
Pesta berakhir pukul 10 malam, prince menutup pintu kamar mereka setelah perias keluar dari kamarnya, tadi mereka membantu menghapus make up pada wajah Juli.
Kini hanya tinggal juli dan prince di kamar pengantin itu, prince menatap Juli yang sudah memejamkan mata tanpa mengganti gaun malam yang dia kenakan.
Setelah mandi dan berganti pakaian, prince mendekati istrinya, Bibir Prince menyunggingkan sedikit senyuman, saat pria itu sudah dekat dan duduk disebelah istrinya yang memejamkan mata.
“Juli, mulai sekarang aku akan berusaha menjadi suami yang baik, semoga aku bisa” monolog prince.
Prince memegang bahu Juli dan menggoyangnya pelan, “baby, bangun, ganti gaun ini dulu” panggil prince dengan lembut.
Setelah mencoba beberapa kali mata Juli baru terbuka setengah karena memang gadis itu sangat capek sejak pagi hingga malam pestanya tidak berhenti.
“Beb, capek banget” gumam Juli pelan.
“mau aku bantuin buka?” goda Prince, seketika itu Juli langsung duduk dan melototkan matanya pada prince sambil menyilangkan tangan di dada nya. “Aku suami kamu sekarang dan kita sudah bisa berciuman bahkan melakukan hal lebih” prince langsung mengukung tubuh Juli dan memberikan ciuman pada bibir mungil gadis itu.
“euungghh” lenguhan Juli mulai keluar karena kini prince bukan hanya ******* bibir istrinya tetapi dia juga memberikan pijatan pada buah melon yang masih tertutup gaun itu.
“beb~” Juli berusaha menahan Prince yang terlihat lapar, tadi niatnya prince hanya mencium wanita itu saja tapi entah kenapa prince malah dimasuki hawa nafsu, mungkin karena sudah lama tidak mencicipi istrinya itu dan benar kata papi harry menyentuh yang sudah sah itu sangat enak.
Prince segera memisahkan dirinya dari Juli, “maaf baby, aku kelepasan, sekarang mandi dan ganti bajumu, pasti tidak nyaman memakai gaun ini” kata prince, mata pria itu terpejam berusaha menahan dirinya untuk tidak memakan Juli saat itu juga.
“Besok saja ya, aku sangat lelah saat ini” bukannya Juli tidak tau apa yang sedang dialami suaminya itu, dia juga sudah bertekat untuk memberikan dirinya pada prince, tapi saat ini dia luar biasa kecapekan dan lelah, dia bersiap dari pagi hingga pukul 10 malam baru dia bisa beristirahat, juli tidak mungkin hanya diam jika Prince menyerangnya, dan dia tidak memiliki tenaga untuk itu.
‘Cup’ prince memberikan ciuman singkat pada bibir manis istrinya, “iya baby, sana mandi dulu, setelah itu kita tidur” ujar prince dengan lembut.
Juli menganggukkan kepalanya pelan, dia berjalan gontai menuju kamar mandi, tidak lama dia masuk kepalanya kembali menyembul dari kamar mandi. “beb, bantuin buka retsletingnya” kata Juli dengan malu-malu.
Senyum Prince kembali mengembang sempurna, pria itu berjalan mendekati Juli.
Pria itu sampai di dekat juli dan memegang bahu gadis itu lalu menurunkan retsleting gaun Juli, detak jantung juli bergemuruh keras saat merasakan tangan Prince kini meraba punggung Juli dan memberikan ciuman pada leher dan punggung gadis itu.
“Haaah” ******* juli lolos begitu saja saat prince mulai menelusuri tekuk tubuhnya dan memberikan isapan pada leher jenjang Juli. “beb” lirih Juli, kakinya lemas dan terasa seperti gel, dia sudah tidak mampu untuk menahan bobot tubuhnya lagi jika prince tidak membantunya untuk menahan bobot juli mungkin gadis itu sudah terduduk di lantai kamar mandi.
