
Antonio bahkan masih terdiam, belum mengeluarkan pendapatnya. Sampai suara pemilik butik tersebut bertanya tentang pendapatnya.
"Bagaimana tuan apa anda menyukai gaun ini atau ingin memilih yang lain? Kami masih memilik banyak stock gaun terbaru untuk di coba lagi," ujar pemilik butik bicara dengan hati-hati, karena ia tak ingin menyinggung Antonio. Apalagi dia mengetahui orang di depannya ini sangat berpengaruh, salah saja sedikit maka tamatlah riwayatnya.
"Cukup! Aku menyukai gaun ini,"
"Tapi m-mas-"
"Tenanglah sayang jangan khawatir ya," ujarnya Antonio mendekat memegang rahang Khanza, lalu mengecup keningnya. Khanza hanya bisa menghela nafas dengan perlakuan Antonio.
"Mari nona,"
Sebelum mengikuti wanita itu, Khanza menyempatkan menatap Antonio menggeleng. Antonio tahu maksud dari wanitanya hanya mengedipkan kedua matanya.
.
Sekarang mereka tengah berada di depan toko perhiasan. Saat Khanza menatap Antonio, ternyata pria itu sudah turun dari mobil duluan. Sedangkah Rhea memilih pulang lebih dulu dan dijemput oleh pak Udin, karna Antonio tidak mengijinkan Rhea pulang dengan kendaraan online atau kendaraan lainnya.
"Ayo sayang turun!"
"Kita ngapain sih kesini?!" dumel Khanza. Tetapi sayangnya Antonio tak menggubris pertanyaan darinya.
Antonio malah melingkarkan tangannya ke pinggang Khanza. Mereka di sambut oleh pemilik toko dengan baik. Lalu pemilik toko menunjukkan beberapa koleksi perhiasan terbaik.
"Silahkan tuan nona, ini koleksi perhiasan terbaru dan terbaik di toko kami,"
Pilihan Khanza jatuh pada cincin simple tetapi terlihat begitu elegan. Antonio yang tahu arah tatapan Khanza langsung saja bersuara.
"Saya ambil yang itu," tunjuk Antonio.
"Pilihan anda sangat tepat tuan, cincin ini koleksi paling terbaik di toko kami, hargannya juga tidak main-main. Beberapa orang hanya melihat saja tidak berani untuk membelinya," setelah pemilik itu pergi menuju ke belakang untuk menaruh cincin tersebut di kotaknya.
"Mas, cincin ga jadi aja ya," ucap Khanza.
Setelah proses pembayaran selesai, mereka langsung pulang menuju mansion.
.
.
Di tempat lainnya, seorang wanita tengah mengepalkan tanganya. Ternyata dugaannya selama ini benar, bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan mantan suaminya dan gadis tersebut.
Wanita itu adalah Laura Cassandra, mantan istri dari Antonio. Semua orang tidak mengetahui jika sebenarnya dia tak berada dalam pesawat tersebut, saat ingin beranglat ke bandara, mobil yang mengantarnya malah mengalami kecelakaan dan mengakibatnya dirinya harus di larikan ke rumah sakit dan sempat mengalami koma beberapa hari.
Setelah dinyatakan sehat dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Laura benar-benar mengubah penampilan dirinya, semakin disempurnakan dengan potongan rambut pendek sebahu dan kaca mata hitam yang membingkai setiap saatnya. Tak lupa indentitanya juga berubah, karena mereka mengetahui Laura Cassandra sudah meninggal dalam kecelekaan pesawata sekaran nama berganti dengan 'Jessica' itulah nama barunya.
Laura juga telah menetap kembali ke kota J, untuk menjalankan rencana balas dendamnya.
"Serius, sampai sekarang aku tidak tahu alasan kamu melakukan semua ini," Clara mengeluh, dia menatap Laura dengan tak habis pikir.
Bahkan Laura tersenyum tipis pada wanita didepannya, mereka terpaut usia 8 tahunan. Laura malah menyisir rambut pendeknya dengan tangan. Sama sekali tidak terganggu dengan pertanyaan yang sudah sering di dengarnya.
Laura mengingat di mana dia menyelamatkan Clara yang hampir diperkosa dan di bunuh oleh lima orang preman. Pertemuan pertama mereka saat masih di bali, saat itu Clara berjanji akan membantu jika Laura membutuhkan bantuannya. Ternyata Laura mengetahui jika sebenarnya Clara adalah anak dari sahabat mantan mertuannya. Disaat itulah rencana yang sudah tersusun rapi di otaknya, segera dijalankan. Dialah yang menyuruh Clara agar ikut dan tinggal bersama mantan mertuannya, bahkan dia juga harus bekerja di perusahaan Antonio. Semua itu agar memudahkan rencananya.
****
Follow ig aku yuk guys : @antiloversn
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