
“Anak itu terdaftar dalam kartu keluarga kami sebagai putri kami, dan kami bisa menuntuk putra anda karena telah membawa pergi putri kami!” Teriak mami nya ana dia mendekat bersama dengan putrinya Ana. “kalian tidak memiliki hubungan apapun tidak bisa menuntut kami!” lanjut mami ana lagi, dia tidak mau melihat suaminya kalah dalam berbicara sedikit saja.
“Ahhh, tuntutan lagi, ada hukum juga yang mengatakan jika anak berumur 17 tahun bisa lepas dari orang tua nya, silahkan saja jika kalian mau menuntut kami” Ucap papi harry penuh percaya diri.
“Ellen! Cepat kemari! Kamu harus mengikuti kami untuk pulang!” teriak mami nya ana sekali lagi dengan nada yang tinggi.
“bapak dan ibu, sepertinya ada pengajaran yang salah pada Pendidikan yang kalian berikan, apakah kalian membuat putri kalian membenci kalian? Jika dia tidak mau kembali pada kalian, berarti kami tidak menculik” ujar papi Harry sekali lagi.
“Ellen! Kembali sekarang! Atau akan papi jual kebun buah milik bunda kamu!” pekik papi nya ana.
Tangan ellena yang memegang jas Xelo sedikit bergetar, gadis itu molotot dan terdiam di tempatnya, Hanya satu alasan Ellen bertahan di rumah yang penuh siksaan itu, dia ingin mengambil kebun buah milik ibunya, selain pengusaha sawit, ibu ellen juga mempunyai kebun buah yang di Kelola oleh sahabat ibunya, tapi surat tanah kebun itu saat ini ada ditangan papinya ana jadi ellen tidak bisa melakukan apapun.
Papi ana bilang jika dia mau bertahan di rumah itu, maka kebun buah akan dikembalikan ke tangan Ellena, padahal itu semua hanya akal-akalan papinya ana, pria tua itu sebenarnya hanya pengurus sementara dari kekayaan yang Ellena miliki, dia bisa mengambil semua kekeyaan itu jika ellen menandatangani surat pemindahan kekuasaan saat dia sudah menikah, makanya Ellen semakin cepat dinikahkan selain karena perusahaan membutuhkan dana, itu juga alasan agar harta kekayaan ellena jatuh ketangan mereka sepenuhnya.
“A-a__” ellen hendak mengatakan ambil saja buat kalian, gadis itu sudah menyerah dengan kenangan nya bersama sang bunda di kebun buah itu, tapi bibir gadis itu kelu untuk melanjutkan ucapannya.
“Wahhh, anda ingin menjual kebun buah ? jual saja pada saya” ujar papi harry dengan senyum mempesonanya, bahkan maminya ana sempat terdiam karena terpana dengan senyuman papi harry.
“Tidak akan! Saya tidak akan menjual itu pada anda!” tolak papi ana dengan cepat.
Papi harri tertawa keras , “tadi katanya anda mau menjual kebun buah, jadi saya berbaik hati membelinya ini untuk mahar pernikahan putra saya” ujar papi harry sambil mengedipkan matanya pada ellena.
“Tidak akan tuan Harry, saya Anto tidak akan mau menjual kebun buah itu pada anda!” tegas papinya ana.
Sekali lagi papi harri tertawa, “kalau untuk 10 milyar masih belum cukup untuk membeli kebun itu?”
“PAPI!” teriak ellena sambil menggelengkan kepalanya cepat. Dia tidak ingin papi harry melakukan itu padanya, uang segitu sangatlah banyak sedangkan kebunya tidak seharga segitu.
“tenang lah Ellena, papi sanggup membayarnya” ujar papi harry.
“hahahha” gentian papi Ana yang tertawa, pria Bernama anto itu tidak percaya papi harry mau mengeluarkan uang sangat banyak hanya untuk mahar mendapatkan ellena. “anda tidak akan mampu tuan!” sambungnya.
“Oh ya?” papi harry sedikit menaikan alisnya, “uang segitu kecil bagi saya tuan anto, saya tinggal merentangkan tangan saya lalu tangan kiri dan kanan saya akan muncul cek senilai 10 milyar, bukan begitu boys?” tanya Papi harry pada Rafa yang ada di kanan dan king berada dikiri papi harri.
