
"Fadil," panggil Aditya.
Bocah kecil itupun berbalik kebelakang, saat mendengar ada yang memanggil namanya.
"Uncle," ujar Fadil tampak terkejut.
"Udahkan mainnya, kita pulang ya," seru Aditya, karena hari yang tadinya cerah terlihat mendung.
"Gak mau uncle, adil masih mau main sama kakak cantik," rajuk Fadil tidak mau ikut pulang.
Kepala Aditya terasa pusing menghadapi sikap keponakannya jika sedang merajuk saat ini. Tiba-tiba mata Aditya beralih pada seorang gadis yang tadi panggil Fadil dengan sebutkan kakak cantik. Saat mata mereka bersitatap.
Degh!
Jantung Aditya berdetak begitu kencang hanya dengan tatapan sebentar itu. Aditya merasakan suatu magnet kedekatan dengan gadis didepannya ini. Perasaan yang dirasakannya sulit dijelaskan, pastinya bukan rasa mencintai karena dirinya bukanlah pedofil.
"Fadil, pulang aja ya sama unclenya," bujuk Khanza.
Fadi menggeleng."Ga mau, adil masih mau main sama kakak," ucapnya memberikan tatapan puppy eyes. Membuat Khanza merasa tidak tega.
"Fadil nantikan bisa main lagi sama kakak. Kasian mami nya Fadil pasti nyariin dan nungguin Fadil dirumah," ucap Khanza membujuk dengan penuh kelembutan.
Sampai-sampai Aditya tercengang dengan prilaku gadis didepannya ini, yang sangat mirip dengan seseorang.
Anak kecil itupun berpikir, sebelum mengangguk akhirnya.
"Fadil minta nomor kakak," ujar Fadil."Uncle pinjam handphone, Adil mau nyatat nomor," pintanya. Aditya menyerahkan handphone.
'Bener-bener ni ponakan aku, kecil-kecil udah genit,' batin Aditya.
Khanza pun menyebutkan nomornya, dan dicatat oleh Fadil setelah disimpan.
"Udahkan, jadi Fadil pulang ya," ucap Khanza.
Fadil sebenarnya tidak ingin pulang dan masih ingin bersama Khanza. Tetapi dia juga harus pulang bersama Aditya.
"Ayo boy, mama kamu udah nyariin," Aditya menggandeng tangan keponakannya."Makasih udah jagain keponakan saya," ucapnya yang dibalas anggukan oleh Khanza.
Setelah kepergian Fadil dan unclenya. Khanza masih tetap berdiam di bangku taman. Sampai tetesan air hujan yang mulai turun, membuat Khanza beranjak dari bangku itu dan berjalan menuju arah pulang ke kost'an.
Khanza tetap berjalan dan tidak mencari tempat untuk berteduh. Hujan deras mengguyur tapi tidak membuat Khanza berhenti berjalan. Walaupun tubuhnya sudah sangat mengigil.
Jarak jauh pun tidak dirasakannya sama sekali, sepanjang jalan dirinya hanya melamun yang akhirnya membawanya sampai didepan kost'an. Kost'an terlihat sepi karena mungkin hujan jadi orang-orang enggan untuk keluar dan lebih memilih berdiam didalam.
Selesai dengan rutinitasnya. Khanza membaringkan tubuhnya yang terasa tidak nyaman. Berusaha memejamkan matanya agar mau tertidur.
.
.
Dilain tempat Antonio juga berbaring diranjangnya. Sama seperti yang dilakukan Khanza, Antonio juga berusaha memejamkan matanya. Tetap entah kenapa mata enggan untuk tertidur, pikirannya malah melayang memikirkan Khanza.
"Kenapa hati ini terasa sangat tidak nyaman," guman Antonio.
Antonio bangun dari berbaringnya dan menyandarkan tubuh di sandaran ranjang. Mengambil handphone di nakas, lalu mencark nomor Satya untuk menghubunginya.
"Satya, saya minta cari dimana tempat tinggal Khanza,"
"Siap tuan, saya akan mencarinya,"
"Secepatnya temukan tempat tinggal gadis saya, kalau perlu malam ini sudah harus ada,"
"Setengah jam lagi saya akan kirim tuan,"
Setelah itu sambungan diputus oleh Antonio. Sedangkan Satya melakukan pencarian seperti perintah tuannya. Tidak sampai setengah jam, alamat tempat tinggal gadis itu sudah ditemukan oleh Satya dan ia segera mengirimkan kepada tuannya.
Tringg! Chat yang dikirim Satya lewat whatsapp sudah masuk. Antonio segera membuka pesan itu.
Satya
Tuan alamat tempat tinggal berada di jalan xxx, lebih tepatnya nona Khanza tinggal di kost'an khusus putri, kamarnya berada diatas tepat didepan tangga.
Setelah membaca Antonio bersiap-siap untuk pergi kesana. Perasaan khawatir ini melandanya, sungguh sekarang dirinya menjadi tidak tenang sama sekali. Antonio langsung masuk ke dalam mobilnya dan menjalankan menuju ke alamat yang sudah dikirimkan oleh asisstennya tadi.
****
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