
“Good morning, honey.” Sapaan itu menyambut khanza, ketika membuka matanya suaminya sudah berada didekatnya dan duduk ditepian ranjang dengan setelan kantor yang lengkap.
“Eungg, jam berapa mas?” Tanya Khanza, khas suara baru bangun tidur.
“Jam 8, hampir setengah sembilan honey,” jawab Antonio.
“Yaampun aku kesiangan mas,” Khanza langsung bangun terduduk dan masuk ke dalam kamar mandi untuk menggosok gigi dan membasuh wajahnya.
Sedangkan di luar, masih duduk di tepian ranjang. Antonio mengusap rambut princesnya, lalu mencium keningnya.
Pintu kamar mandi terbuka dan nampaklah Khanza dengan wajah yang lebih fresh.
“Mau kemana honey?” Tanya Antonio mencegah Khanza yang ingin melangkah keluar dari kamar.
“Kebawah mas, mau nyiapin sarapan sama buatin kamu kopi.” Mendengar jawaban Khanza, Antonio berdiri dari duduknya dan melangkah mendekati istrinya.
Antonio kini berhadapan dengan Khanza, tangannya memegang bahu istrinya dan berbicara.
“Mas sudah sarapan honey, mas kekamar hanya ingin melihat kamu. Mas tahu kamu lelah sedari semalam, jadi sebaiknya kamu istirahat ya. Mas ngga mau kamu sampe sakit,” tutur Antonio lembut menangkup pipi istrinya dan mengecup keningnya.
“Benaran mas sudah sarapan,” ujar Khanza memastikan.
“Iya honey, mas sudah sarapan dibuatin sama mama,” ucap Antonio.
“Syukurlah kalau gitu mas, aku takut kalau mas belum sarapan. Tapi nanti siang aku masakin makanan, nanti aku minta Kak Alvaro yang mengantarnya ke kantor,” tukas Khanza.
“Ngga usah honey. Hari ini sebaiknya kamu istirahat ngga usah masakin mas,” larang Antonio.
“Ngga, pokoknya mas aku masakin makanan, sebagai ganti karena pagi ini aku ngga ada buatin sarapan kamu,” kekehnya tetap ingin memasakan suaminya.
“Honey-“
“Ayolah mas, hanya masak buat kamu, itu tidak akan membuat aku lelah. Janji setelah masak aku akan istirahat,” sela Khanza memotang perkataan suaminya.
“Fine, mas bolehin. Tetapi tetap di bantu sama bi Inah,” putus Antonio.
“Oke mas,” ucap Khanza senang dan mencium pipi suaminya sebagai tanda terima kasih karena telah memperbolehkan memasak.
Saat Antonio kembali ingin menciumi wajah princess. Khanza pun melarangnya.
“Mas jangan, nanti princess kebangun. Kasihan tidur hanya sebentar,” kata Khanza berbicara pelan.
“Bukan semalam mas, tapi tadi subuh princess kebangun, rewel. Maunya di gendong, tapi untunglah badannya ngga panas. Makanya aku ngga mau banguni dulu, biarin dia tidur sepuasnya,” jelas Khanza.
“Kenapa tadi subuh ngga bangunin mas honey?”
“Mas, aku tau pagi ini kamu ada meeting penting. Aku ngga mau kamu kesiangan, jadi aku sengaja ngga bangunin kamu. Selama princess badannya ngga panas masih bisa aku mengurusnya sendiri, jadi please jangan marah ya.”
“Mas tidak marah honey, hanya saja jika princess rewel bangunin saja mas. Ngga ada meeting yang lebih penting dari princess. Buat mas, keluarga lebih penting dari segala-galanya.”
Mendengar perkataan Antonio, Khanza merasa bersalah dan hanya bisa menunduk.
“Hey! Mengapa menunduk honey, mas tidak akan memarahi kamu hanya karena masalah ini,” ujar Antonio menangkup kedua pipi istrinya agar menatapnya saat berbicara.
“Maafin aku ya mas,” lirihnya.
“Kenapa minta maaf honey, kamu ngga ada salah. Mas hanya ingin setiap ada apapun itu, selalu beritahu mas. Jangan pernah tidak, mas tahu kamu bisa mengurusnya sendiri, tetapi alangkah lebih baiknya kita bersama-sama mengurusnya.”
“Jadi jika ada apa apa dengan princess selama mas masih dikantor, hubungin saja. Mas akan selalu mengaktifkan handphonenya mas,” ujar Antonio.
Khanza mengangguk, “iya mas,” senyumnya.
“Yasudah mas mau ke kantor dulu, mas usahakan hari ini akan pulang cepat,” ucap Antonio dan memberikan kecupan sekali lagi dikening istrinya, tak lupa ia juga mencium pipi princessnya.
“Aku anter ke bawah ya mas,” ujar Khanza.
“Tidak usah honey, mas sendiri saja kebawahnya. Lebih baik kamu mandi dan menemani princess sampai bangun. Nanti takutnya kalau ditinggal sendiri malah kebangun dan menangis mencari mu.”
Khanza mengangguk dan hanya mengantar suaminya sampai kedepan pintu kamar. Lalu kembali duduk di samping princessnya yang masih tertidur lelap.
****
Follow ig aku yuk guys : @dianti2609
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