
Maaf author gak tau kalau up nya lama, padahal author udah up dari kemarin malam, mohon maaf sama pihak noveltoon lama dalam review nya.
...🌜❄❄❄❄🌛...
Rafa menatap senang Cessa yang berjingkrak dan menari-nari memakan kue buatannya, padahal belum tentu kue itu enak, tapi cessa sudah sangat lahap memakannya.
"Kamu pernah buat fa?" tanya mami dona.
Rafa menggelengkan kepalanya, "untuk apa Rafa buat mi, ini pertama kalinya Rafa buat" ujar Rafa.
"Ini enak loh, tidak seperti orang yang baru pertama kali buat" puji mami dona.
"Emang benar kata Xelo kamu tidak dibolehkan untuk menguasai bidang lain, karena akan menguasainya dalam waktu yang sangat singkat" puji papi harry yang ikut merasakan kue buatan Rafa.
Rafa hanya tersenyum menanggapi pujian dari papi harry.
"Papi kok malam-malam masih bangun?" celetuk cessa sambil menikmati makanannya.
Papi harry tertawa pelan, "Kamu kayak gak tau aja kalau pasangan suami istri masih terjaga sampai tengah malam ngapain aja" kekeh papi harry.
"papi!" tegur mami dona, agar papi tidak membicarakan apa yang terjadi pada anak-anaknya.
"gak apalah mi, mereka juga udah besar dan udah mau punya anak lagi, kebetulan papi juga kelaparan eh kalian lagi masak makanan jadi ikut deh makan" kekeh papi harry.
Cessa yang bertanya sudah tidak menggubris jawaban papi harry karena dirinya sedang asik menikmati kue buatan Rafa sambil menggoyang goyangkan kepala dan bahunya sangking merasa senang dengan makanan buatan Rafa.
"Fa, seperti nya ada yang ketagihan kue buatan kamu, bakal bangun tiap malam buat masakin makanan ini" Ledek papi harry sambil menatap putrinya senang.
“Rafa gak keberatan sama sekali pi, malah Rafa suka liat istri rafa semangat gini makannya” ucap rafa sambil bertopang dagu menatap istrinya yang masih fokus menggoyang-goyangkan badannya sambil makan.
Gerakan cessa berhenti saat kue di piringnya hanya tersisa satu, “yang kok habis, siapa yang menghabiskan ini” cessa memelas sambil memperlihatkan piringnya yang kosong.
Rafa tersenyum dan mengelus puncak kepala istrinya, “mau tambah lagi?” tawar Rafa.
“Iya!” seru cessa senang, dia mulai menikmati kue terakhirnya. Papi harry dan mami dona tersenyum senang Rafa memperlakukan putri mereka dengan sangat sayang dan manis.
Papi harry tau dia pasti sangat kelelahan dan kecapekkan karena tadi dia hukum tapi tidak ada tampak sedikitpun wajah lelah atau ketidak sukaan rafa saat memenuhi keinginan cessa.
“Ini dia sayang” rafa kembali memberikan sat piring penuh dengan kue yang masih baru.
“makasih sayangku” pekik cessa senang, sambil memindahkan satu potong kue ke dalam piringnya.
“Iya sayang” jawab Rafa, pria itu kembali duduk di hadapan cessa menatap istrinya dengan sayang. “papi ikut gak besok?” tanya Rafa pada papi harry yang menatap cessa dengan sayang.
“mau kemana?”
“mau periksa kandungan cessa pi, kan rafa belum pernah ajak cessa untuk cek kandungan” kata rafa.
“Ohh tentu saja papi mau ikut” jawab papi senang.
“kok papi aja yang di ajak, mami gak di ajak?” lirih mami dona.
“ya ampun mi, mami dan papi itu satu paket, makanya rafa gak ajak mami lagi, karena dimana ada papi pasti mami ada, kan mami dan papi adalah couple goals rafa dan cessa” jelas rafa.
“hahahha benar fa, bisa aja kamu goda papi dan mami” gelak tawa papi harry kembali pecah.
Sementara cessa sama sekali tidak terganggu dan tidak mau tau dengan apa yang terjadi disekelilingnya karena keasyikan makan, maklum ibu hamil sedang ngidam.
