus". Keira begitu takjub melihat gambar yang dibuat Alex dengan pensil.


"kau suka?".


"suka.tidak kusangka orang sepertimu punya bakat juga".puji Keira walaupun ada sedikit sindiran.


"hei, Jangan melihat buku dari sampulnya. aku ini punya bakat melukis ini dari ibuku".


"ibumu? dimana dia? apakah ibumu ikut ayahmu?".


"tidak... dia tinggal bersamaku. dia sedang sakit".


"oh... maaf,aku tidak bermaksud...".Keira merasa tidak enak pada Alex yang merasa sedih.


"tidak apa-apa...".


"ng..Alex, lain kali bisakah kau tidak berpura-pura kepada Dion untuk pujian yang kau beritahukan itu".


"bepura-pura? aku tidak berpura-pura. masakan yang dibuat dia memang lezat sekali.aku belum pernah makan selezat itu.walaupun kalian tinggal berdua dirumah ini, tapi kelihatan ramai dan hangat.berbeda dengan ku, banyak orang tetapi rasanya asing,sepi dan dingin".


Alex...


"oh iya.apakah kau ikut ke Sandie?".


"aku tidak ikut".


"kenapa kau tidak ikut?apa orang tuamu tidak mengijinkan? aku bisa bilang pada mereka untuk mendapatkan izin untukmu".


"hei,orang tuaku selalu mengizinkan aku tahu.kau kau tahu harganya kesana? 130 juta? yang benar saja.kemahalan tahu".


kau bilang 130 juta Gold Kemahalan? sedangkan busur panah yang kau beli saja dari perusahaan Danny sampai 3 Miliar lebih.ck ck ck.


"130 juta Gold kemahalan? aku akan membayarinya untukmu".


"hei,kau pikir aku mau menerimanya?bodoh! lagipula aku,Dion, Tania dan Silvana akan pergi dengan kapal pesiar menuju hotel Rhyes dan menghabiskan waktu liburan musim panas di sana".


"kau mau pergi bersama mereka termasuk saudara kembar Tania ke hotel mereka?".


"yup.dan Aku tidak sabar untuk kesana.kalian pergi ke Sandie sedangkan aku pergi belayar.selama liburan musim panas aku tidak perlu melihat wajahmu!".


dirumah Danny...


"Mengapa kita tidak jadi ikut pergi ke Sandie, Alex?".


"menghabiskan liburan musim panas di Sandie? membosankan, Danny.biar yang lain saja yang pergi.tapi jangan memberi tahu mereka".


"lalu,kita kemana?".


"dimana hotel Rhyes berada,Noah?".


"di pulau Lamiya.sedangkan pemilik pulaunya tidak tertulis di sini.tapi pemiliknya memang ada". Jawab Noah yang melihat informasi melalui ponselnya.


"kita bertiga akan berlibur kesana".


"huh? tetapi hotel ini sedang tutup selama liburan musim panas. jadi rasanya tidak mungkin".


"Danny, danny.ck ck ck. menurutmu Hotel itu tutup selama liburan musim panas Mengapa?"


"mengapa?".


"gadis bernama Tania dan beserta teman-temannya akan berlibur ke sana dan kalian tahu Siapa salah satu diantara teman-teman gadis itu?".


kedua temannya itu berpikir siapa yang dimaksud Alex. pandangan mereka lalu ke arah Alex yang tersenyum-senyum sendiri.


"Noah,kau tidak tahu siapa yang dia maksud".


"tentu saja.siapa lagi satu-satunya gadis yang dia kejar-kejar sampai sekarang".


"dia mengira dirinya tidak akan melihat wajahku selama liburan musim panas tapi akan aku buktikan dia salah".


"apakah gadis bernama Silvana itu juga ikut Mereka?".


"kurasa begitu.kenapa kau menanyakan itu,Noah?".


"dia menyukai gadis model itu,Alex".


"Diamlah Danny!".


"woaah.benarkah itu Noah?tapi gadis itu model apa?"


