
Ini dia janji author, maaf ya agak lama, susah cari fotonya, semoga suka dan jangan lupa like, vote, hadiah dan bintang ⭐ 5 ya 😄😄
next cerita :
...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...
“Xel, udah siap belum?” tanya King dari depan pintu.
“Udah, ni mau keluar” jawab xelo sambil membuka pintu.
King terkejut saat melihat tampilan Xelo yang terlihat sangat tampan dengan jam hitamnya. “Wow, gak sia-sia mami sewa make up artis terkenal” puji King.
“makasih atas pujiannya” balas xelo disertai dengan tawa kecil.
“Sama-sama, yuk kita tunggu pengantin cewek setelah kamu ijab qabul” ujar king.
“emang gak sama-sama di dalam satu kain Bang?” tanya Dafa penasaran.
“enggak, nanti kalau udah sah baru di bawa pengantin ceweknya ke samping Xelo.
“oohh~ begitu” angguk Dafa mengerti.
.
Lima menit sudah pengucapan ijab Qabul di langsungkan dan kata sah sudah keluar dari mulut para saksi, Xelo sangat tidak sabar menunggu Ellena dibawa kehadapan dirinya.
Wajah pria itu merona saat melihat Ellena digandeng dengan mami dona dan Queen di sisi kiri dan kanan sementara Cessa berjalan dibelakang sambil menaburkan bunga.
“Hayooo~ udah gak sabar ya pengen cium” ledek Dafa yang menjadi MC hari itu. Semua yang ada disana adalah sanak saudara mereka, dari orang tua Rafa, orang tua juli, orang tua dafa, hingga saudara-saudara Xelo yang ada dipinti asuhan.
“Yang udah gak sabar itu kamu daf, pengen nikah juga ya~” ledek Prince.
“tau aja Yah dibolehkan gak Dafa nikah?” tanya dafa pada ayahnya yang ada disana.
Ayah dafa hanya tersenyum sambil mengangkat jempol nya tinggi-tinggi.
“YUhuu~ dapat izin” teriak dafa senang.
“Woii ini pengantin udah siap untuk tanda tangan surat nikah lagi” teriak king pada dafa mengingatkan Dafa bahwa dirinya sedang membawa acara, ini kalau acara pesta tapi isinya Cuma keluarga, gak ada malu-malunya bertanya dan berbuat ulah di pesta.
“Iya-iya gak tau orang senang aja” gerutu dafa.
Ellena dan Xelo sama sama menandatangani buku nikah mereka, Ellena menunduk mencium tangan Xelo, dan xelo mencium kening Ellena, Jaka sebegai Kameramen mengambil foto dan memberikan intruksi pada xelo dan ellena untuk tetap dalam posisi.
“Bang Daf, pose nya masih kurang hot bang, in ikan udah suami istri boleh dong adegan hot gitu” komentar Alif saat melihat Ellena dan Xelo hanya bersamalan dan mencium kening.
“Ada anak kecil” peringat Xelo sebelum mendapat tantangan dari Alif.
“Anak gue bisa ditutup matanya” ujar king yang sudah menggendong Darel dan papi harry menggendong farel.
“Iya masak Cuma gitu aja, kurang kan,buat yang pada belum nikah iri xel” tambah Papi harry memanas manasi.
“Permintaan para netizen itu harus dilakukan bang xel, kita minta apa ya??” seru Dafa yang berperan sebagai MC.
“Cium bibir!!” bukan anak-anak remaja yang mengatakan itu, pelakunya adalah mami dona, diikuti tawa dan sambutan meriah dari para orang tua yang ada disana.
“hayo bang pemintaan ibu mertua ini” kekeh Dafa.
Xelo kelihatan salah tingkah karena semua mata kini tertuju padanya dan banyak yang menyuruhnya untuk berciuman dengan Ellena. Papi harry dan king juga sudah menutup mata kedua anak kembar Queen.
“Bang Xelo, ini keinginan dedek bayi, dia pengen liat adegan live bang Xelo ciuman” Queen ikut menyuruh Xelo untuk berciuman sambil menunjuk perutnya yang masih Rata itu.
“Xelo mami gak mau ya cucu mami ileran” ancam mami dona, disertai tawa yang lain.
“Ta-Pi__” Xelo tidak dapat melanjutkan ucapannya karena bibirnya sudah dibungkam oleh Ellena, gadis itu tau xelo tidak mau melakukannya karena masih takut istrinya yang tidak mau dicium.
