My Best Friend'S Daddy Is My Husband

My Best Friend'S Daddy Is My Husband
Episode 37



Dengan tangan gemetar Khanza membuka pintu ruang kepala sekolah. Disana wali kelas duduk di sofa dan menatap kearahnya. Tatapan itu seperti kesedihan.


"Kemarilah," seru kepala sekolah masih kerabat dekat Antonio.


Khanza menghampiri keduanya dengan menundukan kepala. Dia malu karna sudah mencoreng nama baik sekolah ini.


"Duduklah Khanza," sekarang wali kelasnya berbicara menyuruh untuk duduk.


"Saya sebagai kepala sekolah terkejut mendengar kabar berita ini. Siswi yang kami bangga-banggakan, malah mencoreng nama baik sekolah,"


Mendengar perkataan kepala sekolah tambah membuat Khanza menunduk. Air mata sedari tadi ditahan turun kembali, hingga membasihi rok sekolahnya.


"Bapak selaku kepala sekolah disini tidak akan meminta penjelasan atau menghakimi mu. Bapak hanya menyampaikan jika kamu harus kami keluarkan dari sekolah ini,"


"Maaf pak, apa tidak bisa dipertimbangkan lagi keputusan ini?" Khanza memberanikan bertanya.


"Tidak bisa Khanza, karena ini sudah peraturan dari pemilik yayasan ini," tegas kepala sekolah.


"Sekarang juga kamu boleh pergi meninggalkan sekolah ini," kata wali kelas Khanza.


Dengan lemah Khanza berdiri dan melangkah keluar tanpa mengucapkan sepatah katapun. Sepanjang jalan Khanza berjalan tanpa melihat kearah lain. Untunglah lorong sekolah sepi, karena sudah jam masuk.


Khanza menyetopkan angkutan umum dan masuk ke dalamnya. Dan berhenti ditaman, ia mencari bangku untuk duduk dan menemukannya.


Wajahnya sedari tadi sembab akibat air matanya terus saja turun tanpa mau menghentikannya. Tanpa disadari Khanza, seorang anak kecil sedari tadi menanatapnya terus-menerus.


"Kakak itu kenapa ya," ucap anak kecil tersebut yang berumur empat tahun sudah sangat fasih dalam berkata-kata.


Anak kecil itu melihat penjual es krim. Ia berpikir Khanza akan menyukainya, dan anak kecil itu bergegas menghampiri penjualnya. Lalu menyebutkan es krim yang diinginkan.


Setelah itu segera menghampiri Khanza yang masih duduk di bangku taman. Anak kecil itu mengacungkan es krim yang dibelinya pada Khanza.


Khanza bingung melihat sebuah tangan kecil memegang es krim berada tepat didepan matanya. Ia pun mengangkat kepalanya untuk melihat pemilik tangan tersebut.


Anak kecil itu tersenyum pada Khanza."Ini buat kakak, Fadil tau kakak sedang bersedihkan," katanya yang mengetahuinya.


Khanza mengangguk, anak kecil didepannya ini sangat lucu menurutnya.


"Makasih adik kecil," ucap Khanza tersenyum menampakan deretan giginya.


"Sama-sama kakak cantik," bales Fadil.


"Sini duduk dulu, kita makan es krim bersama," Khanza mengangkat Fadil agar bisa duduk didekatnya. Khanza juga sudah menghapus air matanya.


.


.


Sedang dilain tempat, pria yang tidak muda lagi tapi masih terlihat tampan. Berjalan ke sana kemari, mencari keponakannya yang hilang entah kemana dari jangkauannya.


Padahal tadi Aditya hanya menyuruh keponakannya itu untuk menunggu sebentar. Karena ia mengangkat telpon, dan sekarang malah hilang. Membuatnya kesusahan mencari, apalagi keponakannya itu sangat aktif.


Kalau sampai tidak ketemu, habislah dirinya sama kakaknya. Sebenarnya juga ini bukanlah salah Aditya, karena dia sudah bilang pada kakaknya bahwa dirinya tidak bisa jika dititipin anak kecil. Tapi kakaknya malah memaksanya dan membuatnya tidak ada pilihan lain untuk menolaknya.


"Aduh! Fadil dimana kamu, jangan buat om pusing nyariin kamu,"


Aditya yang kebingungan mencari Fadil. Tiba-tiba mendengar suara gelak tawa orang yang dikenalinya. Membuatnya membalikkan badan dan betapa bersyukurnya dirinya. Pendengarannya tidak salah, karena di bangku panjang sana terlihat keponakannya sedang bercanda gurau bersama seorang gadis.


"Siapa gadis itu," guman Aditya.


Karena tidak ingin dibuat penasaran Aditya menghampiri menuju ke tempat keduanya. Saat sudah berada disana kedua orang tersebut masih belum menyadari keberadaannya. Membuat Aditya menjadi sangat kesal akan hal itu.


"Fadil,"


****


Bersambung. . .


Follow juga ya!!


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.


Terimakasih💓