My Best Friend'S Daddy Is My Husband

My Best Friend'S Daddy Is My Husband
Season 2. 9



H-2 Rhea hanya berada di dalam kamar seharian, karena dia sedang melakukan perawatan. Besok malam adalah hari pertunangannya.


Semantara yang lainnya berada di halaman belakang mereka berkumpul bersama, mengobrol pembahasan yang ringan.


“Nza, Rhea dimana. Mengapa tidak ikut kumpul bersama?” Tanya Kirana yang tak melihat keberadaan Rhea sama sekali. Ya, Kirana dan Aditya ke rumah Horison dan ikut kumpul bersama.


“Oh itu bun, re lagi melakukan perawatan di kamar bersama orang salon,” jawab Khanza.


“Mengapa tidak ke salon langsung,” ujar Kirana.


“Tidak bun, katanya lebih leluasa kalau di rumah,” sahut Khanza.


Kirana akhirnya mangut-mangut mengerti, mereka melanjutkan obrolan kembali. Sampai tidak terasa hari mulai gelap. Aditya dan Kirana memutuskan pulang ke kediaman Mahendra. Padahal Erina dan Andreas serta Khanza dan Antonio sudah mengajak mereka makan malam bersama.


Setelah makan malam selasai, semua keluarga memilih beristirahat di kamar masing-masing. Karna mereka sudah seharian berkumpul bersama di halaman belakang tadi. Karena besok adalah hari pertunangan Rhea dan Leo, yang akan diadakan malam harinya di sebuah hotel mewah.


Twins masih tidur bersama Khanza dan Antonio, dikarenakan umur mereka yang masih satu tahun. Membuat Khanza dan Antonio tak membiasakan dulu twins tidur di kamar sendiri. Kecuali twin sudah berumur limat tahun, barulah mereka akan membiasakannya tidur di kamar sendiri.


Khanza melakukan rutinitas sebelum tidur yaitu menyusui Arsen sampai putranya itu tertidur pulas. Arsen memang tak pernah absen, ketika ingin tidur selalu saja meminum asi sampai terlelap. Lain dengan Arcell yang memang tak mau lagi meminum asi, Arcell biasanya akan tertidur dengan sendirinya, apalagi kepalanya di usap-usap, perlahan ia akan terlelap.


Hingga beberapa menit kemudia, Arsen telah terlelap tidur, melihat itu Khanza di buat tersenyum menatap putranya yang begitu menggemaskan saat tertidur. Sebelum beranjak ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya, Khanza menyempatkan mencium kening kedua putranya, tak lupa daddy si kembar juga mendapatkan ciuman darinya.


Selesai mencuci wajahnya, Khanza memakai krim malam sebelum tidur.


****


H-1 tak terasa waktu begitu berjalan sangat cepat. Tiba saatnya malam ini akan menjadi malam yang membahagiakan bagi Rhea dan Leo. Karena kedua pasangan tersebut akan meresmikan hubungan mereka dalam sebuah acara pertunangan.


Rhea terlihat sangat cantik dalam balutan gaun full payet berwarna abu-abu silver tanpa lengan. Rhea berjalan ke atas panggung berdiri di samping Leo yang tatapannya tak pernah lepas dari sang pujaan hati.


Khanza pun membawakan sebuah kotak cincin, Leo pun mengambil tangan Rhea dan memasangkan cincin tersebut. Rhea juga melakukan hal yang sama.


Selesai bertukar cincin kini sebuah lagu dansa pun di putar, Rhea dan Leo pun berdansa. Sedang Khanza sudah duduk di sebuah kursi dan melihat beberapa orang yang ikut berdansa.


“Honey, apa kau mau berdansa dengan ku?” Tanya Antonio meminta tangan istrinya.


Awalnya Khanza sempat terdiam melihat semuanya, ia bingung. Karna sebenarnya dirinya tak bisa berdansa.


“Tapi mas, aku kan tidak bisa berdansa,” ujar Khanza.


“Tidak papa sayang, nanti mas ajarin. Pelan-pelan nanti juga kamu akan bisa, ayo kita berdansa,” ajak Antonio kembali dan Khanza mau tak mau memberikan tangannya pada suaminya.


Akhirnya Khanza pun berdansa dengan Antonio. Sampai tidak terasa pesta pun berakhir...


****