Kedua pria itu sama sama mengeluarkan kartu Gold ditangan papi harry.
“nah liat saya dapatkan? Kalau butuh cek bisa, tapi saya keluar tidak pernah membawa cek, jadi uang 10 milyar sangat kecil bagi saya, jadi bagaimana tuan anto? Apakah anda bersedia?” tanya papi harry sekali lagi.
Papinya ana terdiam sambil melihat dua kartu GOLD card yang ada ditangan papi Harri.
“10 milyar pertama ….” Ujar papi harru mulai menghitung.
“10, ahhh kalau saya menghitung sampai ketiga, maka saya akan batalkan 10 milyarnya, dan saya akan cari kebun buah orang lain” ujar pappi harry memberikan ancaman. “Sepu__”
“Tuan Harry yang terhormat, kenapa anda mau dengan anak terkutuk itu? Dia adalah pembawa kutukan, semua orang yang ada didekatnya akan mati, lihat saja dia tidak mempunyai ibu dan ayah” potong papinya ana.
“Kutukan?” papi harry melihat kearah Ellena lalu kembali pada papinya ana. “kalau begitu kenapa anda tidak mati juga? Bukankan anda hidup bersama dia juga?” kekeh papi harry.
“tuan, bagaimana jika anda meminang putri saya yang satunya lagi, wanita itu sadah memiliki calon suami, dia sudah memberikan mahar yang banyak pada saya, jadi dia sudah ada yang punya tuan” Papinya ana masih tidak mau kehilangan kesempatan emas menjadikan putrinya sebagai menantu dari keluarga kaya.
“hmmm” papi harry melipat kedua tangannya di perut. “emang apa kelebihannya?”
Pria Bernama anto itu tersenyum senang, merasa papi harry tertarik dengan tawarannya setelah dia menarik tangan anak perempunyannya mendekat pada papi harry.
“Tuan lihat sendiri, bagaimana kecantikanputri saya, wanita Bernama ellen itu mirip seperti pengemis, tidak pantas berada di dalam keluarga bangsawan seperti tuan”
“Tuan anto, bisa kah anda melihat disana” papi harry menunjuk istri tercintanya, “wanita berbaju biru itu adalah istri saya, cantik bukan? Selain cantik dia memberikan saya putra dan putri yang sangat tampan dan cantik, lihat wanita disebelah kirinya itu adalah putri saya, kecantikannya melebihi kecantikan putri anda, dan lihat wanita sebelah kirinya itu adalah menantu pertama saya, dia tidak hanya cantik tapi sangat jago memasak dan mempunyai usaha dibidang kuliner, lihat wanita disebelah putri saya, dia menantu kedua saya, walau tidak pandai memasak, hanya duduk diam bermain sebentar dia mampu menghasilkan milyaran rupiah kepada saya, jadi kelebihan putri anda tidak ada, saya tanya sekali lagi apa kelebihan yang putri anda miliki sehingga bisa berjajar dengan ratu dan putri dalam keluargaku?” sindir papi harry.
“Di-dia pintar tuan, dia cepat tanggap dalam melakukan apa saja” jawab papi ana ragu.
“Pintar, ini menantu saya juga, dia juara umum disekolah yang sama dengan putri anda, jadi apa lagi yang bisa anda banggakan? Putri anda sama sekali tidak berharga di dalam keluargaku, justru putri yang kalian anggap pembantu dan barang jual beli lah yang sangat berharga dan dapat masuk ke dalam keluargaku” ujar papi Harry.
“Pi!” King menyenggol tangan papi harry memperlihatkan jam ditangannya.
“oh ya ampun tuan anto, sepertinya kita tidak bisa berdebat sekarang, saya masih banyak urusan”
“Tidak bisa! Kembalikan putri saya!” pekik papi ana.
“Cessa bawa Ellena pergi” perintah papi harry.
Cessa segera berjalan dan menarik tangan Ellena untuk pergi dari sana.
“Pi~” panggil rafa.
“pergilah, papi yang akan urus disini, kau juga Xelo, pergi duluan bersama rafa” perinta papi harry.
“papi terima kasih” ucap Xelo sebelum pergi.
“jadi tuan ada lagi yang mau anda katakan?” tanya papi harry.
...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...