Unplanned Wedding

Unplanned Wedding
181. Curahan isi hati



Rafa dibantu cessa melepaskan buah semangka yang ada diperutnya dengan menggunakan gunting, setelah benar-benar terlepas, rafa langsung memeluk cessa, menghujani wajah istrinya itu dengan ciuman setelah itu rafa memeluk cessa.


“Aku bersumpah tidak akan pernah menyakitimu sayang” lirih Rafa.


Cessa tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


“aku mencintaimu sayang, maaf sudah membuatmu hamil, dan merasakan semuanya pada umur yang masih sangat muda, maafkan aku” lirih Rafa.


Cessa membalas pelukan Rafa, dia menggelengkan kepala, “tidak, aku bersyukur bisa menjadi wanita seutuhnya, tetap di sampingku dan jangan pernah meninggalkanku Fa” ujar cessa sedikit terisak.


“Tidak akan pernah, kamu hidupku dan selamanya akan menjadi hidupku, kalaupun hatiku terbagi hanya untuk anak-anak kita kelak, tapi kamu tetap menempati posisi nomor satu di hatiku princess” balas Rafa sambil kembali memberi kecupan sayang pada istri cantiknya.


.


Tidak jauh beda dengan Rafa king juga memeluk Queen begitu sampai didalam kamarnya, “Maaf aku belum bisa menjadi suami yang sempurna, tapi mulai sekarang aku akan belajar menjadi suami yang sempurna untukmu, untuk anak-anak kita, pukul aku jika aku melakukan kesalahan, tapi jangan pernah meninggalkanku sayang” bisik King sambil memeluk Queen istrinya.


“sudah mendapatkan pelajaran dari papi harry?” tanya Queen.


King mengangguk, “mulai sekarang aku akan belajar untuk lebih memperhatikan kebahagiaanmu sayang, maaf sudah menyakitimu, dan terima kasih sudah mau menerimaku” lirih king.


“Daddy jadi cengeng ya” goda Queen dengan mata yang masih mengaliri air mata.


King tersenyum dan menghapus air mata Queen, pria itu mendudukkan istrinya di atas pangkuannya sambil terus menatap wajah istrinya dengan sayang.


“Queen, aku akan menjadikanmu sebagai Queen sesungguhnya mulai sekarang” bisik King. Sambil berusaha mendekatkan wajahnya pada Queen untuk memberikan ciuman.


.


“Mas, mau Ellen siapkan handuk mandi?” tanya ellen pada Xelo yang terdiam sambil duduk ditempat tidur.


“Ellen, jika kamu masih belum siap memiliki anak aku akan menunggu sampai kamu siap” ucap Xelo sambil menundukkan kepalanya.


“kenapa? Apa mas tidak mau punya anak dariku?” tanya ellena.


Xelo menggelengkan kepalanya, “bukan itu, tapi masih terlalu dini untukmu merasakan sakit seperti itu, aku saja tidak sanggup, aku tidak tau apa aku bisa membahagiakan dirimu” lirih Xelo.


‘cup’ ellena menunduk dan memberikan kecupan pada bibir Xelo.


“Aku siap mas, walau umurku masih terlalu muda, aku siap, wanita diberikan anugrah untuk dapat menahan rasa sakit itu, dan dengan rasa sakit itu aku diberikan pintu surga, jangan menyerah padaku, bukankah mas bilang menikah hanya sekali, dan aku sudah bersedia jadi tolong jangan lepaskan aku, aku yang membawaku ke dalam kebahagiaan ini, tolong tetap pimpin aku dan terus menjadi imam ku” ujar ellena.


Xelo langsung memeluk ellena dan memberikan ciuman pada istrinya itu, “Terima kasih sudah mau menjadi istriku, aku mencintaimu Ellena” ujar Xelo, akhirnya pria itu mengungkapkan juga perasaan yang selama ini dia pendam, dan tidak berani katakan.


Ellena tersenyum sambil menahan tangis nya, dia Bahagia akhirnya Xelo mengatakan cinta pada dirinya, padahal mereka menikah tanpa planning dan semuanya serba cepat dan instan, ellena takut tidak akan muncul perasaan pada xelo, karena dirinya lah yang memaksa menikah, ellena sendiri sudah jatuh cinta pada Xelo sejak ciuman pertama mereka, tapi gadis itu berusaha menepis perasaanya.


“Aku mencintaimu ellen” ucap Xelo sekali lagi sambil menghujani ellena dengan ciuman.


