
Xelo berjalan keluar berbarengan dengan Rafa, cessa, king dan fajri sementara Queen kembali kedapur karena restorannya masih belum tutup.
“nanti kirimkan saja nama-nama wanitayang pernah berhubungan dengan pria itu aku akan mencarinya segera” ujar Xelo pada king sambil berjalan menuju mobilnya.
“awaaaassss oommmm!” teriak seseorang dari jauh, namun karena Xelo fokus berbicara pada King dan Fajri jadi dia tidak mendengar teriakan dan akhirnya terjadilah tubrukkan.
‘BRAKK’ Xelo terjatuh dan ada seseorang yang menimpanya, “manis dan kenyal” batin Xelo, pria itu membuka matanya , betapa terkejutnya xelo mata seseorang berhadapan dengan matanya.
“Yahhh ommm! Ini first kiss aku! Udah aku bilang awas om masih aja tegak di tengah jalan!” omel gadis manis yang sedang menduduki tubuh Xelo yang sedang berbaring.
Xelo mengerjab beberapa saat, bukannya kebalik? Harusnya dia yang marah, karena dia yang ditabrak secara tiba-tiba. “biasakah__” xelo tidak dapat melanjutkan ucapannya lagi karena gadis yang tadi mendudukinya sudah berdiri dan berlari meninggalkannya.
“Ommm! Nanti kalau ketemu lagi omm harus tanggung jawab!!!” teriak gadis manis itu sambil berlari kencang, tidak lama gadis itu berlari ada beberapa pria berpakaian serba hitam melewati mereka.
“NONA! Tolong berhenti!” teriak salah satu pria berpakaian hitam. Teriakan itu tidak mampu menghentikan si gadis manis untuk berlari.
‘Prok prok prok’ cessa dan rafa sama-sama bertepuk tangan.
“kenapa kalian berdua bertepuk tangan” tanya Xelo sambil berdiri dan membersihkan bajunya yang kotor.
“bang xelo resmi menikah sebentar lagi” jawab cessa masih bertepuk tangan.
“menikah??” beo Xelo.
“bang ucapan itu adalah doa loh, cessa menikah sama Rafa karena gak sengaja berucap ‘bakal langsung nikah gak mau pacaran’ dan sekarang ini hasil ucapan cessa, jadi lakuin dong ucapan abang di dalam restoran tadi” cessa berkata sambil menaik turunkan alisnya.
“Yang mana?” xelo masih belum menyambung dengan perkataan cessa.
“Lahh tadi katanya, bakal langsung nikahi orang yang mengambil ciuman pertama abang” sindir Rafa, “bukan rafa sama cessa ajaloh saksinya” tambah Rafa lagi.
King dan Fajri sama-sama mengangkat sebelah tangan mereka, “kami juga saksi” ucap keduanya serentak.
“tapi itu masih bocah!” jawab Xelo cepat, begitu dia sadar apa yang sudah di maksud oleh Cessa dan rafa.
“bocah-bocah gitu tetap cewek bang, ucapan abang udah diaminkan oleh malaikat yang lewat loh, makanya langsung dicarikan jodoh” kata cessa, tawa gadis itu sudah tidak dapat ditahan lagi, melihat wajah bloon Xelo.
“Gimana caranya? Nama dan alamatnya aja kagak tau” balas Xelo.
“Tanggung jawab loh xel, tu anak bilang itu ciuman pertama dia dan dia juga minta tanggung jawab tadi” king ikut mengompori.
“Aku pengacara loh, kitab isa ambil cctv disini buat melihat wajahnya dan mencari informasinya berdasarkan wajah gadis itu” fajri ternyata juga ikutan.
“ahhhhkkk! Gak perlu” xelo sudah berbalik badan meninggalkan teman-temannya yang menertawakan dirinya.
‘Brak’ dengan kuat xelo langsung menutup pintu mobilnya, begitu berada dalam mobil xelo memegang bibirnya, “kenapa gue keceplosan seperti tadi, apa memang benar yang dikatakan Cessa” gumam pria itu pada dirinya sendiri.
...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...
“Assalamualaikum mi, pi” salam Queen dan king begitu melihat kedua orang tua king yang sedang menonton televisi.
“Waalaikum salam, kok baru pulang sayang?” tanya mami dona.
