Unplanned Wedding

Unplanned Wedding
180. Nasehat Papi



Semua masih menonton Rafa yang berjalan pelan mengelilingi taman, terlihat keringat mulai bercucuran di seluruh badan pria itu, bahkan baju yang dia kenakan penuh dengan keringat, Rafa terduduk di hadapan papi Harry pada putaran ke 50, nafas pria itu mulai tersengal.


“Lelah Fa?” tanya papi harry.


Rafa tidak bisa menjawab karena nafasnya yang naik turun dan dia tidak sanggup lagi berbicara, jadi pria itu hanya mengangguk untuk menjawab pertanyaan papi harry.


“punggung, kaki, dan seluruh badanmu terasa hancur bukan?” tanya papi harry sekali lagi.


Rafa kembali menjawab dengan anggukan kepala karena masih belum bisa mengeluarkan suara.


“Ke depannya apa yang kamu rasakan sekarang hanyalah sedikit penderitaan yang akan istrimu rasakan, kamu baru merasakan sedikit, tapi sudah kelelahan, lihat istrimu! dia akan merasakan itu selama 9 bulan lamanya bahkan lebih, dia akan merasa Lelah dan emosi mulai tidak stabil, jangan pernah mengeluh dengan apa yang istrimu keluhkan atau minta, seperti yang kamu rasakan dia merasakan itu selama 9 bulan membawa anakmu kemanapun dia pergi, sekali lagi papi ingatkan jangan pernah mengeluh dan menyerah atau meremehkan penderitaannya, apapun yang dia minta lakukan sepenuh hati, dari permintaan itu bisa memberikan istrimu sedikit kebahagiaan, upaya kamu dalam memenuhi keinginannya akan memberi dia semangat” ujar papi harry.


Rafa mengangkat kepalanya melihat papi harry, dia mendengar semua ucapan pria dewasa itu dengan sungguh-sungguh.


“Kalian membuat anak ini bersama-sama, jangan membiarkan istrimu merasakan penderitaan itu seorang diri, tanpa kamu anak itu tidak akan hadir di dunia ini, hamil, melahirkan memang tugas seorang istri, tapi tugas seorang suami adalah memberi dukungan, semangat dan cinta sebesar mungkin pada istri kita, jangan hanya mau mengambil enaknya saja, terima semuanya, dan jangan pernah sekalipun marah ataupun mengeluh pada istrimu” ujar papi harry lagi.


Semua yang ada di sana terdiam mendengar ucapan papi harry.


“Ini juga nasehat kepada kalian para laki-laki, memang sekarang Rafa yang bisa merasakan sakit itu, tapi kalian lihat betapa capek dan lelahnya rafa” papi harry menjeda ucapannya, memandang king, prince, Xelo, dan dafa, “Kalian menikah pasti akan memiliki keinginan untuk punya anak, dan anak bukan hanya mendatangkan kebahagiaan, tapi akan muncul masalah di sana, para lelaki akan menyerah karena mendengar keluhan para istri, permintaan yang menurut para lelaki tidak mungkin dilakukan dan menyusahkan, dan kalian akan meninggalkan istri kalian, ingatlah prosesnya akan terus berulang, menikah Bahagia-punya anak akan Bahagia-muncul masalah akan ada pertengkaran-lalu perceraian atau perselingkuhan, kalian pikir dengan berselingkuh akan berbeda dengan kisah pernikahan kalian?” papi harry menggelengkan kepalanya dan tertawa pelan, “tetap sama, enaknya hanya di awal, tapi akan sama lagi yang kalian rasakan”.


“Mustahil sebuah rumah tangga tidak ada masalah, dan jika itu terjadi ingat kembali, bagaimana kalian mempersunting istri kalian, bagaimana istri kalian menahan kesakitan dan kelelahan selama 9 bulan lamanya, putar kembali memori itu, mampukah kalian menyakiti mereka? Mampukah kalian menghapus segala kesakitan yang sudah mereka rasakan? Papi katakan sekali lagi, pandang pasangan kalian dan bayangkan sakit yang teramat sakit dan kalian tidak bisa menahan sakit itu, tapi mereka bisa, jika kalian bisa menggantikan posisi itu baru kalian bisa melepaskan istri kalian atau berselingkuh” ucap papi harry.


Papi harry memang sengaja mengajarkan pembelajaran hidup pada anak-anaknya, agar mereka menghargai pasangan mereka.


“Kamu mengerti Rafa?” tanya papi harry.


“mengerti pi” jawab rafa dengan nafas yang masih tersengal.


