
Pagi-pagi sekali Khanza sudah berkutat dengan bahan-bahan dapur. Karena hari ini Leo dan Rhea berserta Raffa putra pertaman pasangan suami istri itu akan sampai di Indonesia pagi ini.
“Nza sibuk banget, memangnya ada acara apa hari sampai kamu masak makanan sebanyak ini?” Ujar Naila bertanya berdiri di samping Khanza melihat berbagai bahan-bahan.
“Yaampun maafin aku mba lupa ngasih tahu, kalau hari ini Rhea sama Leo dan putra mereka akan sampai ke indonesia. Jadi aku mau masakin makanan kesukaan Rhea,” jelas Khanza.
“Loh betulan mereka sampai hari ini, apa mereka juga akan menetap di indonesia sekarang nza?”
“Iya mba, aku dengar dari Rhea katanya masa kerja Leo di sana sudah selesai.”
“Baguslah, tapi mama sama papa sudah tahu tentang kepulangan mereka.”
“Sudah mba, tapi mama papa ngga bisa nyambut. Mereka masih belum bisa pulang untuk saat ini, karena mau menghadiri acara teman papa.”
“Sayang deh, coba aja ada mama papa. Pasti rame mansion karena kita berkumpul semua.”
Khanza hanya mangut-mangut, yang dikatakan Mba Naila benar. Jika mama dan papa ada pasti mereka sangan lengkap berkumpul semua. Khanza juga sebenarnya sudah menghubungi keluarga. Tetapi Bunda dan Ayah tidak bisa datang karena ada urusan mendadak. Jadi yang bisa datang ke mansion hanya ada Oma Hanira, paman Danu dan tante Mala.
“Tapi keluarganya Leo datang kesini kan nza?” Tanya Naila.
“Oh itu, tadi aku juga sudah mengabari oma, paman, sama tante untuk datang kesini. Mereka bilang akan datang,” jawab Khanza.
“Bunda sama ayah kamu?”
“Ayah sama bunda ada urusan mendadak mba, mereka belum bisa datang.”
Naila menganguk paham, “Biar mba bantuin masak ya,” katanya.
“Engga ngerepotin nih mba. Mba ngga ke butik hari ini?” Ujar Khanza bertanya.
“Engga dong nza, bahkan mba malah senang bantuin kamu. Hari minggu mba biasanya memang ke butik sih nza, cuman engga ada yang perlu banget yang mengharuskan mba sendiri turun tangan. Jadi untuk hari mba di mansion aja dulu. Nanti kalau ada yang penting paling asissten mba ngabarin suruh kesana,” ucap Naila.
“Jadi ini kita mau masak apa?” Tanya Naila bersemangat ingin membantu memasak.
“Ini mba aku mau masakin ayam goreng crispy,” ujar Khanza sambil mencampurkan bumbu ke dalam tepung lalu mengaduknya merata.
“Kamu buat adonan tepung, mba mau cuci ayamnya dulu.” Naila membantu mencuci ayam yang akan dimasak.
Masakan mereka akhirnya matang semua dan membawanya ke meja makan.
“Ada lagi yang kurang nza?” Tanya Naila yang melihat Khanza mengecek satu persatu makanan yang berada di atas meja.
“Sepertinya tidak ada mba,” jawab Khanza.
“Iya mba, aku juga sama mau banguni mas Nio sama anak-anak yang lain.”
“Yasudah kalau gitu kita barengan saja ke lantai atas,” ujar Naila mengajak Khanza berbarengan.
Keduanya berjalan bersama masuk ke dalam lift. Sesampai di atas keduanya berpisah masuk ke kamar masing-masing untuk membangunkan suami mereka yang masih pulas tertidur.
Saat masuk ke dalam kamar Khanza tersenyum melihat penampakan yang begitu indah baginya. Di atas ranjang, suaminya tengah memeluk princess dan Rey yang tidur di kanan dan kirinya.
“Sayang bangun yuk.” Khanza mengusap kepala putranya sambil menciumi wajahnya.
“Eungh, mom Rey masih ngantuk.” Katanya dengan mata masih terpejam.
“Ayo bangun sayang. Kakak Rhea sama Leo mau datang kesini loh sayang sama Raffa juga.” Mata Rey yang tadi terpejam kini terbangun dan menatap mommynya.
“Beneran mom?” Tanya Rey memastikan pendengarannya tidak salah.
Khanza mengangguk, Rey segera bangun ketika mendapatkan anggukan dari sang mommy.
“Sekarang kamu mandi dan siap-siap menyambut kak Rhea dan Leo sama Raffa,” ujar Khanza.
“Siap mom, Rey ke kamar dulu mau siap-siap.” Rey melangkah dengan semangatnya keluar menuju kamarnya untuk segera bersiap.
Khanza hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah putranya yang bersemangat ketika mendengar kedua kakaknya pulang ke Indonesia. Rey memang sangat menyayangi Rhea, bahkan putranya itu sangat betah berdekatan terus dengan Rhea ketika berada di mansion. Kemanapun Rhea di situlah pantat Rey akan duduk.
Setelah Rey sudah bangun, tugas Khanza tetap belum selesai karena princess dan suaminya masih tertidur pulas.
“Yaampun kenapa mereka sangat menggemaskan sekali,” ucap Khanza tersenyum.
****
Follow ig aku yuk guys : @dianti2609
Bersambung. . .
Follow juga ya!!
Like, comennt, rate 5. jangan lupa gifts+vote nya.
Terimakasih💓