"model dalam air". Noah menyodorkan sebuah majalah ke Alex. Silvana Hart,gadis itu dengan gaun putih dan berpose dalam laut yang dikelilingi oleh ubur-ubur yang bercahaya membuatnya cantik dan anggun saat difoto.


"dia sungguh berani berfoto bersama dengan para ubur-ubur itu".


"ya...".


"kau memiliki nomor kontaknya?". Tanya Danny.


"... sayangnya tidak.. gadis itu... lupakan saja".


Noah kembali melanjutkan membaca bukunya.Alex memperhatikan Noah. Entah mengapa dia merasa ada sebuah cerita yang tersembunyi darinya tentang gadis itu. Apalagi dia ingat saat mereka baru bertemu dengan teman-teman Keira sewaktu dia dibanting Keira dan menumbuhkan rasa cinta kepadanya. Ia melihat ekspresi wajah Noah seperti melihat hantu saat melihat Silvana.Apalagi waktu di Twinsbells, Silvana menghindari Kontak mata dengan Noah.


Noah Archer... mengapa aku merasa ada sesuatu yang menghubungkanmu dengan gadis Harts itu.


di suatu tempat...


"halo kalian.bagaimana kabar kalian?".


tanya Silvana ketika memasuki ruangan penjara dalam sebuah bunker sehingga cahaya matahari tidak dapat masuk ke dalam tetapi sebuah lampu menerangi ruangan itu walaupun remang-remang.


Di ruangan itu,dia melihat sepasang orang tua,lima gadis dan dua laki-laki dewasa.ketujuh orang itu berusia tiga tahun lebih tua darinya dan mereka adalah manusia dengan tangan dan kaki mereka yang dirantai.


"tujuh? bukankah aku punya delapan saudara


tiri? dimana saudara tiriku yang laki-laki satu lagi?".


mereka tidak menjawab sama sekali.terlihat ketakutan Dimata mereka saat melihat Silvana.pakaian mereka begitu kumal layaknya tahanan dan bekas luka terlihat di tangan dan kaki mereka. dia melihat seorang laki-laki yang sudah terkapar bersimbah darah.dia menghampirinya tanpa merasakan apapun.


"hei,kakak.Mengapa kau tidur? ah, kurasa kau sudah mati,ya".


Melihat gadis itu menendang wajah putranya yang sudah mati, wanita paruh baya itu segera menghampirinya dan berlutut di kakinya.


"tolong Jangan siksa putraku lagi! dia sudah mati, brengsek!.siksaan kalian telah membunuhnya.tolong...kasihan dia...kasihan kami".


"LEPASKAN TANGAN KOTORMU ITU DARI KAKIKU, WANITA SIALAN!!".


Silvana menatapnya tajam dan menendang wanita yang merupakan ibu tirinya itu hingga terjatuh dan mereka menghampiri wanita itu.


"ibu!!".teriak salah satu saudari tiri Silvana.


"sayang, kau tidak apa-apa?". tanya ayah


kandung Silvana.Melihat mereka yang khawatir satu sama lain membuat Silvana kesal.


"cih!kalian mengatakan kasihan tetapi apakah kalian pernah mengasihani ibu kami yang tewas kalian siksa? pernahkah kalian mengasihani kami yang kalian siksa sebelas tahun yang lalu!?. Tidak! kalian justru menikmati saat menyiksa kami bahkan kalian tertawa saat teman-teman pria brengsek ini melecehkan ibuku, ibu Sanse dan ibu Dallas!!".


Mereka terdiam.orang pernah bilang menyakiti seseorang dengan buruk akan mendapatkan balasannya alias karma.Mereka tidak menyangka bahwa karma mereka akan datang dari gadis yang mereka siksa dan dikira mati sewaktu Silvana Masih menjadi manusia dulu.Mereka mengira bahwa dengan gampangnya meminta maaf bisa menyelamatkan mereka saat Silvana yang mereka kira sudah mati datang sebagai werewolf.


ternyata tidak! ini bukan seperti drama televisi yang berakhir dengan gampangnya orang jahat meminta maaf kepada orang yang disakitinya dan orang baik yang disakiti memaafkan orang jahat.


