
Rafa mengira Revi akan berhenti untuk mendekatinya tapi ternyata Rafa salah, wanita itu datang ke kantor AR corporation saat Rafa sedang bekerja di sana tanpa cessa, karena cessa sedang berada di Restoran Queen membantu wanita itu di sana.
“Ada apa Pak Surya dan Nyonya gavin datang kesini?” tanya Xelo, yang memang sedang berperan sebagai pemilik perusahaan sementara itu Rafa yang berpura-pura menjadi asisten duduk di sebelah Xelo sambil berpura-pura mencatat perkataan penting.
“saya bukan nyonya gavin lagi, saya sudah berpisah dengan pria itu” Ujar Revi sambil menatap Rafa penuh minat.
“Oh baiklah jadi ada apa kalian datang kesini?” Xelo kembali mengulangi perkataannya.
“Saya ingin menawarkan kerja sama dengan tuan Arxelo, dan ini proposal saya” ujar daddy Surya sambil memberikan dokumen yang dia bawa.
Xelo mengambil dokumen itu dan membacanya, rencana kerjanya memang bagus, tapi ada cara licik yang digunakan untuk mendapatkan keuntungan yang sangat maksimal, caranya adalah menghancurkan perusahaan perusahaan kecil dan menengah yang ada.
Xelo tersenyum dan memberikan pada Rafa berpura-pura agar rafa menyimpannya, tapi tujuan utamanya agar Rafa membaca dokumen itu.
“Ini cara yang licik ya pak surya? Apa anda pikir saya menerima proposal ini?” sindir Xelo.
“Tuan Xelo, jangan berbohong, anda pasti ingin mendapatkan uang yang sangat banyak, lihat keuntungan yang saya tawarkan sangat besar loh tuan, bagaimana apa anda berminat?” ujar daddy Surya.
Xelo tertawa sekalilagi, “Pak surya, anda pikir saya membangun perusahaan ini untuk mengejar keuntungan ? mengejar uang? Hahahahha” Xelo geleng geleng kepala mendengar penuturan daddy surya. “Jika saya hanya ingin keuntungan saya sudah lama tidak berada disini lagi, maaf tapi saya tidak bisa menerima tawaran ini” ujar Xelo.
Daddy Surya yang tadinya sangat percaya diri proposalnya akan di terima tidak menyangka akan mendapatkan penolakan dari Xelo, padahal dia sudah menuliskan keuntungan akan diterima oleh pihak Ar corporation dengan sangat besar.
“Hmm apa anda masih kurang? Bagaimana dengan putri saya, anda bisa mengambil butri saya, di jamin anda akan puas dengan servis yang dia berikan” tidak dapat akal lagi surya mengajukan putri nya untuk menjadi barang yang akan diberikan pada Xelo.
“Daddy!” pekik Revi tidak terima, bukan karena dia tidak mau memuaskan xelo, tapi saat ini mereka sedang berhadapan dengan Rafa, dia tidak akan mau Rafa menganggapnya wanita murahan.
“Hahahhaha” Xelo kembali tertawa tapi kali ini lebih keras, “Kau memberikan barang bekas padaku?” sindir Xelo.
“Bukan tuan, zaman sekarang lebih enak wanita berpengalaman, saya yakin putri saya akan memuaskan anda sampai subuh, bahkan anda tidak memerlukan pengaman, anda bisa mengeluarkannya di dalam putri saya, saya jamin anda akan puas” merasa mendapatkan celah daddy surya semakin memanfaatkan putrinya.
“Daddy!” teriak revi sekali lagi tapi kali ini dengan mata memelas pada Rafa.
“Apa? Kamu masih berharap pada rafa? Kamu lihat dia hanya seorang asisten, tidak lebih hebat dari pria yang daddy pilih” ujar daddy Surya.
“anda pikir saya sudah kehabisan wanita dan saya tidak laku? Sebaiknya anda pergi sebelum saya memanggil satpam untuk mengusir kalian berdua” ancam Xelo.
