Unplanned Wedding

Unplanned Wedding
49. Hukuman dari Rafa



Revi dan Gavin sedang di dudukkan dihadapan kedua orang tuanya, papa dan mama gavin serta papi dan mami nya revi.


“Mengaku apa yang telah kau lakukan pada adikmu, atau papa akan memberi Tindakan lebih keras, pada kalian berdua” bentak papa Ali.


Gavin menatap sinis pada papa nya, “mengaku apa? Tidak ada yang perlu aku aku pa” jawab Gavin ketus.


Papa Ali mengangguk pelan, lalu melemparkan kertas berisikan potongan foto percakapan dia dan revi, “lalu itu apa?!” bentak papa Ali dengan kesal.


Gavin dan revi mengambil kertas yang berisi foto itu, sekarang mereka tau rencana mereka sudah gagal sejak awal karena ada yang menyabotase ponsel mereka.


“Papa percaya? Ini bisa saja editan! Aku juga bisa mengedit seperti ini” balas Gavin tidak mau mengaku jika dia telah merencanakan rencana jahat untuk Rafa adik nya sendiri.


“Revi, mami gak tau kalau kamu serendah ini nak, hanya ingin mendapatkan pria itu, kamu mau melepaskan mahkota mu, mami gak nyangka putri mami serendah ini” isak tangis mami Revi terdengar suaminya yang berada disebelahnya langsung mengusap pelan bahu istrinya yang sedang menangis itu.


“Mam, seperti kata gavin, ini tidak benar, itu hanya editan, itu hanya screenchapture yang di edit seolah-olah aku dan gavin melakukan hal jahat, aku yakin Cessa yang merencanakan ini agar seolah-olah aku yang salah mam” Revi berusaha membela dirinya.


“Kalau begitu video ini salah?” mama reta memutar rekaman video dimana Revi baru keluar dari kamar gavin dengan memegang sebuah botol berisi cairan bening, lalu video Revi tampak menyuntikkan sesuatu di dalam sebuah minuman kemudian video itu diberikan pada Rafa, tapi yang meminumnya adalah cessa. “Apa yang kamu masukkan ke dalam minuman putraku?! Kamu berniat membuat dia menyetubuhimu! Dan dia bercerai dengan istrinya lalu menikahimu!” lanjut mama Reta dengan emosi yang sudah memuncak.


Revi langsung menangis terisak, sambil memohon ampun pada mama Reta, “Maaf ma, re-revi hanya begitu menginginkan rafa menjadi milik Revi, makanya Revi melakukan itu, tapi rafa sudah mengetahui rencananya, makanya yang meminum itu adalah cessa, jadi rafa dan cessa yang tidur bersama bukan Revi, maafkan revi, ini semua ide gavin ma” isak Revi sesunggukkan.


“Memang ide ku tapi kamu mau menerimanya bukan, jadi tidak 100 persen kesalahanku” bantah Gavin.


“GAVIN! Kamu tidak perlu membela diri atau berkilah lagi didepan papa! Kamu sudah mencoreng nama baik papa, untung yang mengetahui ini adalah adikmu! Jika tidak mungkin kamu akan masuk penjara! Kamu tau kesalahanmu GAVIN!” bentak papa Ali.


Gavin menggelengkan kepalanya, “Kesalahan gavin Cuma satu! Membiarkan mama Reta menjadi mama angkat gavin!” ucap gavin dengan sinis.


‘PLAK’ papa ali langsung melayangkan tamparan pada pipi Gavin dengan keras, “Ini balasan kamu untuk ibu yang sudah membesarkanmu dengan seluruh kasih sayangnya bahkan dia lebih mengutamakan kebahagiaanmu di banding kebahagiaan anak kandungnya sendiri” geram papa ali dengan nada tinggi.


“mengutamakan Gavin? Kalau memang benar dia mengutamakan kebahagian gavin, cessa yang akan menjadi milik Gavin! Bukan malah Rafa!” Gavin balas membentak papa ali.


Sepertinya papa ali dan mama reta terlalu memanjakan pria itu hingga dia masih merasa bahwa yang dia inginkan adalah mutlak kebenaran dan harus dilaksanakan. Cara didik seperti ini akan membuat pribadi anak menjadi seperti gavin, kedua orang itu tidak tau mereka telah salah dalam membesarkan anak mereka, memanjakan gavin karena kasian dengan Gavin kecil yang masih kecil sudah ditinggal oleh ibunya, memberikan semua yang dia inginkan tanpa usaha, dan tidak pernah memberikan hukuman berat saat gavin ketahuan salah atau berbuat nakal.