“WUuaaahhhh Abang Xelo gak gentle, masak cewek yang duluan!” ledek Rendy.
“Cuiitt cuuiittt hot banget ini mah, jadi pengen~” gumam Cessa.
‘Cup’ kali ini yang berciuman adalah Rafa, dia mencium cessa saat gadis itu berkomentar seperti itu. Membuat mata cessa membelalak terkejut.
“Aduhh ada yang gak mau kalah!” ledek king dengan tawanya.
“Udah Opa?” tanya farel yang masih ditutup matanya oleh papi harry.
Papi Harri tertawa pelan dan mencium pipi farel dengan gemas, “Udah, farel pintar ya gak boleh liat kalau belum besar” ujar papi harri.
“Sebesar apa farel baru boleh liat opa?” tanya farel.
“kalau udah sebesar uncle Prince” jawab papi harry.
...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...
Acara malam itu berlangsung sangat meriah, walau hanya dihadiri oleh keluarga mereka saja, Ellena tersenyum di tempat dia duduk, saat ini mereka sedang menikmati tontonan sambil makan maam bersama.
“kenapa senyum-senyum gitu?” tanya Xelo.
“Aku Bahagia aja mas, entah apa yang terjadi jika aku tidak menabrak mas hari itu, ini memang pernikahan mendadak, tapi ini sangat sempurna bagiku, mami dona dan papi harry memperlakukanku seperti anak mereka sendiri, cessa, prince dan abang king memperlakukanku seperti saudaranya, semua orang yang ada disini sangat baik dan tidak memandang rendah orang lain, bahkan Ami sahabatku bisa dengan mudah akrab bersama keluarga konglomerat itu” ungkap ellena Bahagia.
“Ini alasan aku tidak mau lari dari posisiku, aku bisa saja membuat perusahaan sendiri dengan uang tabunganku, tapi aku tidak mau melakukan itu, mereka adalah keluargaku, aku tidak masalah dijadikan bawahan oleh mereka, tapi mereka tidak pernah memandang orang miskin atau status seseorang, disini adalah tempat yang penuh kebahagian, aku ingin terus bisa bersama mereka” Xelo juga ikutan bercerita mengenai perasaannya pada ellena istrinya.
.
Ditempat Prince dan Juli.
“besan, jadi gimana boleh tu anak berdua nikah duluan, kasian udah kebelet dia” ledek papi harry.
“hahhaha sabar beberapa bulan aja, in ikan bentar lagi mereka mau ujian akhir” kekeh daddy Juli.
Papi harry tertawa keras, “hahaha sabar ya, ke duluan lagi, papi udah bantuin loh” ledek papi harry.
Prince hanya tersenyum terpaksa, niat hati ingin terus menbujuk tapi apalah daya mertua tidak mengizinkan. Juli menggenggam tangan Prince sambil tersenyum pada pria itu.
“hanya sebentar lagi” bisik Juli.
Prince kembali tersenyum pasrah dan mengangguk pelan. “awas kalau udah sah aku cium sampai kalap” bisik prince, dan membuat bulu kuduk Juli langsung berdiri.
.
“mas nanti kalau dedek udah lahir kita adakan resepsi seperti ini juga ya? Aku pengen pesta kebun juga mas” rengek Queen pada King yang sedang menyuapi istrinya itu makan.
“Kak Queen jangan mendului cessa loh, cessa duluan yang nikah jadi cessa duluan yang resepsi” ujar cessa gak mau kalah.
“bahaya resepsi berbarengan terus, kan Prince yang langsung ijab qabul langsung resepsi, masak setelah Prince cessa, tunggu setahun lagi lah” ledek Dafa, memang benar tanggal pernikahan Prince dan juli sudah disiapkan, dan itu adalah tanggal setelah mereka merayakan kelulusan mereka semua.
Cessa langsung merengut sebal dan menatap suami tampannya, “yang~ gak apa kan habis abang kita yang resepsi?” rengek cessa.
“Iya sayang, bilang aja mau adakan yang seperti apa, akan aku siapkan semuanya” jawab Rafa sambil mengelus puncak kepala cessa dan mata Rafa memicing tajam melihat dafa seolah memberi peringatan pertama pada Dafa agar tidak mengganggu istrinya.
...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...
bonus pict
ellena dengan gaun pernikahan
kissu 🙈🙈