“maaf mi tadi di restoran sibuk banget pelanggan terlalu banyak, jadi gak bisa pulang cepat, maaf mami sama papi jadi jagain darel dan farel” ujar Queen.
Mami dona menggelengkan kepalanya, “gak apa kami malah senang bisa bermain dengan cucu kami, sini kalian berdua duduk dulu, ada yang mau mami dan papi bicarakan”.
Queen dan King segera duduk menuruti permintaan mami dona.
“mana darel dan farel ma?” tanya king.
“mereka sudah tidur lah, tadi mereka asik bermain dan kecapekan jadi langsung tidur” jawab mami dona.
Papi harri dan mami dona saling menatap lalu kembali menatap kedua anaknya itu, “tadi maura dan mami nya datang kesini..” papi harri sengaja menggantung ucapannya mau melihat bagaimana reaksi Queen jika mengetahui itu.
Queen terlihat melotot dan ketakutan itulah reaksi yang dapat papi harri tangkap dari Queen.
“Pi, mi, apapun yang dikatakan maura dan mami nya jangan pernah percaya, Queen tidak seperti yang mereka katakan, kedua orang itu sengaja berbohong agar kalian membenci Queen” king berkata cepat, dia tidak mau kedua orang tuanya membenci Queen karena takut mami dona dan papi harri terkena hasutan kedua manusia ular itu.
“hahahhahaha” bukannya marah papi dan mami malah tertawa. “apa sih yang kalian takutkan, mami dan papi bukan orang yang mudah di kibuli, kamu pikir mami dan papi ini bodoh? Tidak semudah itu menghancurkan kepercayaan kami pada Queen” ujar mami dona di sela tawanya.
“syukurlah” king mengelus dadanya merasa sedikit tenang, “lalu, apa yang mami dan papi mau bicarakan?” sambung king lagi.
“papi sama mami Cuma mau ngasih tau kedua wanita ular itu datang kesini ingin minta darel dan farel, tapi mami dan papi menolaknya, lalu dia juga mau minta tinggal disini biar bisa bertemu dengan darel dan farel_” ucapan papi harri terhenti karena king memotong ucapannya.
“lalu mami dan papi jawab apa?” desak king.
“jangan dipotong bang, papi tadi mau jelaskan” gerutu papi harri.
“iya maaf pi, king penasaran ini, jadi papi sama mami jawab apa?”
“ya mami tolak dong, orang si mami nya maura itu liatin papi kamu kayak wanita kelaparan gitu, dia pikir mami gak liat percikan cinta pada mata mami nya itu” jawab mami dona kesal.
King mengangguk mengerti, seperti yang fajri katakan, memang benar yang di perkirakan oleh fajri tapi king tidak menyangka papi harri juga ikutan menjadi sasaran.
“mami, papi, maafkan Queen ya, atas sikap mami tiri dan kakak tiri Queen” ujar Queen lirih.
“ya ampun sayang, kenapa kamu yang minta maaf, harusnya mereka itu yang minta maaf udah buat hidup kamu gak tenang dan menyedihkan, mami dan papi gak akan pernah percaya denga napa yang mereka katakan, jadi kamu jangan berkecil hati” ucap mami dona cepat agar Queen tenang dan tidak merasa bersalah.
“jadi apa yang sudah kamu persiapkan king, jika kedua orang itu menuntuk hak mereka” tanya papi harri.
“papi dan mami tenang aja, king sudah siapkan pengacara buat jaga-jaga, dan ternyata semua tebakan pengacara king benar, mereka bukan mengincar si kembar lagi, tapi lebih mengincar kita pi” ungkap king.
“maksud kamu mereka mau mendapatkan salah satu dari kita?” ulang papi harri.
“iya pi, karena mereka sudah melihat rumah besar ini dan mereka sudah tau tentang kekayaan kita, pastinya mereka lebih memilih menggoda kita” jelas king sekali lagi.
“jangan tergoda” ancam mami dona.
“ampun sayang gak bakal, udah punya istri cantik dan bohai gini, gak berani papi cari yang lain, takut gak kuat” kekeh papi harri.
“gak kuat apanya?” selidik mami dona dengan mata memicing.
“gak kuat nafkahinya sayang, jangan berpikiran negative dulu” guaru papi harri lagi.
...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...
bonus pict :
Arxelo
?masih rahasia?
ketika mereka bersama