
“Saya siapa?? Hahahhaha pi, dia gak tau nama keluarga kita, dia kurang update berita bisnis ternyata, apa perlu kita black list nama mereka dari semua asset yang kita miliki pi?” tawa king mulai terdengar dan mereka yang menyaksikan itu mulai merasa takut.
“oke silahkan saja, saya tidak takut, suami saya bisa membantu saya, kalian hanya sekedar menakut-nakuti dan saya tidak takut itu” ujar salah satu ibu-ibu yang terlihat paling kaya diantara ibu-ibu yang lain.
📳
Baru saja beberapa detik ibu itu berbicara, sebuah telepon masuk ke dalam ponselnya.
📲“Halo pi, ada apa” ucap ibu itu, dia sengaja mengeraskan suaranya agar king mendengar apa yang dibicarakan.
📲“DIMANA KAMU ANITA!” terdengar suara teriakan dari dalam ponsel wanita itu.
📲“Papi apa-apaan sih teriak begitu” sewot wanita itu kesal.
📲“Apa yang kamu lakukan?! Hingga perusahaan AR corporation tidak mau bekerja sama dengan rumah sakit kita lagi!” teriak pria itu dari dalam ponselnya. Suami wanita itu memang memiliki sebuah rumah sakit makanya dia sebagai istri nya tidak takut dengan ancaman king.
📲“A-aku ti-tidak melakukan apapun” ucap wanita itu ketakutan.
📲“APA PUN YANG KAMU LAKUKAN MINTA MAAF PADA ORANG ITU! SEKARANG JUGA! JIKA TIDAK AKU AKAN MENCERAIKANMU!” teriak suami wanita itu.
Anita melotot, dia hanya mengganggu seorang wanita yang tidak punya suami dan baru mempunyai suami, tapi kenapa perusahaan besar itu mengganggunya.
Tidak lama telepon para wanita yang ada disana berbunyi satu persatu, seperti Anita yang kena marah suaminya para suami mereka juga mendapatkan masalah dari kantornya, ada yang bekerja sebagai karyawan dan mendapat peringatan dari atasan mereka dan ada yang terganggu dengan investasi dan juga berbagai macam lainnya.
“Wahhh sepertinya putra saya sudah bertindak” ujar papi harry dengan menyilangkan kakinya duduk santai bagai seorang penguasa.
“putra? Apakah putra anda pemilik perusahaan AR Corporation?” pekik wanita Bernama anita itu.
“ya itu benar” jawab papi harry santai.
Wanita itu langsung tegak dan bersujud di depan papi harry memegang kaki papi harry sambil menangis memohon ampun pada papi harry.
“Tu-Tuan saya mohon maaf tuan, saya janji akan mengajari putra saya dengan benar, saya mohon jangan Tarik Kerjasama dengan suami saya, saya mohon tuan” pinta anita dengan menangis histeris.
“Tadi kalian bilang silahkan laporkan, sekarang saat adik saya mengancam, baru kalian semua kapok” amuk king kesal.
“tu-tuan saya mohon maaf kan saya , saya mohon tuan” isak wanita itu yang masih bersimpuh tidak hanya dia, semua ibu-ibu di sana langsung bersujud mohon maaf dari king.
“Tuan saya janji tidak akan membicarakan hal jelek tentang istri tuan, dan saya janji akan mengajari putra saya dengan benar dan putra saya akan meminta maaf dengan putra anda tuan” ucap ibu-ibu itu.
“Berhenti bersujud aku bukan tuhanmu, kali ini saya maafkan, jika cucu saya pulang dan mengadu anak kalian masih mengatainya, lihat saja bukan hanya ancaman tapi putra saya akan langsung melakukan apa yang dia ancam” ujar papi harri.
