
Antonio tengah melakukan meeting dengan rekan bisnis di dampingi oleh asissten dan sekretarisnya, Satya dan Nada.
Saat handphone berbunyi terus-menerus, seketika ia memilih menghentikan kegiatan meetingnya dan mengangkat telpon yang ternyata dari bodyguard yang diperintahkan untuk mengikuti istrinya. Tiba-tiba saja perasaan menjadi tidak enak, dalam hari berdoa agar tidak terjadi sesuatu dengan istri dan putrinya.
“Halo tuan, nyonya Khanza dan nona Alesha di culik tuan. Ini kami sedang mengejar mobil penculiknya.” Ujar bodyguard diseberang sana sedang berada dalam mobil
Deg!
Aura berubah dingin, wajah terlihat datar, tangan satunya mengepal.
*“Brengsekk!! Kalian benar tidak becus menjaga istri dan putri saya.” *Umpat Antonio ditelpon memaki bodyguardnya. Sampai rekan bisnisnya bingung dan tampak heran menatapnya. Begitupun dengan Satya dan Nada hanya bisa diam.
“Maafkan kami tuan, kami akan berusaha menyelamatkan nyonya dan nona..”
“Ikuti terus mobilnya, saya akan menyusul sekarang, sherlock.. Jika terjadi sesuatu dengan istri dan anak saya, kepala kalian saya tembak.” Antonio dengan kilatan amarah langsung mematikan sambungan telpon.
“Saya benar-benar tidak bisa melanjutkan meeting ini. Ada hal lebih penting dari ini yang harus saya urus, jika kalian ingin membatalkan kerja sama saya benar benar tidak peduli,” ujar Antonio menatap rekan bisnisnya...
“Satya ikut saya sekarang!” Titah Antonio.
Satya berdiri dari tempat dan langsung mengikuti bossnya yang berjalan cepat dengan melangkah lebar. Melihat Antonio yang akan masuk di pintu kemudi Satya mencegahnya.
“Biar saya saja yang menyetir tuan,” sergah Satya langsung masuk ke dalam pintu kemudi. Lalu Antonio masuk ke pintu penumpang di sisi kiri.
Antonio menaruh handphone di alat penyangga agar Satya bisa melihat sherlock tanpa harus memegangnya.
“Kita ke sherlock itu!” Seru Antonio.
Antonio mengeluarkan handphone yang satu dan menghubungi salah ketua bodyguard yang bekerja padanya untuk mengumpulkan seluruh bodyguard dan memberitahu mereka untuk berpencar mencari istri dan putrinya.
“Tuan memangnya apa yang terjadi dengan nyonya dan nona?” Tanya Satya sambil fokus menyetir.
“Mereka diculik oleh orang berpakain hitam yang mengaku sebagai bodyguard saya,” jelas Antonio dingin.
“Benar-benar mencari mati,” ujar Satya.
“Saya akan membunuh mereka, jika sampai istri dan anakku terluka sedikit saja,” geram Antonio.
Satya hanya bisa mengangguk, dia menyetir dengan kecepatan, tetap harus berhati-hati selama melaju kencang.
.
.
Tetapi saat lampu lalu lintas berubah merah membuat mobil bodyguar itu berhenti. Sedangkan mobil yang menculik Khanza dan Queen sudah melewati jalanan itu.
Di dalam mobil penculik, Queen terus menangis dan memanggil nama mommy, daddy dan abang-abangnya.
“Hiks mommy, daddy, abang. Tolongin Queen mereka jahat jahat...” Tangis Queen dan berteriak l-teriak meminta tolong.
“Diam! Sekali lagi kamu berteriak, saya lakban mulut kau,” bentak laki-laki berpakaian hitam yang duduk di sebelah sopir.
“Hiks, hiks.. Paman lepasin aku, kalau paman lepasin aku. Nanti aku bilang sama daddy untuk kasih paman uang...” Kata Queen polos bernegosiasi dengan penjahat.
Kedua penjahat itu malah tertawa gelak, mendengan negosiasi anak kecil yang mereka culik.
“Hahaha.. Percaya sekali kau, jika daddy mu akan memberi kami uang, yang ada malahan kami dibunuh...” tukas sopir penjahat.
“Tidak paman, daddy ku orang baik,” elak Queen kesal mendengar suara tawa kedua penjahat.
“Ya, ya kami percaya daddy baik karena kau adalah anaknya gadis manis...”
“Ayo paman lepasin aku, aku mau ketemu daddy daddy DADDY!!!” Ujar Queen menekan kata-kata diakhir kalimat.
Awalnya Queen terlihat begitu senang, karna sopir penjahat menghentikan mobilnya. Gadis itu pikir jika dia akan dibebaskan, ternyata dugaan gadis itu salah. Teman penjahat itu berpindah di bangku penumpang belakang dan membiusnya hingga pingsan.
“Kalau begini lebih baik, daripada harus berteriak terus yang ada nanti suara akan hilang.. Hahaha,” ucap penjahat itu diakhir dengan tawa.
Lalu kedua penjahat itu melanjutkan lagi menjalankan mobil mereka ke tempat tujuan.
***
Follow ig aku yuk guys : @dianti2609
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