Unplanned Wedding

Unplanned Wedding
104. Tantangan



Jam olahraga adalah jam yang paling dibenci oleh Rafa, karena pada jam itu, banyak pria yang menatap ke arah istrinya, padahal cessa sudah memakai baju olahraga yang besar, tapi tetap saja mata para pria terus melirik ke arah cessa.


“gila si cessa pakai baju kebesaran aja nampak sexy, apa lagi yang sexy, itu ukurannya pasti besar ya” bisik salah satu murid cowo yang terus memandang cessa dengan pandangan menggoda.


“Iya, sexy banget, gue jadi pengen ngarasain_”


‘Buk’ ucapan pria itu terhenti karena Rafa baru saja melayangkan tinju pada pria yang melecehkan istrinya melalui kata-kata dan pandangan.


“Rafa tenang!” pekik prince, pria itu berusaha menenangkan rafa yang mengamuk.


“Tenang! Dia baru saja menghina cessa! Apa gue masih harus tenang?” Pekik rafa. Rafa hendak melayangkan tintu lagi tapi tangannya ditahan oleh cessa.


“ada apa?” tanya cessa lembut.


“Pergi dulu sana! Aku akan menghajar pria kurang ajar ini!” ucap Rafa dingin.


“fa, nanti masalahnya jadi lebih besar, udah ya” bujuk cessa, dia menggenggam tangan suaminya itu berusaha membuat amarah rafa menghilang.


Rafa mengambil nafas panjang, baru melepaskan kerah pria yang tadi dia pukul, “sekali lagi lo berani liatin tunangan gue! Bersiap untuk angkat kaki dari sekolah ini!” ancam Rafa, dia langsung menarik tangan cessa dan menyuruh gadis itu duduk disebelahnya, seperti seorang bodyguard.


“ada apa sih?” dafa yang baru saja datang dari kamar kecil bertanya bingung.


Prince menatap rafa yang sedang menyenderkan kepala pada baru cessa, “Biasa orang bucin kesal karena miliknya diliatin orang terus” sindir Prince.


Rafa yang di sindir hanya diam saja mendengar ucapan yang menyindirnya, dia tidak peduli di katakan bucin atau sebutan memalukan lainnya, selama tidak ada yang berkata melecehkan atau melirik istrinya.


.


Dari jauh Revi menatap kesal pada cessa yang membiarkan rafa bermanja padanya, padahal ini di sekolah cessa membiarkan saja Rafa bersandar pada bahunya, refi teringat ucapan daddy nya tadi malam.


*Flashback On*


Revi mendatangi ruang kerja daddy nya, gadis itu memutuskan untuk memohon pada daddy nya untuk bercerai dengan gavin, karena dia memang tidak mencintai gavin.


“bercerai?! Semudah itu kamu bilang bercerai setelah kamu menyetujui pertunangan itu sudah pasti kamu akan menikahi pria yang sekarang jadi suamimu! Tidak boleh! Kamu tidak boleh bercerai dengan pria itu” bentak daddy surya.


“tapi dad, Revi tidak mencintainya! Daddy tega menikahkan Revi dengan pria seperti itu?” protes Revi.


“Jika kamu tidak mencintainya, kenapa kamu menerima pertunangan itu? Itu artinya kalian ada perasaan! Kamu belum menghasilkan apapun pada daddy, jadi jangan berharap untuk bercerai sebelum mendapatkan harta keluarga itu!” bentak Daddy surya lagi.


“Revi menerima pertunangan itu karena revi ingin merebut hati adiknya dad, tapi revi salah, dan malah berakhir dengan pernikahan dengannya, Revi ingin bercerai dad” Revi sedikit merendahkan intonasi suaranya bersikap seolah olah dia adalah wanita yang sedang tersakiti.


Daddy surya menatap sinis kea rah putrinya itu, “jika kamu masih sayang mommy kamu, jangan pernah bercerai sebelum mendapatkan harta keluarganya, jika tidak silahkan bercerai dan daddy juga akan melayangkan surat cerai pada mommy kamu yang tidak bisa lagi memberikan daddy keturunan!”


Revi melototkan matanya, dia tidak menyangka keputusan daddy nya yang beberapa tahun yang lalu akan muncul kembali padahal Revi sudah susah-susah membuat daddy nya tetap bertahan dengan mommy nya. Revi langsung bersujud di hadapan daddy nya itu.


