
Rhea yang mendapatkan kabar bahwa mommy nya telah melahirkan, langsung memberitahukan Leo kabar tersebut, yang tadinya mereka akan terbang lusanya menjadi harus terbang paginya.
"Kalau mas masih banyak kerjaan besok pagi, lebih baik aku saja yang berangkat mas. Tidak apa-apa kok, nanti aku akan beritahu mommy sama daddy," ujar Rhea, dia tahu bahwa suaminya sangat sibuk dengan pekerjaannya, jadi dirinya tak ingin memaksakannya.
"No, sayang kamu segalanya buat aku. Jadi kemanapun kamu pergi aku akan menemanimu," tutur Leo.
"Tapi mas-"
"Shutt...
Lebih baik sekarang kita tidur dan besok pagi kita akan terbang bersama ke indonesia," potong Leo, mengarahkan telunjuk pada bibir sang istri agar tidak kembali berbicara.
Rhea pun mengangguk, menatap suaminya dengan penuh senyuman. Dirinya sangat bersyukur sekali mendapatkan suamin sebaik Leo, yang sangat pengertian dan perhatian padanya. Semoga mereka selalu bahagia dan tidak pengganggu dalam rumah tangga mereka.
....
Ditempat lainnya, Andreas dan Erina yang juga mendapatkan kabar bahwa Khanza telah melahirkan, dari salah satu bodyguard kepercayaan Antonio. Kedua paruh baya itu, bergegas berkemas untuk segera terbang ke kota J.
"Papa tak sabar melihat princess horison mah," terang Andreas, wajah terlihat berseri-seri. Karena inilah yang dinantikan mendapakan cucu kandung perempuan.
"Sama pah, mamah juga tak sabar melihah wajah. Akankah princess mirip Khanza atau malah Antonio," imbuh Erina.
"Kalau menurut papa, princess mirip dengan menantu kita mah. Karna dia adalah perempuan," ucap Andreas.
"Iya pah, menurut mamah juga begitu," kata Erina.
Tiba-tiba datanglah salah satu bodyguard, menghadap mereka.
"Maaf tuan nyonya, mobilnya sudah siap," beritahu bodyguard tersebut.
"Apa Jet pribadi juga sudah siap di bandara?" tanya Andreas dengan ketegasan.
"Tadi pihak bandara sudah konfirmasi, bahwa Jet pribadi juga telah disiapkan tuan," ucap bodyguard lagi.
Andreas tak bicara lagi, melainkan ia beranjak dari sofa bersama sang istri, menuju ke mobil dan segera berangkat ke kota J.
Andreas juga sudah menyiapkan hadiah berupa kalung liontin dan kalung berukir nama. Dia juga akan ikut memberikan nama untuk cucunya. Betapa bahagianya dirinya memiliki cucu perempuan kembali. Sepanjang perjalanan wajah kedua suami istri selalu dihiasi senyuman.
....
Sedangkan Kirana dan Aditya telah lebih dulu melihat cucu mereka. Saat mendapatkan kabar tersebut, besok paginya kedua pasangan itu langsung meluncur ke rumah sakit, untuk menjadi orang pertama melihat cucu princess.
Disinilah sekarang Kirana dan Aditya, menatap kesal Antonio yang menggendong baby girl tanpa mau memberikan pada mereka untuk bergantian menggendongnya.
Khanza yang tahu ayah dan bundanya juga ingin menggendong baby girl akhirnya menegur suaminya.
"Tidak honey, malah mas senang menggendong princess kita ini," kata Antonio.
"Tapi mas, tangan aku sakit mau minta pijitin kamu," kilah Khanza agar ayah dan bundanya bisa menggendong baby girl.
"Biar bunda saja yang pijitin kamu nza," sahut Kirana.
"Tidak usah bun, lebih baik bunda menggendong baby girl saja, biarkan mas Nio yang memijitku," tolak Khanza halus.
"Mas berikan baby girl dulu pada bunda," suruh Khanza, Akhirnya baby girl beralih ke gendongan omanya. Antonio pun duduk di dekat Khanza lalu memijitnya.
"Cantik sekali cucu oma," puji Kirana yang sangat gemas dengan baby girl dalam gendongannya.
"Siapa nama princess An?" tanya Aditya.
"Alesha Humaira Horison, cuman papa masih mau menambahkan nama lagi di tengah nama princess," kata Antonio, karena papa Andreas menelpon tadi pagi sekali.
"Bagus namanya An," imbuh Kirana.
"Jadi ikut penasaran sama nama yang mau ditambahkan sama om Andreas," ucap Aditya.
"Jangankan ayah, aku juga penasaran sama nama yang mau di tambahkan sama papa. Papa main rahasiaan," sungut Khanza kesal dengan papa mertuanya, dia sudah sangat penasaran sekali.
"Sabar honey, bentar lagi juga papa bakal sampai ke sini," ucap Antonio menenangkan istrinya.
Khanza mangut-mangut...
Sudah satu jam'an lebih Kirana dan Aditya di rumah sakit, Aditya yang memiliki urusan dan harus di temani sang istri yaitu Kirana. Kedua pasangan itu pun berpamitan untuk pergi ke suatu tempat.
Baby girl juga sudah ditidurkan di box bayi..
Untuk para putra-putra Horison tidak Antonio ijikan ke rumah sakit sebelum mereka pulang sekolah. Dan untuk Ghani dan Rey kedua anak itu harus menunggu abang kembar mereka pulang dari sekolah. Barulah nanti mereka akan diantar ke rumah sakit oleh Alvaro.
****
Follow ig aku yuk guys : @antiloversn
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