
“Ngidam apaan yang?” tanya Rafa dengan lembut, dia sudah tau wajah istri tercinta jika sedang ngidam.
Cessa kini menampilkan wajah sedihnya, “Pengen keliling sekolah kita, gak boleh kan?” lirih cessa.
Rafa diam sebentar lalu mengangguk setuju, “Bentar ya, kamu disini dulu, siapa yang bilang tidak boleh?” Rafa lalu berjalan menuju kamarnya ingin merencanakan sesuatu, cukup lama pria itu berada di dalam kamar dan belum keluar juga.
“Cess mau ngapain di sekolah?” tanya Queen penasaran.
Cessa menunduk sedih, “masih kangen sekolah kak, pengen ngerasain suasana sekolah lagi, tapi itu gak mungkin kan? Kalaupun ke sana pasti saat orang pulang sekolah, kalau tidak Orang-orang pasti ledek cessa yang udah seperti ini” lirih cessa.
“Siapa yang berani ledek istri Rafa?” Rafa akhirnya muncul dengan pakaian sekolahnya. “jadi mau pergi?” tanya Rafa.
“Aku juga mau pakai itu yang” cessa menunjuk baju yang rafa kenakan.
“Bentar lagi ya, baju sekolah yang sekarang pasti udah gak bisa di pakai sayang” ucap Rafa.
“siapa yang akan datang fa?” tanya papi harry penasaran.
Baru saja Rafa mau menjawab asisten rumah tangga mereka datang untuk menyampaikan pesan bahwa ada tamu yang datang.
“Siapa bi?” tanya mami dona.
“Itu tuan muda Xelo yang datang” ucap asisten rumah tangga itu.
“Suruh masuk aja bi” ujar papi harry.
.
Xelo datang membawa tas besar di tangannya, di dalam tas besar itu ada baju sekolah, dan sepatu sekolah, karena hamil kaki cessa menjadi sedikit membengkak, jadi rafa sudah meminta Xelo untuk mencarikan pakaian SMA yang besar beserta kaos putih untuk melapisi baju sekolah.
“Apa itu bang?” tanya cessa penasaran dengan bawaan Xelo.
“nih, rafa minta carikan untuk kamu” ujar Xelo sambil menyerahkan satu tas besar itu pada cessa.
Dengan tidak sabaran cessa membuka tas besar itu, dan terlihatlah baju sekolah yang biasa cessa gunakan tapi kini lebih terlihat besar dari biasanya.
Cessa menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca, “ini untuk aku yang?”
Rafa menganggukkan kepala, “Katanya mau sekolah jadi pakai baju sekolahnya dong” ucap Rafa dengan lembut sambil mengelus pipi istrinya.
“itu Khusus loh buatnya cess, mana ada baju ukuran seperti itu di mana-mana” ucap Xelo.
Cessa menatap Rafa dengan mata berair, “yang~ abang xelo ledekin cessa gendut”
‘Plak’ Rafa dengan cepat memukul lengan Xelo hingga membuat pria itu meringis, “sakit Fa, gimana sih ak_” keluhan Xelo berhenti saat melihat mata rafa yang melotot menatapnya.
“Udah gak usah dengarkan bang Xelo ya, sekarang kita ganti baju dan pergi sekolah” ucap Rafa.
“tapi orang udah pada pulang sekolah yang” ujar cessa.
“Siapa bilang, masih banyak orang di sekolah” ucap rafa.
“Banyak? Kok bisa?” cessa terus bertanya tapi Rafa tidak menjawab, dia hanya memapah istrinya menuju kamar mandi untuk mengganti pakaian dan keluar sudah mengenakan pakaian sekolah itu.
.
“Pi, mi, rafa sama cessa pergi sekolah dulu ya” pamit rafa sambil menyalami tangan kedua mertuanya.
“Iya hati-hati bawa ibu hamilnya” nasehat papi harry.
“Hoiii adik ipar durjana!” pekik king yang sedang menyodorkan sebelah tangannya pada Rafa, minta di cium juga.
Dengan tawa pelan Rafa mendekati king dan Queen, “kak Rafa pergi dulu ya” ucap rafa sambil mencium tangan Queen tapi melewatkan tangan king yang masih disodorkan.
“Emang adik ipar durjana! Gak mau uang jajan dari abang nih?” pekik King sekali lagi.
Cessa menahan tangan suaminya yang hendak berjalan. Badan wanita hamil itu berbalik untuk melihat abang sulungnya.
“wuuiihhh berhasil nampaknya” komentar king saat melihat adik dan adik iparnya berbalik badan.
“berapa bang?” tanya cessa dengan alis naik turun.