"aku tidak akan pernah melupakan dan memaafkan perbuatan kalian terutama kau ayah!".


"Silvana...ay..".


"jangan sebut dirimu Ayah!! kau menghianati ibuku yang baik.kau tidak mau menceraikan ibu yang meminta pisah darimu setelah kau tipu, kau mengasarinya dan menjadikannya sebagai pelayan juga sehingga ia kabur demi diriku agar tidak menjadi korban olehmu. Bahkan kau juga jahat kepada teman ibu sehingga Sanse dan Dallas lahir sedangkan kau dan wanita sialan ini bersenang-senang membuat ibu kami menderita dan juga menyiksa kami!".


Silvana marah saat mengingat kejadian sebelas tahun yang lalu sehingga kemarahannya telah memunculkan warna matanya yang berubah menjadi kuning menyala dan langsung mencambuk mereka. Mereka beteriak merasakan cambukan Silvana yang mengelupaskan kulit mereka dan berdarah.teriakan mereka terdengar keras tetapi siapa yang mendengar teriakkan kesakitan Mereka diruang yang kedap suara dari luar?.


Ia mencambuk mereka hingga perasaan marahnya terlampiaskan dan berhenti. Saat melihat mereka yang menangisi diri mereka sendiri membuat Silvana sedikit iba tetapi dia tidak akan melupakan rasa sakit dan derita yang Silvana alami bersama ibunya saat mereka menghancurkan hidup ibu dan anak.


padahal, Silvana dikenal paling baik namun tidak ada yang tahu bagaimana perasaan dendamnya.


"Sanse! Dallas!".


"ya, Jendral".Kedua laki-laki werewolf datang menghampirinya.mereka berdua merupakan kaki tangan Silvana dan mengabdi kepada Silvana karena kebaikan yang dilakukan Silvana dimasa lalu.


"menurut kalian apakah para serigala atau hewan buas lainnya menyukai ini?". tunjuk Silvana. Mereka melihat seorang mayat segar yang tergeletak di lantai dan tersenyum.


"tentu saja, Jendral.mereka akan menyukainya". Kata Sanse tersenyum puas melihat saudara tirinya mati.


"akhirnya ada yang mati juga.para serigala liar pasti senang diberikan daging segar".ucap Dallas yang sedang menendang wajah mayat itu.


"Kalian brengsek dan kejam! saudara kami sudah mati tapi kau memperlakukan mayatnya dengan buruk". Kata salah satu saudara laki-lakinya yang lain.


"diam kau manusia kotor! kau tidak berhak untuk bicara!". Sanse menendang wajah yang berani bilang mereka kejam.kecuali tiga orang itu, semuanya terkejut melihat Sanse menendang wajah laki-laki itu sehingga darah mengalir dari hidungnya.


"menurut kalian,mana yang lebih kejam?kita atau mereka?".


"Tentu saja mereka, Jenderal.kita sudah berbaik hati memberikan mereka makan sisa tapi layak untuk dimakan. dibandingkan dengan mereka yang dulu memberikan kita makan dengan makan-makanan yang tidak layak untuk dimakan hewan sekalipun".


setelah mengunci pintu ruangan itu, ketiga werewolf itu keluar dari bungker rahasia yang terletak tidak jauh dari tempat tinggal Mereka sambil membawa mayat yang telah dibungkus.


"aku akan pergi ke pulau lamiya dua hari lagi. sementara ini,Jaga mereka dan pastikan mereka tidak mati duluan hingga aku kembali".


"baik Silva.Jangan khawatir. Selamat liburan".Kata Sanse.