“Aku juga mencintaimu mas xelo” jawab Ellena.


.


Kita tinggalkan para pasangan yang sudah menikah, mereka semua sedang menunjukkan kasih sayang dan cinta mereka, sekarang lanjut pasangan yang masih status tunangan,


“Jul” panggil Prince pelan.


“ya?”


“apa kamu benar-benar siap menikah denganku?” tanya Prince, tanggal pernikahan keduanya memang sudah ditentukan, tapi itu semua atas permintaan Prince yang begitu memburu untuk menikah, Prince sama sekali tidak terbayangkan masalah yang akan muncul, perselisihan pendapat dan masalah lainnya.


“kenapa?” tanya juli lagi.


“Jika kamu mau menundanya aku siap, aku sudah tidak ingin mengejar hal itu, kita jalani saja seperti ini” ujar Prince.


Juli menggenggam tangan Prince dan menatap mata pria itu lekat-lekat, “aku tidak masalah, awalnya aku memang takut menikah muda, tapi melihat Cessa, aku jadi ingin menikah muda” jawab juli.


“benarkah?”


Prince balas menggenggam tangan Juli, “ingatlah setelah kita menikah aku tidak akan pernah melirik wanita lain, selamanya kamu adalah duniaku” ucap Prince.


.


“Dev!” panggil Dafa saat devi hendak membalikkan badannya.


“ya?”


“Aku akan mengakui satu hal padamu” Dafa sengaja menjeda ucapannya untuk mengambil nafas dalam-dalam. “aku mencintaimu bahkan sebelum kita berpacaran pura-pura atau benaran, aku mengganggu dan menjelekkan mu hanya karena untuk mendapatkan perhatianmu, bersediakah kamu memberikan hatimu pada pria sepertiku?” tanya dafa.


Devi mengangguk, “Aku bersedia, dan aku juga akan mengatakan pengakuanku padamu, sama sepertimu aku juga mencintaimu bahkan sebelum kita berpacaran” ungkap Devi. “sana mandi kamu bau” kekeh Devi.


**


Sekitar sejam lamanya kelima pria itu baru siap mandi dan berganti pakaian.


“Wahhh sepertinya sangat lama waktu yang diperlukan untuk membersihkan badan kalian, kenapa? Mintak gosokkan sama istri atau sedang bercinta dengan istri kalian setelah berbicara dari hati ke hati” goda papi harry.


‘puk’ mami dona menepuk bahu papi harry dengan pelan, “papi! seperti gak tau anak muda zaman sekarang aja” ujar mami dona sambil tertawa pelan.


“kalian duduk semua” pinta papi harry.


Setelah mereka duduk papi harry baru memberikan senyuman hangat pada mereka, “sudah tadi menyurahkan isi hati kalian?” ledek papi harry,


Kelima pasangan itu hanya menunduk malu tidak menjawab papi tapi mengakui memang mereka telah berbicara dari hati ke hati.


“Udah jangan di marahi lagi menantu mami, udah pada tau susahnya punya anak” potong mami dona.


“Liat kalau mami kalian udah berbicara papi tidak bisa apa-apa” kekeh papi harry, pria itu memang selalu mengutamakan istrinya.


“Kapan kamu akan ambil home schooling fa?” tanya papi harry.


“secepatnya pi, rafa sudah mempersiapkan semua berkas rafa dan juga cessa” ungkap Rafa.


“loh kamu juga? Bukan cessa aja?” tanya papi harry sedikit terkejut.


“Rafa gak tenang cessa tidak ada dalam pengawasan Rafa pi, jadi kalau home schooling berdua rafa masih bisa mengawasi cessa” ujar rafa.


“Syukurlah, dan maaf ya tadi papi menghukum mu seperti tadi”.


Rafa menggeleng pelan, “tidak pi, Rafa justru berterima kasih, berkat papi rafa sadar arti seorang ibu dan seorang istri” balas rafa.


“besan maaf ya, anaknya aku hukum” kekeh papi harry pada orang tua rafa yang juga ada di sana.


“tidak apa, dia memang harus tau bagaimana susahnya hidup berumah tangga, aku saja gagal dalam mendidik salah satu putraku, semoga Rafa bisa menjadikan papa sebagai contoh, jangan menjadi seperti papa” ucap papa ali.


“kamu sudah hebat besan, nih anak kamu jadi pria yang sempurna” puji papi harry.


...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...


bonus pict


para mamud


Queen



Princess