My Best Friend'S Daddy Is My Husband

My Best Friend'S Daddy Is My Husband
Season 2. 25



"Assalamualaikum ma" ucap Vinno dan Naila bersamaan.


"Waalaikumsalam...


Eh itu cucu oma kenapa mukanya kok cemberut gitu," ujar Erina yang melihat wajah sang cucu laki-laki dari Vinno dan Naila.


Wajah Abian sedari dari perjalanan terlihat murung, karena ada sesuatu yang membuat anak itu tak nyaman jika harus mampir ke mansion Horison.


"Bian, itu oma nanya kamu loh. Dijawab dong sayang," kata Naila kepada putranya yang hanya diam saja.


"Maaf oma, Bian ngga apa-apa kok oma," jawabnya.


"Maa, dimana Khanza? Kata mas Vinno kakinya terkena siraman kuah sop panas," ujar Naila bertanya.


"Khanza ada di kamar nai, kalian langsung saja kekamarnya," ujar Erina meminta agar mereka langsung saja pergi ke kamar dimana Khanza berada.


"Papa, mana mah?" tanya Vinno tak melihat papanya di ruang tamu, setahunya papanya akan duduk di sofa sambil menunggu adzan maghrib.


"Oh, itu papa mu lagi meeting diluar gantiin Xavier. Tapi papa sudah dalam perjalanan pulang, sebentar lagi juga sampai," jawab Erina.


Vinno mangut-mangut mengerti, "Kalau gitu kita langsung naik keatas ya ma, sekalian mau liat baby girl. Kemaren kita ngga ada jenguk di rumah sakit."


"Iya mama tahu kalian berdua akhir-akhir ini sibuk sekali, Khanza juga baru pulang dari rumah sakit hari ini. Yaudah sana, kalian langsung ke atas saja, mama mau menunggu papa pulang," ujar Erina.


"Mama ada yang mau Naila bantu, biar mas Vinno saja yang keatas duluan," ujar Naila.


"Mama udah selesai semua kok nai, ini mama cuma mau nunggu papa pulang aja lagi. Kalian langsung ke atas saja, lagian kalian pasti penasaran bangetkan rupa anaknya Khanza?"


"Banget ma, makanya kita kesini sekalian mau liat baby girl. Pasti cantik seperti Khanza," puji Naila.


"Yasudah sebaiknya kalian langsung ke atas saja."


Mereka bertiga pun masuk ke dalam lift bersama, Abian masih terlihat ogah-ogahan mengikuti kedua orang tuanya. Sampai depan kamar Khanza dan Antonio, mereka mengetuk pintunya dulu sebelum masuk.


Tokk..tokk..


"Masuk saja, pintunya tidak dikunci," seru Khanza yang masih berbaring di ranjang.


"Mba nai, kak Vinno.. Abian sini sayang mommy kangen sama kamu," ujar Khanza, Abian memeluknya. Khanza memberikan ciuman sayang untuk keponakannya. Arcell menatap tajam Abian, anak itu tak suka jika mommy mencium sepupunya itu.


"Mommy!! Lepaskan mommy ku," teriak Rey, yang terlihat segar setelah mandi, tak lupa dengan pakaian lengkap. Rey berlari menarik baju Abian abang sepupunya itu, hingga pelukan kedua terlepas. Karna Rey sudah selesai mandinya, jadinya anak itu disuruh Antonio keluar lebih dulu.


Memang tadi Khanza sudah menyiapkan baju keduanya dan meletakkannya di ranjang. Tetapi Antonio sempat keluar mengambil baju yang telah disiapkan Khanza dan dibawa masuk ke dalam kamar mandi.


"Rey sayang, ngga boleh gitu nak sama abang Bian," ucap Khanza lembut memberitahu pelan Rey agar mengerti.


"Rey nda suka kalau mommy peluk abang Bian," katanya menatap Abian dengan aura permusuhan.