“Kamu masih mau menjalankan hukuman papi atau sudah mendapatkan pelajaran dari ucapan papi?” ujar papi harry lagi.


“Rafa sudah mengerti maksud dari papi, tapi biarkan rafa menyelesaikan hukuman rafa pi, Rafa mau merasakan sakit yang istri rafa rasakan, dan jika rafa suatu hari tergoda dengan wanita lain Rafa akan mengingat sakit rafa yang sekarang pi” ujar Rafa sambil berusaha tegak kembali.


“ya sudah, papi akan menunggumu di dalam” ujar papi harry sambil melangkah masuk ke dalam rumah.


“Yang~ udah ya, kamu kecapekan itu, nanti badan kamu sakit yang~” lirih cessa yang sudah mulai terisak kecil.


Rafa melangkah pelan menuju istri cantik nya, “sana masuk, disini panas, kasian baby kita” pinta Rafa sambil menghapus air mata istrinya itu.


Cessa menggelengkan kepalanya sambil memegang tangan rafa yang ada di pipinya, “udah ya~ papi gak maksa sampai selesai” lirih cessa lagi.


“gak apa, aku bisa, untuk kamu dan baby kita aku sanggup menghadapi rintangan apapun, sana masuk dulu, aku akan menyusul setelah menyelesaikan semuanya” ucap Rafa lagi dengan lembut.


Cessa kembali menggelengkan kepalanya, “gak mau aku mau menunggumu”.


Cessa akhirnya mengalah dan ikut masuk ke dalam rumah, sementara king dan Prince masih terdiam di sana, saat rafa mulai berjalan mengelilingi taman, kedua pria itu mulai memapah Rafa di samping kiri dan kanan.


“kita jalan bersama, aku ingin merasakan apa yang kamu rasakan” ujar king.


“aku akan menikah dan akan menghadapi masa depan yang berliku-liku dan ucapan papi membuatku takut pada diriku, jika seandainya aku tidak bisa menghargai penderitaan istriku” ujar Prince.


Ketiga pria itu mulai berjalan mengelilingi taman tanpa perintah dari papi harry, bukan hanya ketiga orang itu Dafa dan Xelo juga ikut berlari dibelakang mereka.


...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...


Sekitar 2 jam kelima pria itu terduduk dilantai dengan nafas yang tersengal-sengal, yang lebih parah adalah rafa, karena dia membawa beban buah semangka pada perutnya.


“Bagaimana melelahkan?” tanya papi harry dengan tawa kecil.


“Sangat pi” jawab king dengan nafas tersengal.


“masih mau menyakiti istri kalian kelak?” tanya papi lagi.


Kelimanya dengan cepat menggelengkan kepala.


“Jangan pernah menghianati atau menyakiti hati istri kalian, kalian memang kepala rumah tangga berhak meminta apapun pada istri kalian, perintah kalian adalah mutlak bagi mereka, tapi hargai dia jangan pernah sakiti dia, kita meminta mereka untuk hidup bersama kita bukan untuk dijadikan babu atau pembantu, tapi jadikan dia ratu di dalam hidupmu, limpahkan dia dengan seluruh kasih sayang yang kamu punya, dan jangan pernah sekalipun melirik wanita lain, rumput tetangga memang lebih hijau, tapi tidak tau saja kalian jika kalian berpindah hati, maka kalian akan kehilangan berlian yang telah susah payah kalian dapatkan, kalian hanya mendapatkan rumput yang tidak berharga sedikitpun, ingat sakit yang kalian rasakan sekarang, jika kalian memiliki sedikit saja niat untuk menyakiti istri kalian, maka kalian akan menghilangkan niat itu” jelas papi harry lagi.


“Sekarang mandi dulu sana, baru kumpul disini lagi” perintah papi harry.


Para wanita dari pasangan mereka langsung mendekat kearah pria mereka masing-masing. Memapah pria mereka menuju kamar.


“juli, devi!” panggil papi harry saat mereka mau memapah pasangan mereka. “kalian hanya mengantarkan sampai ke depan pintu kamar, jangan masuk, karena kalian belum sah suami istri” ucap papi harry.


Juli dan devi mengangguk mengerti, Juli mengantar prince menuju kamarnya sementara Xelo dna dafa di kamar tamu yang kebetulan memang ada banyak.


... 🌜🌥🌥🌥🌥🌛...


💃 author : "aku padamu papi harry, I love youu!" 😂😂😂😂


Siapa yang disini jatuh cinta dengan papi harry juga 🤣🤣🤣


bonus pict


Papi harry yang menjadikan mami dona ratu di hidupnya.