“maafkan aku, mandilah” bisik Prince seduktif, dia menggendong juli untuk masuk ke dalam bath up yang sudah dia siapkan tadi. Prince kembali memberikan ciuman singkat pada bibir istrinya, “besok kau harus bersiap untuk menjadi santapanku, aku sudah tidak sabar baby” tambah prince, dia lalu berlalu keluar dari kamar mandi sementara itu juli memegang dadanya yang berdetak kencang, pertama kalinya dia memperlihatkan tubuhnya yang hanya mengenakan ****** ***** di hadapan pria, gadis itu sangat malu, tapi itu adalah suaminya yang berhak atas setiap inci tubuhnya.
.
Sekitar 30 menit Juli berendam dan membilas badannya, dia kembali menuju tempat tidur sudah mengenakan baju yang disiapkan oleh adik iparnya.
“Sedang liat apa?” tanya juli. Saat melihat suami tampannya itu menatap kearah kaca, keningnya berkerut saat terus memperhatikan kaca yang dimaksud itu menampilkan orang yang berada di dalam kamar mandi.
‘Blussh’ Wajah Juli langsung memerah padam seperti buah tomat saat sadar ternyata suaminya sedang melihat dirinya yang tadi mandi.
“kenapa baby?” goda Prince, pria itu menepuk tempat tidur disebelahnya.
Berpura-pura tidak tau Juli hanya menurut duduk di dekat prince. “A-aku mengantuk dan lelah prince” gumam juli dengan suara pelan, sangat pelan namun masih bisa didengar oleh prince.
‘Cup’ dengan nakal prince berpindah dan sekarang sudah ada di atas juli mencium gadis itu lagi.
“prince~” keluh Juli.
“Tidak boleh?”
“beb~ aku capek” lirih Juli.
“baiklah segera pejamkan mata atau aku makan sekarang” goda prince.
Juli cepat-cepat memejamkan matanya karena takut akan dimakan di saat yang tidak tepat.
...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...
Pagi harinya prince dan juli turun telat untuk sarapan di restoran hotel, saat sholat subuh kedua nya kembali tertidur mungkin karena kecapekan, mereka jadi bangun telat dan mendapat pandangan mengejek dari seluruh keluarganya yang memang masih berkumpul di untuk sarapan.
“cihuyyy udah ada yang belah duren nih” goda King dengan tawa jenakanya.
“Belum itu bang, kalaupun udah juli gak bakal bisa turun ke bawah” sindir Rafa yang sedang asik menyuapi istrinya untuk makan.
“abangkan cemen” tambah cessa untuk mengejek abang kembarnya.
“Ckckck, apa salah masuk lobang ya ? makanya gagal belah duren?“ kali ini papi harry yang ikutan mengejek prince.
“hahh” prince menghela nafas panjang dia tau keluarganya akan menjadikannya bahan ejekan saat tau istrinya belum di perawani malam tadi. “kecapekan pi! Makanya gak bisa” bantah Prince sambil duduk dan menarik tangan istrinya untuk duduk di dekatnya.
“Aku aja bisa belah duren saat baru nikah” kali ini Xelo juga ikutan mengejek prince.
“hahahhaha” tawa king semakin pecah saat xelo juga ikutan berbicara, bukan hanya king papi dan rafa tidak kalah tertawa keras.
Ellena geleng-geleng kepala liat suaminya ikutan mengejek Prince, benar kata Rafa, jika sudah masuk keluarga gesrek maka akan menjadi gesrek seperti mereka juga.
“nanti aku kirimkan tata cara belah duren ya prince” ujar Rafa sambil mengedipkan sebelah matanya pada prince.
“kamu aja sampai berbulan-bulan baru belah duren, jangan menghinaku adik ipar!” amuk Prince.
“ya beda kasus lah prince, cessa menikah belum ada cinta, kamu udah ngebet nikah” bela papi harry.
Prince langsung angkat tangan dan melambaikan tangannya pada kamera cctv yang ada di hotel itu.
“kenapa kamu prince?” tanya King heran.
“menyerah, punya keluarga gila semua” pekik prince kesal.
...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...