"Jangan lupa bawa oleh-oleh😁".Titip Dallas.


dua hari kemudian,musim panas di Altair telah tiba.anak-anak,remaja menyambut liburan musim panas.kesempatan para guru memperbanyak pekerjaan rumah dua kali lipat kepada muridnya. bunga gaillardia tumbuh bermekaran menyambut musim panas di bumi.banyak orang ingin menghabiskan liburan ini dengan pergi kepantai, atau kemanapun kaki melangkah Seperti Keira. Keira,Dion,Tania, Silvana dan Cio berada di pelabuhan menunggu kapal.


"Asyiiik!laut!" Seru Keira melihat laut dan burung-burung camar yang berterbangan.


"Keira,kau senang?". tanya Dion Ketika melihat Keira yang sedang senang.


"iya.aku senang sekali! bagaimana menurutmu, Tania?".


"tentu aku juga senang! Kalau Silvana?".


"pastinya senang!kalau Dion?".


"seeeeenaaaang!!!!"


"kalian melupakan aku,ya?".


"oh, saudaraku Cio. kami tidak lupa kok".


Cio mengeluarkan smartphone dari saku celananya dan mereka berlima berfoto bersama dengan laut sebagai latar belakang.


"aku sangat senang.sejak berada di SMA Fallen membuatku tertekan, disana rasanya seperti bertarung melawan vampire.Hari ini aku sangat senang bersama kalian menikmati angin lautan dan berlibur ke pulau Lamia.aku sangat senang!".


mereka berlima berlima berpelukan dan melompat-lompat saking senangnya layaknya anak-anak mendapatkan hadiah yang diinginkan.


"Nah, semuanya.inilah kapal kita".Cio menunjukkan sebuah kapal pesiar yang mewah bercat putih dengan tulisan Starry Sea sebagai nama kapal.


"woaahh!". mereka berempat terpesona melihat kapal pesiar yang ditunjuk Cio.


"apakah kita bisa mancing di sana?".


"tidak mungkin,Dion.kapal itu terlalu besar".


"tenang saja Keira.kita bisa pakai sekoci untuk memancing nanti.tapi saat memancing di malam hari,Dion harus pakai baju yang hangat karena udara malam sangat dingin".


Kata Cio.


"aku rasa teman-teman satu kelas di SMA Fallen dan Trinity pasti sudah terbang ke Sandie sekarang".Kata Silvana.


"pastinya.Bersama Trinity sungguh menyebalkan".


mengenai Trinity,Alex sedang apa disana...?


"kau benar,kakak.Apalagi dengan manusia Bernama Alex yang mengunjungi Keira waktu itu".Cio benar-benar bete Saat berjumpa dengan Alex dua-tiga hari yang lalu.


"oh iya, saat kami meninggalkan Alex,apa saja yang dia lakukan?". Saat Tania bertanya kepada keira dengan penasaran, Keira mengalihkan pandangannya dari mereka. dia tidak ingin Mereka melihat wajahnya berubah menjadi merona apalagi dia harus mengingat kejadian waktu itu.


"Ng... tidak melakukan apa-apa.hanya menyuapiku makan dan aku bete sama dia karena membuang daging mentah yang sudah diberikan dion untukku".


sebagian katanya merupakan kebenaran tetapi juga terselip kebohongan karena dia tidak ingin mereka mengetahuinya.


"cup cup cup, Keira.jangan bete. aku sudah memberikan mu lagi daging sapi mentah setelah dia pulang.tapi ini suatu keajaiban Keira sembuh dengan cepat. biasanya akan Butuh waktu lama sampai 2 minggu Keira untuk sembuh".


keajaiban...aku tidak tahu apakah benar sebuah keajaiban? sewaktu Alex mengoleskannya, entah mengapa rasanya tidak terasa lagi akan sakitnya.


"hei, mengapa rasanya aku mencium sesuatu yang familiar?".tanya Cio.Ketiga gadis itu juga mulai mengendus sesuatu.aroma manusia yang mereka kenal.


"hei, Mengapa laki-laki itu rasanya kenal,ya?".