Daddy surya tertawa keras, “baru nikah beberapa hari kamu langsung minta harta?! Mana mungkin! sudah sewajarnya istri melayani suami! Bukan memperkosa namanya jika suami mengauli istri!” bentak daddy surya lagi.


“tapi dad, revi_” ucapan Revi terpotong karena keputusan bulat yang di lontarkan daddy nya.


“kau cerai daddy juga akan bercerai, selesai”.


Revi kini terdiam dengan air mata yang terus mengalir, bagaimana caranya dia bisa bercerai tanpa mengganggu hubungan kedua orang tuanya.


“Dad, jika Revi mendapatkan harta keluarga itu, apakah Revi boleh bercerai?” tantang revi.


Daddy sempat terdiam mendengar penuturan Revi, “bagaimana caranya? Hanya satu kau harus memiliki keturunan dari keluarga itu, jangan bilang kau ingin keturunan dari anak keduanya itu! Dia hanya anak yang dibuang! Dia tidak memiliki hak waris sedikitpun! Apa yang kau lihat dari pria yang hanya bisa meminta pada mertuanya itu?! Pria pengangguran seperti itu tidak pantas berdampingan dengan keluarga kita” sindir daddy dengan kejam.


Revi terisak dia tidak mempunyai cara lagi untuk mendapatkan kesempatan bercerai dengan Gavin, mau berceraipun dia harus mempunyai anak dari Gavin.


“Keluarga yang kamu nikahi itu snagat menguntungkan bagi usaha daddy, kamu seenaknya mau bercerai, perusahaan mereka itu tidak pernah bangkrut, setiap mau bangkrut perusahaan besar langsung memberikan investasi pada mereka, dan berkat perusahaan itu keluarga mertua kamu itu semakin ja_ya_” daddy tiba-tiba menghentikan ucapannya, muncil ide licik dari otaknya.


“baiklah kau boleh bercerai dan daddy akan memaksa keluarga mertua kamu itu untuk menikahkan kamu dengan rafa, walau kamu jadi istri kedua rafa” daddy surya sudah tau fakta yang menyatakan Rafa telah menikah.


Revi langsung mengangkat kepalanya dengan binar Bahagia, “benarkah dad?” tanyanya tidak percaya.


“benar tapi ada syaratnya” daddy mulai mengajukan syarat lagi pada Revi, “karena kamu tidak ingin memiliki anak dari gavin, dapatkan informasi tentang perusahaan A.R Corporation, siapa pemiliknya, dan cara menghubungi perusahaan itu, mudah bukan?” tawar daddy dengan sangat senang.


“itu artinya Revi harus merayu Gavin! Revi dak mau punya anak dari nya Dad!” pekik Revi.


“Suntik KB! Setiap bulan suntik KB, biarkan saja mau melakukan hubungan itu dengan gavin, selama kamu tidak hamil ya sudah! Kamu juga akan menjadi istri kedua Rafa” daddy mulai merecoki pikiran Revi dengan ide pernikahan.


“bagaimana caranya? Rafa pasti tidak mau menerima aku dad” ucap Revi lirih.


“Mudah, setelah kamu bisa mendapatkan semuanya daddy akan menyuruh perusahaan itu untuk menarik dananya dari perusahaan mertuamu, setelah mertuamu bangkrut daddy akan mengajukan syarat untuk berinvestasi pada mereka, menceraikanmu dan membuatmu menjadi istri Rafa, mudah bukan?” ucap daddy dengan santainya.


“apa rafa mau?” tanya Revi lagi.


“pasti mau! Pria pengangguran seperti dia tidak akan menolak mendengar perintah orang tuanya! Dia itu tidak akan bisa hidup kalau bukan orang tuanya dan mertuanya yang memberikan uang” jelas daddy Surya.


Revi berikir sebentar lalu mengangguk, “baiklah, daddy harus janji akan memaksa keluarganya agar Revi bisa menikah dengan Rafa ya” ucap revi.


“baiklah, itu urusan kecil” kekeh Daddy surya.


*Flashback off*


Revi menatap rafa denagn intens, rafa pasti tau tentang A.R Corporation, dia tidak mau membujuk gavin, tapi dia akan membujuk Rafa, dan gavin adalah pilihan terakhir jika rafa tidak menjawabnya.


...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...