“Nah dua ratus ribu buat jajan kalian hari ini” King mengeluarkan uang dua ratus ribu dari dompetnya. “ayo sini” ucapnya percaya diri.
“kecil banget, cess aini bawa 3 gandengan loh, berarti masing-masing seratus ribu, cessa seratus anak cessa 3 ratus, rafa seratus, baru deh salam” tawar cessa, emang ada-ada aja tingkah ibu hamil satu itu.
King melongo sambil mengeluarkan uang 3 ratus ribu lagi dari dalam dompetnya, “berasa dipalak aja?”komentar King.
“Kami pamit bang” Rafa dan cessa menyalami king dan langsung menarik uang lima ratus ribu yang ada di tangan king.
“wuuaahh gila anak sekolah macam apa itu belanja hampir setengah juta!” pekik king yang sadar sudah di kerjai oleh adik dan adik iparnya.
Papi harry, mami dona dan queen yang menyaksikan itu hanya bisa tertawa puas melihat apa yang terjadi.
.
“Yang~ ini benaran kita mau sekolah? Emang ada gurunya?” tanya cessa penasaran.
“Iya sekolah, ada kok gurunya” ucap rafa. Cessa sama sekali tidak sadar bahwa saat ini Xelo sedang mengenakan pakaian seorang guru sekolah, Xelo yang sedang menyetir mobil tertawa pelan mendengar pembicaraan Rafa dan cessa di dalam mobil, dia berharap secepatnya juga diberikan anak seperti rafa, tapi dia tidak ingin istrinya merasa terpaksa karena hamil, mungkin rafa bisa membuat istrinya mau menerima kehamilan itu tapi berbeda dengan Xelo, dia masih belum yakin ellena mau menerima kehamilan itu.
“Muridnya ada juga?” tanya cessa lagi, gadis itu terlihat sangat polos dan lugu saat bertanya pada rafa.
“ada, liat aja nanti” ucap rafa.
🌚Flashback ON🌝
Rafa memasuki kamar pribadinya untuk menghubungi xelo.
📲“Assalamualaikum” salam Rafa.
📲“Waalaikum salam, kenapa fa?” tanya Xelo.
📲“bang bisa tolong suruh anak-anak jalanan buat ke sekolahku, kosongkan sekolah itu secepatnya, dan isi dengan mereka saja”
📲“Loh untuk apa fa?” tanya Xelo bingung.
📲“Cessa pengen ngerasain suasana sekolah lagi, tapi kalau aku dan dia saja yang ada disekolah dia pasti sedih, jadi kosongkan sekolah secepatnya dan suruh anak-anak memakai pakaian SMA dan berakting sebagai murid, yang sudah tidak cocok memakai seragam sekolah mengambil posisi seperti petugas kantin, atau jadi guru, abang juga ikut untuk jadi guru sekolah, lalu suruh ellena, prince, juli dan yang lain untuk tetap di sekolah” ujar Rafa panjang.
📲“harus hari ini fa?” tanya Xelo.
📲“tentu saja harus hari ini, oh ya dan satu lagi siapkan baju khusus untuk istriku serta kaos putih untuknya” perintah Rafa.
Terdengar helaan nafas berat dari Xelo.
📲“lo ya fa, bisa aja buat orang susah, bentar gue siapkan semuanya, untuk asisten lo ini cepat tanggap” gerutu Xelo tapi dia tetap melaksanakan perintah rafa seperti apa yang rafa inginkan.
📲“Itu gunanya abang gue angkat jadi direktur” kekeh Rafa.
📲“Emang lo nyusahin terus, udah kalau lama-lama gak selesai kerjaan gue” Xelo menutup telepon secara sepihak.
Rafa terkekeh mendengar omelan Xelo, pria itu memang mengomel tapi semua perintah rafa akan dia laksanakan sangat sempurna.
🌚Flasback off🌝
“Yang! Tas sekolah lupa bawa!” pekik cessa tiba-tiba.
Rafa melirik kaca spion untuk menatap Xelo.
“Ada di belakang coba aja liat” ujar xelo menjawab tatapan atasannya itu.
...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...
Ada yang bilang mau kenalan dengan satu satu pasangan
ini dia pasangan yang udah tua tapi masih tetap awet muda dan tetap romantis (papi harry dan mami dona)
Ini pasangan youtuber kita Queen AR dan King Ar (Rafa dan cessa)
ini hot mommy dan hot daddy kita ( King dan Queen)
Pasangan yang paling jago main game apa lagi main ❤💞 (Prince dan Juli)
dan pasangan uji coba yang tetap langgeng (Dava dan Devi)
Hayo kalian di tim yang mana?? 😝🤔🤔🤔