...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...
King menatap heran pada kedua orang tuanya dan juga cessa serta rafa yang sudah berdandan keren seperti orang yang mau pergi keluar.
“Papi dan mami mau kemana?” tanya king karena sangat penasaran.
“Menemani cessa dan Rafa cek kandungan cessa” jawab papi harry.
“Ikut pi”ujar Queen yang mendengar ucapan papi harry.
“ikut saja, sekalian papi juga ingin lihat cucu papi dari kamu” ucap papi harry.
King yang mendengar itu langsung menelpon asistennya untuk menunda jadwal kerjanya karena dia juga tidak mau kalah seperti Rafa yang selalu ada disisi istrinya saat pengecekan kandungan.
“darel dan farel boleh ikut opa?” tanya darel dan farel dengan mata berbinar-binar.
“Tentu saja ayo ikut, kita akan melihat adik kalian” ujar papi harry
“Yeii!” sorak bahagia darel dan farel.
.
Dokter Karin menatap takjub keluarga besar rafa, dia adalah dokter kandungan terkenal di Indonesia dan dia sangat mengenal Rafa atas jasa-saja Rafa di dunia kedokteran, dan saat Rafa meminta kenalan dokternya, dokter Karin mengajukan diri sebagai dokter pribadi untuk istri Rafa yang sedang mengandung.
“Wahh sepertinya keluarga barumu sangat banyak ya fa, ini pertama kalinya kamu memperkenalkan keluargamu” ujar dokter karin.
Rafa hanya tersenyum membalas ucapan dokter karin yang ditujukan padanya.
“Salam kenal pak, saya Dokter karin Stedward, senang berkenalan dengan anda” Dokter karin menyodorkan sebelah tangannya pada papi harry untuk berjabat tangan.
“salam kenal dokter karin, saya harry dan ini istri saya Dona, kami kesini ingin melihat calon cucu cucu kami, tidak apa kan kami ikut masuk?” tanya papi harry sambil menjabat tangan Dokter karin.
“tentu saja boleh pak Harry, saya malah senang bisa bertemu keluarga Rafa, selama ini dia tidak pernah terlihat memperkenalkan keluarganya, sekarang dia udah nikah aja dan mau punya anak lagi” kata dokter karin panjang lebar. Dia memang salah satu doker yang pernah di tolong Rafa menggunakan alat ciptaannya, makanya dokter karin sangat mengenal Rafa. “Jadi yang mana nih istri Rafa?” tanyanya sambil melihat dua orang wanita muda yang ada, satu sudah tampak menggembung perutnya dan satu lagi masih datar.
“Ini istri saya dok” Rafa merangkul istrinya dengan sayang. “dan itu adalah kakak ipar saya, dia hamil juga, bisakah dia juga diperiksa oleh dokter?” tanya Rafa sambil menunjuk Queen yang berdiri disebelah mami dona.
“tentu saja bisa” jawab dokter karin senang.
Queen yang lebih dulu menjalani pemeriksaan karena kandungannya yang lebih besar.
“Kedua bayinya sehat ya, beratnya cukup dan gizinya juga sudah pas, Apa ada keluhan?” tanya dokter karin pada Queen.
“Punggung saya mulai terasa sakit dok, apa itu tidak apa?” tanya Queen.
“wajar ibu hamil akan mengeluh sakit punggung, lakukan peregangan ibu hamil saja untuk mengurangi sakitnya, jangan dibiasakan minum obat penghilang sakit ya” nasehat dokter karin.
.
Setelah menunggu cukup lama cessa sekarang yang mulai melakukan cek kandungan, Dokter karin tersenyum dan melirik pada rafa yang juga tersenyum menatap layar proyektor.
“Wuaahhh rekor nih, selamat ya pak harry, ada 3 lagi yang bakal jadi cucu pak harry” ujar dokter karin.
“Apa?? 3 dok?” pekik papi harry dan mami dona serentak.
“iya pak, apa Rafa tidak memberitahukan itu?” tanya dokter karin sambil melirik Rafa, yang sepertinya sudah tau akan memiliki anak kembar.
“rafa kok bisa tau?” tanya papi dan mami heran.
...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...