"Kalau begitu, mom mau Rey minta maaf sama abang Bian," seru Khanza, meminta putra untuk berbaikan. Rey mengangguk dan berbalik menatap abang sepupunya.


"Abang, Rey minta maaf," ucapnya meminta maaf.


"Iya abang maafkan," balas Bian, memberikan pelukan pada adik sepupunya sebagai tanda berbaikan.


Ketiga orang dewasa yang menyaksikan putra mereka yang saling berbaikan. Terlihat tersenyum bangga melihatnya.


Setelah berbaikan, mata Abian menatap bayi yang berada di samping mommynya. Bayi itu sangat menggemaskan menurutnya, rasanya Abian ingin sekali mengecup pipi bayi itu. Sebenarnya Abian sudah diberithu oleh mamanya, kalau mommy melahirkan bayi cantik, yang artinya kedua abang twinsnya, Ghani dan Rey merek memiliki bayi perempuan. Itulah mengapa Abian tak mau diajak ke mansion Horison, karna Abian merasa sangat iri kepada keempat sepupu laki-lakinya.


"Mom, boleh Bian dekat adek bayi sama cium pipinya," ucap Bian ragu meminta ijin.


Khanza malah mengangguk memberikan ijin, "Boleh Bian, kamu juga abangnya queen."


Tidak dengan Arcell yang tak suka mendengar jika mommynya mengijinkan Bian untuk menyentuh princessnya. Tapi Arcell tidak bisa menegurnya, anak itu sangat segan dengan papa dan mamanya. Jadinya Arcell hanya bisa diam.


Abian mendekat pada bayi cantik anak mommynya. Tak tahan melihat pipi bayi mungil yang menggemaskan, Abian memberinya ciuman. Hatinya terasa hangat melihat bayi tersebut, padahal saat datang tadi ke mansion ini wajahnya murung. Tapi sekarang suasana hatinya berubah senang.


"Abang janji bakalan jagain kamu, karna hanya kamu princess Horison dan princess di hati abang. Abang ngga akan biarin ada orang nyakitin kamu sedikitun," ucap Abian dalam hatinya berjanji akan melindungi adik sepupu perempuannya.


"Mana kaki mu nza, kata mama kaki mu terkena siraman kuah sop panas. Sini biar ku lihat," ujar Vinno ingin melihat kaki Khanza.


"Ini kak, tapi udah ngga papa kok kak," ucap Khanza. Ia memang memanggil Vinno dengan panggilan kak dan Naila dengan panggilan mba. Karna kebiasaanya yang memang memanggil orang yang lebih tua darinya, walaupun dia adalah istri Antonio kakak dari Vinno. Tetapi tetap saja Khanza merasa tak nyaman jika memanggil Vinno hanya menyebut nama saja. Antonio juga tidak melarangnya asalkan jangan memanggil siapapun dengan sebutan mas. Suaminya sangat cemburu mendengarnya.


"Sini aku lihat dulu, melepuhnya," Khanza terpaksa memperlihatkan kakinya yang melepuh pada Vinno untu diperiksa.


"Beruntunglah kaki mu tidak terlalu, ini salepnya. Dioleskan saja di bagian melepuhnya," ujae Vinno. Khanza mengangguk dan segera mengoleskan salepnya di bagian kakinya yang melepuh.


'Ceklek' terdengar suara pintu kamar mandi terbuka menampilkan Antonio yang terlihat segar dengan berpakaian lengkap. Antonio bingung menatap adiknya Vinno dan adik iparnya Naila ada di kamar mereka. Mereka semua tampaknya belum menyadari Antonio yang sudah keluar dari dalam kamar mandi. Sampai suara Antonio memanggil Vinno dan Naila barulah semua menyadarinya dan menatak kearahnya.


"Vinno, Naila..."


****


Follow ig aku yuk guys : @antiloversn


Bersambung. . .


Follow juga ya!!


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.


Terimakasih💓