My Best Friend'S Daddy Is My Husband

My Best Friend'S Daddy Is My Husband
Season 2. 95



Pagi itu di mansion Horison. Tampak keempat orang tengah bersantai di ruang tamu. Tiba-tiba Antonio keluar dari lift dengan koper ditangannya, Antonio mendekati keempat anaknya yang asik mengobrol.


"Daddy mau kemana membawa koper," ujar Queen lantas berdiri menghampiri Antonio.


"Ayo duduk dulu sayang, dad akan memberitahu..." Antonio menggandeng putrinya dan mereka duduk di sofa.


Arcell sudah memberika tatapan tajam pada daddynya. Lelaki itu tahu bahwa daddy pasti akan berangkat ke luar negeri. Padahal sebelumnya daddynya sudah mengatakan bahwa tidak akan berangkat karena sebentar ulang tahun Queen. Tepat dua hari lagi ulang tahun Queen dan daddynya sepertinya memilih berangkat ke luar negeri.


"Maaf sebelum daddy harus pergi ke luar negeri sekarang, opa Andreas sedang sakit dan membutuhkan daddy disana," jelas Antonio.


"Kalau gitu aku ikut daddy," ucap Queen.


"Sayang daddy tidak bisa membawamu, sebentar lagi kamu ada ujian dan tidak memiliki visa," kata Antonio.


"Princess disini saja ya sayang bersama abang-abang..." Queen menggeleng.


"Daddy jahat, mau ninggalin aku.." Queen beranjak dan pergi naik ke lantai atas.


"Princess sayang dengerin daddy!"


"Tidak usah di kejar dad, biarkan princess tenang dulu. Nanti biar aku yang menjelaskannya," sergah Arcell.


"Berapa lama daddy disana?" tanya Rey yang duduk disamping Arcell.


"Dadd belum tau berapa berada disana, yan pasti daddy akan secepatnya kembali," jawab Antonio.


"Mengapa sebelumnya daddy tidak memberitahu kami jika mau ke luar negeri dan ini perginya mendadak sekali," protes Ghani tidak suka dengan keberangkatan sang daddy yang mendadak seperti ini.


Antonio juga sebenarnya berat meninggalkan anak-anaknya. Tetapi papa Andreas membutuhkannya disana dan ada hal penting juga yang mau dibicarakan papa Andreas kepadanya.


"Sekali lagi daddy benar-benar meminta maaf pada kalian nak.. Daddy harus berangkat sekarang, jaga princess dengan baik. Daddy pasti akan secepatnya kembali," tutur Antonio dan berpesan pada ketiga putranya, sedanbkan Arsen jarang berada dirumah, tetapi Arsen sudah diberitahu Antonio lewat telpon.


Arsen awalnya sempat kaget dengan keberangkatan mendadak daddynya. Tapi Arsen berusaha mengerti bahwa opa memang sedang membutuhkan dukungan daddynya untuk berada disana.


"Tunggu dadd, aku mau bicara berdua dengan daddy sebentar," ucap Arcell, matanya melirik pada kedua adiknya. "Ghani, Rey.. bisa tolong tinggalkan kami sebentar, abang mau bicara sesuatu dengan daddy.. Oh kalian berdua coba bujuk princess agar mau turun kebawah." Pintanya pada kedua adiknya..


Kedua serempak mengangguk dan beranjak pergi ke lantai atas untuk membujuk princess seperti yang di minta oleh Arcell.


"Ada apa Ell?" tanya Antonio setelah kedua putranya tidak terlihat lagi.


"Pencarian kita seminggu yang lalu tidak membuahkan hasil dad, orang kita mengatakan bahwa sebenarnya princess kemungkinan besar hanya salah lihat. Mereka sudah menelusuri setiap pasar atau daerah di dekat sana tetap saja tidak menemukan titik terang," jelas Arcell memceritakan pada daddynya.


"Sepertinya untuk saat ini aku tidak mendengarnya dadd. Semoga saja princess sudah melupakan kejadian kemarin," kata Arcell sungguh-sungguh berdoa dan berharap agar adiknya tak mengingatnya. Ia tak akan kuat melihat adiknya menangis seperti kemarin.


"Daddy pun berharap begitu Ell. Selama kepergian daddy ke luar negeri, daddy minta jaga adik-adik mu dengan baik, jangan lengah sedikit pun pada mereka. Banyak musuh-musuh bisnis kita mengincar mereka, terutama princess. Kita akan tetap menyembunyikan identitasnya, karena salah satu penculik mommy dan princess waktu itu belum diketemukan, dadd yakin orangnya masih bersembunyi."


"Pasti dadd, aku akan menjaga adik-adik dengan sebaik mungkin."


Antonio dan Arcell saling berpelukan, Antonio menepuk bahu putranya.


"Daddy!!!"


Queen berlari kearah Antonio. Antonio sangat sigap menangkap putrinya dan membawa ke dalam gendongannya.


"Hiks pokoknya daddy harus secepatnya balik lagi."


"Iya sayang, daddy akan secepatnya pulang. Mana kuat dad lama-lama berpisah dengan princess kesayangan daddy ini..."


"Dadd salam buat oma sama opa, bilangi ke mereka aku rindu banget. Semoga opa cepat sehat dan berkumpul kembali bersama kita..."


Antonio mengangguk, "Kamu harus baik-baik disini ya sayang, nurut sama abang-abang.."


Setelah puas dengan acara pelukan-pelukan keduanya mengurai pelukan mereka dan bergantian dengan Ghani dan Rey yang memeluk. Barulah Antonio merasa tenang berangkat karena princessnya mengizinkan pergi.


...****************...


Guys! Ayo guys join grup chat antiloversn!!!


Guys baca karya baru aku yuk judulnya "YOU'RE MINE, SERRA dan ISTRI SIMPANAN”


Follow ig aku yuk guys : @dianti2609


Bersambung. . .


Follow juga ya!!


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.


Terimakasihđź’“