My Best Friend'S Daddy Is My Husband

My Best Friend'S Daddy Is My Husband
Episode 57



Tiba di kamar, Khanza lebih memilih membaringkan tubuhnya dan miring menghadap kearah lain. Tubuh bergetar menahan isakkan, hormon selalu ingin menangis, seolah-olah air mata tidak ingin berhenti mengalir.


Antonio memberikan tatapan, menyuruh putri agar keluar. Agar dia bisa membunjuk bumil yang sangat sensitif.


Rhea yang paham arti tatapan daddy nya, mengangguk. Bergegas keluar dari dalam kamar, menuju kebawah.


"Hey?" Antonio mendekat duduk di tepian ranjang, mengelus rambut Khanza. "Sayang, maafin saya. Bukan saya ngelarang buat bantuin masak, cuman keadaan kamu belum terlalu pulih. Kandungan kamu juga masih lemah sayang, perlu istirahat total,"


Khanza mendengar apa yang dikatakan oleh Antonio. Tapi dirinya masih belum menyahut, dia masih ingin tetapi menangis.


"Masih belum mau bicara? Kalau gitu saya tinggal dulu, biar kamu tenang. Nanti kalau kamu cari saya, saya ada diruang kerja," sebelum beranjak Antonio mencium puncak kepala Khanza.


Belum sempat Antonio melangkah, Khanza langsung memeluk pinggang Antonio.


"Hiks, jangan pergi!"


Antonio melepaskan tangan Khanza dari pinggangnya, berbalik menghadap, lalu berjongkok dengan kaki waitanya berada dibawah.


"Udahan sedihnya! saya gabakal pergi," Antonio berpindah duduk disamping Khanza. Dia tampak tak tega melihat keadaan Khanza, dengan mata sembab. Dia menarik wanitanya, mendekapnya erat dan mengelus punggungnya. Berharap tangisan wanitanya lekas mereda.


"Sudah, kamu jangan nangis lagi. Saya akan berada disini, tidak akan pergi,"


Khanza mengangguk pelan dalam pelukannya. Air mata sudah berhenti mengalir.


Kriuuk...kriukk (Anggap aja bunyi perut sedang lapar)


"Kamu lapar sayang?" Khanza mengangguk. "Yaudah, kita kebawah ya," ajak Antonio.


"Gendong, kaki masih lemas," kata Khanza, kakinya memang sakit karena naik turun tangga.


Antonio mengangkat tubuh Khanza dalam gendongan. Memastikan tubuh wanita sudah nyaman dalam gendongannya, barulah dia berjalan keluar dari dalam kamar. Karena sudah tahu bahwa wanitanya tidak ingin menggunakan lift, terpaksa harus menuruni tangga lagi.


Sesampai dibawah, Antonio melihat Rhea membantu Bi Inahya menghidangkan makanan. Bukan mendudukan Khanza di kursi lainnya, Antonio malah membiarkan wanita duduk di pangkuannya.


"Mas, aku duduk di kursi sendiri aja," protes Khanza.


"Kenapa emangnya sayang? Kan lebih nyaman duduk di pangkuan saya," ujar Antonio bertanya.


"Malu, dilihat Rhea sama Bi Inahya. Mas.."


"Tapi belumkan! Jadi biarkan aku duduk sendiri atau aku mogok makan," ancam Khanza, membuat Antonio akhirnya mengalah. Tapi Antonio tidak membiarkan Khanza berdiri dan berjalan sendiri ke kursi. Malah Antonio mengangkat dan memindahkan Khanza di kursi sampingnya.


Khanza berdiri mengambilkan makanan untuk Antonio dan Rhea.


"Makasih ma," ucap Rhea tersenyum.


"Makasih sayang," ucap Antonio.


Khanza hanya membalas dengan senyuman. Mereka bertiga pun makan dalam keheningan. Selesai makan mereka bertiga bersantai diruang tamu, menikmati film kartun kesukaan Rhea, tetapi bumil juga menyukai kartun itu.


"Kalian berdua suka sekali sama dua botak itu," ujar Antonio sambil mengelus rambut Khanza.


"Apaan sih mas, dua botak itu punya nama. Nama mereka itu upin ipin," tukas Khanza.


Antonio tidak ingin memperpanjang yang nanti bakalan buat bumil marah lagi. Jadi ia hanya mengangguk sebagai jawaban. Keasikan menonton sampai-sampai Khanza ketiduran dan Rhea juga sudah menguap tanda mengantuk.


"Re, udahan nontonnya! Dad, duluan ke atas ya," Antonio segera menggendong Khanza, tetapi karna Khanza tidur, jadi Antonio memutuskan naik ke lantai atas menggunakan lift.


Setelah mematilan televisi, Rhea bergegas menuju ke kamarnya yang berada di lantai atas.


.


Antonio telah berganti baju dengan memakai piyama. Dia mengambil bantal untuk tidur di sofa masih dalam kamarnya.


"Good night sayang," Antonio mencium kening dan mengelus perut wanitanya. Setelah itu barulah dia membaringkan tubuhnya di sofa dengan selimut membungkus tubuhnya.


****


Follow ig aku yuk guys : @antiloversn


Bersambung. . .


Follow juga ya!!


Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.


Terimakasih💓