“Jadi bu guru bagaimana? Ini semua sudah taukan siapa yang salah dan siapa yang benar? Urusan rumah tangga orang lain tidak sebaiknya kalian bicarakan, itu masalah mereka kenapa kalian ikut campur, mau istri saya tidak benar, mau istri saya jahat itu adalah pilihan saya memilihnya! Kalian tidak perlu ikut campur urusan orang lain, lain cerita jika saya yang bertanya, ingat ibu-ibu omongan kalian itu seperti contoh bagi anak-anak kalian, apa yang kalian lakukan akan mereka lakukan, dan jangan pernah membicarakan masalah keluarga saya di manapun, dinding pun bisa punya telinga!” geram king setelah mendapat ancaman baru mereka semua minta ampun dan menangis memohon maaf, jika saja Rafa tidak bertindak entah apa yang terjadi, mungkin mereka memang baru jera jika dibawa ke meja hijau. “ayo kita pulang pi” ajak king pada papi harry yang masih duduk di sofa.
“Baiklah” ucap papi harri.
.
“Daddy!” teriak Darel dan Farel mengejar king yang baru keluar dari ruangan BK.
King dengan cepat mengangkat keduanya menggunakan tangan kiri dan kanan.
“Apa daddy menang?” tanya Farel.
“Makasih daddy” ucap darel dan farel serentak.
“Sudah pelukannya, kalian belajar lagi, daddy sama opa mau kerja, kalian belajar yang pintar biar bisa gantikan daddy mengerti?” ucap papi harry.
“mengerti opa” setelah berkata begitu si kembar kembali ke kelasnya.
...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...
Rafa terlihat sedang mengurut kaki istrinya di taman, saat papi harri dan king pulang ke rumah.
“Auuuu” pekik Rafa saat merasakan ada yang menjitak kepalanya.
“Dasar bocah nakal, abang bilang kan abang bisa melakukannya sendiri, kenapa kamu perlu bantuin” ucap king sambil membuka dasi nya dan tersenyum pada Rafa.
“Ada apa sih?” mami dona datang dengan membawa nampan bersama Queen di sebelahnya, wanita hamil tua itu tidak pernah mau diam, selalu saja ingin melakukan sesuatu, jadi mami dona selalu mendampinginya saat ingin membuat cemilan.
“Mas! Gimana tadi di sekolah si kembar?” tanya Queen sambil mengambil tempat duduk di sebelah suaminya.
“Nih si krucil satu ini malah buat ulah” tunjuk king pada Rafa yang sekarang sedang mengulum senyum sementara tangannya masih terus memberikan urutan pada kaki cessa.
Mata Queen, cessa dan mami dona kini menatap rafa yang masih setia memijat istrinya.
“kamu ngapain yang?” tanya cessa penasaran.
“Cuma sedikit mengancam hehehhe” tawa jenaka rafa kini keluar diikuti tawa papi harry dan king.
“Ancaman seperti apa Fa?” tanya mami dona penasaran.
King mulai geleng-geleng kepala dengan tingkah rafa, “Bisa-bisanya suami kamu mengancam semua suami ibu-ibu itu dan membuat para ibu-ibu itu ketakutan” ungkap king.
“Ada yang di ancam membatalkan kerja sama, ada yang di Tarik investasi, berbagai macam pokoknya, sampai papi heran kok bisa kamu mencari tau semua biodata mereka dengan waktu singkat” sambung papi harry.
“menantu siapa dulu dong, susah loh pi cari menantu seperti rafa ini” ucap Rafa bangga.
Papi harry menganggukkan kepalanya setuju, “benar banget untung kemarin dipaksa menikah sama cessa nikah dadakan, kalau gak udah hilang ini menantu dari peredaran” kekeh papi harry.
“Itu berkat cessa juga pi! Cessa salah masuk ruangan!” ujar cessa bersemangat.
“hahahaha benar yang, kok bisa kejadian seperti itu terjadi” kekeh Rafa.
“namanya jodoh ya mau di tempat seperti apa juga pasti bertemu” ucap mami dona.
Cessa kini menatap mata Rafa dengan sinar yang berbeda.
“hmmm Nampak-nampaknya istri rafa lagi ngidam ni pi” ucap Rafa.
“Ngidam apaan yang?” tanya Rafa.
...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...