Papa Ali memijat tengkuknya, dia tidak tau gavin putra pertamanya itu sudah tumbuh menjadi pribadi yang salah, dia tidak akan bisa membentuk pribadi itu menjadi baik karena Gavin sudah dewasa. “baik jika kamu menganggap kesalahanmu adalah itu, papa juga bisa membuat kesalahan dalam nama warisan, papa akan hapus namamu dalam warisan papa!” ucap papa ali akhirnya.


“Papa! Tidak boleh! Gavin adalah putra papa!” Gavin mulai emosi ketika papa ali mulai mengatakan tentang warisan.


“jika kamu tidak mau dihapus dari warisan papa, maka akui semua kesalahanmu” ucap papa ali.


“Kesalahan apa lagi, baik! Gavin yang menyuruh Revi untuk memasukkan obat perangsang dalam minuman Rafa, agar Rafa menceraikan Cessa!” aku Gavin cepat, dengan nada tinggi.


“Lalu?” ujar papa ali lagi.


“Lalu apa lagi, hanya itu kesalahan gavin!” ucap Gavin masih dengan nada tingginya.


...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...


Cessa, Rafa dan teman-temannya baru saja selesai bermain di pantai, mereka masuk ke dalam villa menuju ruang santai, disana terdapat tv besar yang masih belum menyala.


“Mau nonton sesuatu?” tawar Rafa.


“kamu ada tontonan apa fa?” tanya Dafa penasaran.


“berita terkini” jawab Rafa singkat.


“Malas nonton berita” keluh Dafa.


“Pasti suka” balas rafa lagi dengan singkat.


“Ya udah ayo” ajak Dafa dia langsung mengambil posisi duduk disebelah prince dan July. Sedangkan dihadapannya ada Devi dan Cessa, rafa di tengah-tengah sendiri, dengan sofa kosong sebelahnya. “Woii rafa mana tontonannya!” ujar Dafa lagi.


Rafa menepuk sofa kosong di sebelahnya.


“cess, disuruh pindah dekat Raf asana” ujar prince.


“Ohh bilang dong” ujar Cessa, dia segera pindah disebelah Rafa, saat gadis itu duduk Rafa langsung menjadikan paha cessa sebagai bantal dia berbaring.


“Ya allah ya robb! Ni anak kalau mau mesra-mesraan tolong hargai kami yang jomblo ini” pekik Dafa kesal.


Tidak menjawab Rafa lebih memilih memutar tayangan yang dia bilang tontonan berita terkini.


‘play’ tampak di layer televisi, video gavin dan revi yang duduk bersujud didepan kedua orang tua mereka.


“siaran langsung Fa?” tanya prince.


“iya” jawab singkat Rafa.


“kok bisa?” tanya Dafa penasaran.


“gue pasang kamera tersembunyi dibeberapa titik villa ini dan villa disana” jawab rafa. Ternyata dia sudah merencanakan semua persiapannya dengan sangat matang.


“Wahhh gila lo fa, ngapain lo pasang kamera seperti itu?” Dafa geleng-geleng kepala.


“karena ada dua makhluk itu, yang sedang merencanakan sesuatu pada rumah tangga gue” jawab Rafa.


“dikamar gak lo pasangkan fa?” Dafa tiba-tiba saja merinding membayangkan Rafa memasang kamera tersembunyi pada kamarnya.


“menurut lo?” tanya balik Rafa.


“fa gue serius ini” ucap dafa.


“Huuussstt diam dulu, gue penasaran dia ngomong apa” juli menghentikan perdebatan dafa dan Rafa.


.


“Lalu apa lagi, hanya itu kesalahan gavin!” terdengar Gavin membentak papa ali.


“ini apa Gavin!” pada layer tampak papa ali menghidupkan layer televisi yang sedang menampilkan video syurr (blue) memang hanya Nampak punggung polos Wanita, dan wajah gavin yang sedang dalam fase bergairah beberapa saat kemudian terdengar suara wanita yang jika didengar dengan seksama suara ******* itu mirip dengan suara Revi, hanya sebentar, karena itu hanya potongan video yang ditunjukkan oleh Rafa.


Semua mata kini menatap kearah Rafa yang tampak diam menikmati tontonan singkat itu.


“Fa, itu benaran mereka berdua melakukan itu?” tanya Dafa penasaran.


“Hmmm…” Rafa sengaja menggantung kalimatnya, dia tersenyum dan tertawa pelan, sengaja menggantung ucapannya untuk membuat semuanya penasaran dengan apa yang akan dia katakan.


...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...


Hayo… pada penasaran juga ya, besok lagi yaa, kalau bisa nanti author up double, tapi kalau gak bisa maaf ya, besok aja hehehhe, maaf author iseng.


bonus pict aja deh biar pada sabar


istri cantik dan imut raga



ini dia suami ganteng cessa