Daddy surya semakin marah karena tidak mendapatkan lampu hijau dari xelo, bahkan dia dihina. “Anda lihat saja, aku akan membuat perusahaan anda hancur dan anda akan mengemis padaku, aku pastikan itu” ancam dady surya sebelum pergi.
“Ya silahkan jika anda bisa” ujar Xelo santai.
🎼
baru saja Xelo mau kembali duduk ponselnya tiba-tiba berdering.
“assalamualaikum” jawab Xelo pada ponselnya yang berbunyi.
“waalaikum salam, xel, kamu bisa kesini dan bawa rafa juga” suara cemas king terdengar dari telepon.
“Ada apa? Apa ada masalah?” tanya Xelo sedikit panik.
“Ya, aku akan ceritakan sambil kamu dan rafa menuju kesini” ujar king.
✨Flasback On✨
Sekitar 2 jam lamanya king berada di dalam restoran, setelah mencapai kesepakatan, king segera mendatangi ruangan Queen yang ada direstoran itu.
Queen memang tidak terlalu sering lagi membantu di restoran karena keadaan kehamilannya, tapi dia hanya datang sesekali untuk sekedar mengawasi jalannya restoran yang dia bangun dari 0 itu.
‘Ceklek’ king membuka pintu ruangan, “apa kalian sudah siap untuk pulang?” tanya king pada istri dan adiknya.
“Sudah mas, mas udah siap meetingnya?” tanya Queen.
King mengagguk pelan dan memeluk istrinya memberikan kecupan pada kening Queen lalu perut Queen yang hanya sedikit membuncit.
“Bang, jangan buat iri dong, suami cessa sedang gak ada ni” tegur cessa.
King menjulurkan lidah pada adiknya itu, “Biarin, habis kamu yang paling senang melihat penderitaan abang kemarin” ledek King sambil kembali menciumi wajah istrinya.
Queen sampai kegelian karena King tidak juga berhenti menciumnya.
“haiiss menyebalkan” gerutu cessa yang langsung berjalan meninggalkan abang dan kakak iparnya.
.
“yang duduk di depan dong, masak di kursi belakang sama cessa juga, aku ini suami kamu loh , bukan supir yang” rengek King saat Queen memilih duduk bersama adik iparnya di kursi belakang.
“permintaan dedek bayi, katanya mau duduk di samping auntie cantik” hanya sekali ucapan king akhirnya mengangguk.
“baiklah jika itu permintaan dedek bayi, daddy king akan menjadi supir khusus buat Queen dan Princess” kekeh king.
‘PERINGATAN!!!’
‘PERINGATAN!!’
Mata king langsung melotot saat bunyi suara peringatan saat dia baru saja menyalahkan mobilnya.
Dilihatnya layar yang mengatakan peringatan, disana tertulis ‘BAHAYA REM DI POTONG!!’
“Cess cepat bawa Queen keluar dari mobil” perintah king, cessa yang mau bertanya ada apa mengurungkan niatnya karena melihat wajah king yang sedang sangat serius. “Cepat turun!” perintah king sekali lagi.
Cessa langsung memegang lengan kakak iparnya membantu ibu hamil itu untuk turun. Setelah itu king keluar juga dari dalam mobil, “sayang, di parkiran ada cctv?” tanya king lembut pada Queen.
Queen menggelengkan kepalanya pelan, “baru rusak beberapa hari yang lalu, belum sempat diperbaiki” ujar Queen dia sudah tampak cemas melihat wajah serius King.
King langsung tersenyum hangat dan mengelus pipi Queen dengan lembut, “gak apa, kalian berdua balik dulu yak e ruang kerja kalian, akua da sedikit urusan, nanti akan aku ceritakan setelah semuanya pasti” kata king sambil memberi kode pada adiknya untuk memapah Queen menuju ruangan tadi.
✨Flasback off✨
King selesai menceritakan semua yang dia alami pada Xelo, dia belum sempat menjalankan mobilnya karena peringatan yang muncul.
“Aku tidak tau penemuan adik ipar sedang error atau memang ada yang berniat mencelakaiku, jadi cepat kalian kesini periksa mobil ku” ujar king sambil mendudukkan dirinya di samping mobil.
...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...