Tanya Dion yang menoleh kepalanya keatas. ia melihat seorang laki-laki yang datang dan memperhatikan mereka dari bawah.


keempat werewolf itu melihat ke atas dan terkejut bukan main terutama Keira ketika menyadari siapa laki-laki itu.


"Alex!? mengapa dia di atas kapal itu?" Keira terkejut melihat Alex dan dia juga melihat Danny dan Noah di sana.


"mengapa dia lagi?menyebalkan !!". Gerutu Cio yang harus melihat laki-laki itu lagi.


"Cio, kau yakin ini kapalnya?". tanya Tania.


"Tentu saja Ini kapal yang akan kita naiki".


"lalu, kenapa mereka ada di kapal yang akan kita naiki?".


"aku tidak tahu, Silvana".


Mereka berlima memasang wajah tak acuh saat Alex dan kedua temannya turun dari kapal menghampiri mereka.


"mau apa kau kemari,Alex? bukankah kau ada di Sandie?".


"Sandie?aku bosan pergi ke sana, Keira.kurasa, belayar naik kapal pesiar ke pulau bagus juga".


"mengapa kau berada di kapal pesiar kami?! aku sudah membeli kapal pesiar ini !". Kata Cio yang merasa tidak senang dengan kehadiran Alex.


"kau membelinya tapi aku membeli kapal ini dan membayarnya tiga kali lipat dari yang kau berikan kepada mereka.Jangan khawatir,aku sudah mentransfer uang yang sudah kau bayarkan ke mereka dan aku menambahkannya menjadi dua kali lipat untuk mengganti kerugianmu jadi kapal ini milikku". kata Alex dengan sombongnya.


"kau!"Cio merasa kesal dan dia berpikir keras Bagaimana sekarang mereka akan ke pulau lamiya sekarang.tidak ada kapal lain di pelabuhan Altair karena kapal yang lain sudah lama pergi.


"selain itu..."Alex berjalan menghampiri Keira dan mendekat kepadanya.


"kau memang senang tidak melihatku selama liburan musim panas ini sedangkan aku tidak bisa tidak melihatmu walaupun hanya sehari".


Alex berbisik di telinga Kiri Keira. Keira diam saja namun dia merasa kesal di dalam.


"sekarang kita bagaimana?". Tanya Dion.


"kalian bisa ikut bersama kami. kita akan bersama-sama ke Lamiya".


"kami akan ikut bersama kalian jika Keira masuk kedalam kapal itu". Kata mereka berempat secara serempak. sedangkan Keira, dia bingung karena di satu sisi dia memang tidak mau satu kapal dan menghabiskan satu bulan liburan musim panas bersama Alex tapi di satu sisi sudah lama dia tidak pergi ke pulau itu untuk liburan dan dia merasa mereka berempat juga ingin pergi.


menunggu Jawaban dari Keira berlangsung lama membuat Alex tidak sabar dan melakukan sesuatu.


"he..hei!apa yang kau lakukan?!". Keira terkejut saat Alex menggendongnya di bahu.Mereka berempat juga terkejut sedangkan Danny dan Noah tersenyum geli.


"turunkan aku!kau pikir aku ini Karung beras!?".Alex tidak menggubris bahkan saat Keira memukul punggungnya,Alex tidak peduli dan Langsung berjalan menuju tangga kapal membawa Keira.


"Keira!". Cio dan Tania juga Silvana ingin menolong tetapi kedua teman Alex mencegah mereka.


"minggir,kau! temanmu menculik teman kami".Kata Tania Saat Danny menghadangnya.


"tenanglah.Alex tidak akan melakukan apa-apa.dia ingin kalian ikut berlibur bersama.bukankah Kalian bilang kalian ikut ikut gairah masuk ke dalam kapal pesiar itu?".


"tapi tidak seharusnya dia..."


"sebaiknya cepat.sebentar lagi Katanya akan berangkat dan Keira akan sendirian tanpa kalian".Kata Noah.


terpaksa mereka berempat berjalan memasuki Kapal pesiar setelah berpikir keras karena mereka ikut demi Keira.setelah mereka naik semua,jangkar ditarik dan mulai berangkat.


