My Best Friend'S Daddy Is My Husband

My Best Friend'S Daddy Is My Husband
Season 2. 40



“Mii mam!” Terlihat Queen yang baru bangun dari tidur siangnya.


“Iihh princess cantik mommy sudah bangun, tau ya kalo hari ini spesial harinya princess,” Aku segera menggendong Queen dan membawanya berjalan kesana kemari agar princessnya tidak tidur lagi. Agar nantinya bisa memandikannya dan siap-siap acara ulang tahunnya yang akan di mulai pukul 16:00 sore.


“Cih antuk,” celoteh dalam gendongan.


“Princess kan udah bangun, jadi nda boleh tidur lagi ya sayang untuk sekarang. Karena hari ini spesial hari princess,” ucap Khanza lembut lalu mengusap rambut princessnya.


Tiba-tiba Antonio masuk ke dalam kamar untuk melihat Queen sudah bangun atau belum.


“Honey, princess kita sudah bangun belum?” Seru Antonio bertanya.


“Daddy ngagetin aja, ini princess udah bangun. Cuma ya harus digendong dulu dad, biar ngga tidur lagi,” kata Khanza.


“Sini biar dadd yang gendong, mending mom siapin baju yang buat di pakai. Anak juga tadi sudah mau siap-siapa, dibantu Naila sama mama,” ujarnya memberitahu sang istri, agar tidak kerepotan dan kepikiran karena anak-anak yang lain belum siap.


“Princess sama daddy dulu ya sayang,” Khanza memberikan Queen pada Antonio. Lalu wanita itu segera menyiapkan baju-baju untuk dipakai mereka bertiga.


Selesai menyiapkan baju, Khanza kembali mengambil alih Queen. Dirasanya sudah 15 menit berlalu dari Queen bangun tidur. Khanza membawa Queen masuk ke dalam kamar mandi, untuk memandikan princessnya itu.


Kini giliran mas Nio untuk mandi, nanti setelah suaminya selesai di dalam kamar mandi. Barulah dirinya yang akan membersihkan diri.


Mereka bertiga sudah siap, akhirnya keluar dari dalam kamar menuju ke bawah. Jam yang sebentar lagi menunjukkan pukul 16:00.


Sesampai di halaman belakang terlihat semua orang sudah ramai. Para anak-anak juga memakai topi ulang tahun masing-masing yang telah di bagikan. Queen sudah berada di depan kue ulang tahun yang berlilin dan disamping kiri dan kanan ada mommy dan daddynya.


Happy Birthday to You


Happy Birthday to You


Happy Birthday to You


Khanza dan Antonio membantu princess mereka untuk meniup lilinnya.


“Happy birthday princess daddy,” ucap Antonio lembut, mencium kening serta pipi kanan kiri princessnya.


“Happy birthday princess kesayangan mommy dan daddy serta abang-abang,” Khanza melakukan hal yang sama dilakukan Antonio.


Abang-abang Queen bergantian memberikan ucapan selamat pada princess kesayangan mereka. Dilanjut dengan para anak-anak yang lain yang juga memberikan selamat.


“Selanjutnya kita nyanyi potong kue ya anak-anak,” seru Khanza. Para anak-anak lalu menyanyikannya.


Potong kuenya, potong kuennya, potong kuennya sekarang juga, sekarang juga, sekarang jugaaa...


Khanza dan Antonio membantu memegang tangan Queen dan memotong kuenya. Tangan mungil princess menyuapi mereka bergantian dan para abang-abang juga mendapatkan bagian mereka masing-masing.


Acara ulang tahun yang meriah pun akhirnya selesai. Para anak-anak yang datang menyerahkan kado mereka kepada Queen.


Selesai acara ulang tahun, para orang tua pun berkumpul duduk di sofa yang berada dihalaman belakang. Karena adanya acara jadinya sofa beberapa sofa diangkat ke halaman belakang.


Mereka yang asik mengobrol terganggu, akibat suara tangisan. Khanza yang hapal jika itu adalah suara princessnya segera mencari keberadaan princessnya itu. Dan betapa kagetnya Khanza saat melihat princessnya sudah terlentang di lantai.


***