
Kini keduanya sudah berada di dalam mobil, baby girl masih berada di dalam gendongan Antonio.
"Mas Alesha biar sama aku, kamu sarapan aja. Tadi aku titip sama mama minta di siapkan sarapan buat kamu dan ini dia makanannya," kata Khanza, meminta agar baby girl biar dia saja yang menggendongnya, karna mereka juga sudah berada di dalam mobil.
"Ngga honey biar queen sama mas aja, kamu saja yang suapin mas," tolak Antonio dan masih kekeh ingin menggendong baby girl.
"Queen? Kenapa kamu manggilnya jadi queen mas, kan nama depannya Alesha," ujar Khanza, sambil membuka makanan dalam tupperware.
"Mas lebih suka baby girl di panggil queen honey, tapi yang boleh manggil princess dengan panggilan queen cuma keluarga kita aja. Orang lain ngga boleh," ucap Antonio berkata tegas.
"Terserah kamu aja mas, ini makan dulu sarapannya," akhirnya Khanza mengalah saja dan mengikuti untuk memanggil princess mereka dengan panggilan "Queen."
Selama perjalanan Khanza menyuapi Antonio, sampai tidak terasa makanan habis. Lalu ia memberika minum kepada suaminya, tetap dibantu olehnya.
Tak terasa mereka sampai di mansion Horison, Antonio dan Khanza turun. Baby girl masih berada dalam gendongan Antonio. Saat pintu terbuka..
SURPRISEEE!!!
💕Welcome Back Home Mommy and Little Princess💕
"Rheaa," seru Khanza tampak terkejut melihat disamping mama Erina adanya kehadiran sosok yang sangat dirindukannya.
"Selamat datang mommy dan princess kecil," sambut Rhea, dia mendekat dan memberikan pelukan serta ciuman untuk mommynya.
"Kapan kalian datang? Kenapa ngga ngasih kabar mom sama dad?" tanya Khanza bertubi-tubi, mencium balik seluruh wajah Rhea.
"Kita berdua sampai tadi malam mom..
Mom udah ihh geli, re udah besar loh mom, udah punya suami. Masih aja diperlakukan kayak anak kecil," ujar Rhea tersenyum geli, mendapatkan perlakuan seperti itu sama mommy tercintanya.
"Habis mom gemas sama kamu re," kata Khanza.
Rhea beralih menatap daddynya, lalu mendekat untuk melihat princess kecil, "Cantik sekali, perpaduan wajah mommy sama daddy.. Siapa namanya dadd?"
"Alesha Shaqueena Humaira, panggilannya queen. Satu lagi yang boleh memanggilnya queen hanya keluarga saja," ujar Antonio.
"Woah, namanya bagus sekali dadd...
Dadd, boleh re menggendongnya?" tanyanya meminta ijin.
"Nza sebaiknya kamu dan Antonio istirahat saja, biar queen bersama mama dan Rhea," ucap mama Erina, menyuruh keduanya untuk istirahat. Lalu membiarkan mereka saja yang menjaga baby girl.
"Memang tidak papa ma, takutin nanti malah ngerepotin mama sama Rhea," ujar Khanza tak enak...
"Ngga papa mom, biar Rhea sama oma aja yang jagain little princess... Dadd sama mom istirahat saja dikamar," sahut Rhea.
Khanza tersenyum mengangguk, "Nanti kalau queen rewel antar aja ke kamar ya re," katanya.
"Iya mom, nanti re antar," jawabnya.
Antonio langsung merangkul Khanza, keduanya masuk ke dalam lift. Sesampai di kamar Antonio mengunci pintunya.
"Loh mas, kenapa di kunci?" tanya Khanza heran menatap suaminya yang tersenyum menyebalkan baginya.
Tanpa mengatakan apapun, Antonio menarik istrinya ke ranjang dan memeluknya erat.
"Rasanya mas kangen banget berduan kayak gini sama kamu honey, tanpa adanya gangguan dari anak-anak kita," jujurnya, Khanza mengelus tangan suaminya yang memeluknya.
"Apaan sih kamu mas, ada-ada aja..."
'Cup' Antonio malah mengecup pipi Khanza, lalu meletakan kepalanya di paha istrinya. Ia mengambil tangan istrinya dan membawa ke kepalanya. Khanza yang mengerti akan keinginan suaminya, ia pun mengusap kepala suaminya dengan lembut.
Sampai mata lelaki yang berada dipangkuan istrinya terpejam, hingga terdengar suara dengkuran yang menandakan bahwa orang itu sudah tertidur...
****
Follow ig aku yuk guys : @antiloversn
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