"turunkan aku!". akhirnya Alex menurunkannya dengan hati-hati.Keira menatap tajam dengan kesalnya sedangkan Alex hanya menunjukkan wajah yang tidak bersalah.


"kau ini, sudah pernah menculikku ke rumahmu Sekarang kau menculikku ke kapal ini.apa sih maumu!?".


aku mau kamu! kau tidak sadar juga!?.


Alex ingin mengatakannya namun Alex memilih pergi meninggalkannya setelah melihat mereka datang.


"hei!".


dia ini! setelah Apa yang dia lakukan malah pergi meninggalkanku tanpa penjelasan.


"Keira". panggil Dion.


"Dion, lainnya? Untunglah kalian ikut".


"yah tapi aku rasa kita harus merubah rencana liburan kita.mau tidak mau mereka akan ikut kita ke Lamiya bersama kita".


"apakah mereka sudah diberitahu?".


"yup.Cio sedang menelepon ayah dan ibu sekarang".


"oh ya, nanti malam kami bertiga akan mengadakan pesta.kalian datang,ya".Ajak Danny.


"akan kami pikirkan"Kata Tania.


Mereka pergi memasuki dek.Saat melihat Silvana dibelakang mereka,Noah menghampirinya dan menyelipkan sesuatu di tangan kirinya yang sedang membawa koper milik Silvana.


"eh?". Silvana merasa Noah memberikan sesuatu saat dia berjalan melewatinya.Silvana berhenti dan membaca secarik kertas itu.


disebuah Suite Kabin


"dimana kamar kita?".Tanya Keira yang merasa bingung karena ada beberapa kamar di dek A tempat ketiga gadis itu berada sedangkan kamar para laki-laki berada di dek B.


"katanya didepan".Jawab Tania. Mereka bertiga mencari kamar Keira terlebih dahulu karena letaknya kamar Tania dan Silvana berdekatan dengan kamar Keira.


"aha.ketemu".


Keira melihat sebuah kamar dengan nomor A05 di pintu yang juga cocok dengan nomor kunci kamar.


"kami juga". Kata Tania yang melihat pintu kamar nomor A04 dan Silvana bernomor A03.


Mereka bertiga masuk kedalam kamar mereka masing-masing.Saat Keira masuk ke dalam kamarnya,ia begitu takjub dengan besar dan mewahnya kamar yang diberikan oleh Alex kepadanya.


woaahh.kamar ini bagus sekali.Mungkin karena kapal pesiar ini masih kapal baru.aku masih bisa mencium aroma cat yang masih baru,seprai satin yang belum pernah ditiduri,dan dekorasi yang indah,balkon untuk melihat keluar.Tidak heran Cio sangat kesal saat kapal yang dia pesan dan beli telah diambil alih oleh Alex.padahal Alex bisa saja membeli kapal pesiar lain.Mengapa harus kapal pesiar ini?.


Keira menutup pintu dan meletakkan koper pakaiannya di dekat pintu dan berjalan menuju sebuah tempat tidur yang besar dan merasakan betapa empuknya tempat tidur yang dia tidurin.


"oh, nyamannya...".


dikamar A03...


Silvana duduk di atas tempat tidurnya dan membaca pesan yang diselipkan Noah padanya.


______________________________________________


kau masih mengingatku? aku masih ingat padamu. Gadis yang pernah menghabiskan malam nya denganku.


______________________________________________


Silvana segera merobek-robek kertas itu dan membuangnya ke tong sampah.


aku masih mengingatmu Noah...tapi aku ingin melupakanmu.Laki-laki yang pernah menghabiskan malamnya dengan ku.


Dikamar A04...


Tania berada di tempat tidur dan sedang melakukan hal yang harus dia lakukan saat berbaring di atas tempat tidur yang begitu empuk itu yaitu...


"zzzz...."