Unplanned Wedding

Unplanned Wedding
99. Si kembar



Hari pertama setelah Prince, Dafa dan Juli live bermain game dan pengumuman dari king corporation tentang mereka yang di sponsori oleh perusahaan itu, sekolah menjadi gempar karena ini pertama kali nya di sekolah mereka ada pro gamer.


Juli, dafa dan prince sampai pusing didatangi oleh teman-teman mereka.


“Lo ikutan juga fa?” tanya salah satu murid pada Rafa.


“gue Cuma cadangan aja” jawab Rafa, dia memang sengaja mengatakan dia cadangan karena ada kemungkinan besar dia akan masuk kedalam video teman-temannya, jika hal itu terjadi mereka akan bertanya siapakah rafa? Kenapa dia bisa ada disana sementara yang di sponsori Cuma tiga orang.


“wahhh enak, gue juga pengen kerja Cuma main tapi bisa dapat uang” komentar salah satu teman mereka.


“enak sih enak tapi beban kami bertambah” protes Dafa, dia tidak mau orang-orang menganggap kerjaannya sangat mudah.


“Daf, bisa gak kami main ke basecamp kalian, siapa tau kami bisa diundang juga untuk bermain disana” komentar teman mereka yang lain.


“Maaf, tapi disana sangat privasi, tidak boleh sembarangan membawa orang, karena pemilik perusahaan yang masih tidak mau menunjukkan wajahnya” tolak prince dengan halus.


Sudah diketahui public bahwa youtuber King A.R adalah pemilik perusahaan King Corporation,dan sampai sekarang public belum tau bagaimana wajah King A.R.


“Jadi kalian ketemu pemiliknya langsung? Apa dia lepas topeng? Benar gak dia ada hubungan dengan Queen A.R?” pertanyaan beruntun langsung dilayangkan begitu membahar sosok misterius King A.R dan Quenn A.R.


“hmmm… rahasia” jawab prince sambil tertawa jahil.


“ihh prince gak asik, ayolah kasih tau satu aja, apa benar mereka tidak punya hubungan dan hanya berteman?” rengek mereka karena sangat penasaran King A.R dan Queen A.R hanya mengatakan mereka saling mengenal dan berteman baik.


“Baiklah, aslinya mereka ada hubungan, mereka pasangan suami istri” jawab prince.


“APA!!!” pekik teman-teman sekelas prince. “gak mungkin! mereka masih umur 17 tahun, gak mungkin sudah menikah!”pekik mereka lagi tidak terima dengan jawaban Prince.


“Nah tadi katanya penasaran, sekali aku kasih tau gak mau percaya, ya terserah mau percaya atau tidak” ujar prince dengan sangat santai.


Perkumpulan itu bubar saat guru kelas mereka sudah masuk, prince tertawa melihat muka teman-temannya yang kecewa dengan jawaban yang keluar dari mulutnya.


...🌜🌞🌞🌞🌞🌛...


Rafa menarik cessa yang hendak pergi keluar dari kamar nya, saat ini kedua orang itu sedang ada di basecamp, Rafa sudah berjanji akan mengajari mereka beberapa pelajaran tentang game pada mereka. Begitu juga dengan cessa.


“Kenapa sih fa, mau main gulat?” tanya cessa blak-blakkan.


“Bukan itu, tapi kamu sudah bisa main gulat?”mendengar kata itu Rafa langsung semangat 45.


Cessa menhela nafas panjang, “ini masih sore, nanti aja main gulatnya, bukannya kita janji mau ngajarin mereka bermain?” tanya cessa.


“Iya aku yang janji, kamu dikamar aja istirahat, baru juga sembuh udah mau ngajarin orang” ujar Rafa.


“Aku udah gak apa, lagian bosan disini aja fa” keluh cessa.


“Dengarin suami gak? Atau sana bantuin abang king dekati wanita yang dia sukai, kamu taukan restoran kakak itu, pesankan makanan disana buat makan malam kita semua, kalau mau ajak aja si kembar main ke sini, siapa tau si kembar suka bermain game” Sebenarnya Rafa bukannya tidak mau cessa mengajarkan teman-temannya, dia hanya tidak mau istrinya banyak didekati oleh pria, secara tidak langsung Rafa menyatakan kalau dia cemburu melihat istrinya dikerumuni pria walaupun itu adalah teman-temannya.


“emang belum ada niat mau beli makanan apa?” cessa yang tidak tau maksud dari suaminya hanya mengikuti perkataan Rafa.


“belum, sana pergi pesan” rafa menyerahkan kunci mobil pada cessa,”hati-hati dijalan ya” lanjutnya sambil mengelus puncak kepala cessa.


“Ya udah, pesan makanan apa aja?” tanya cessa.


“Apa aja kamu aja yang pilih” ucap rafa.


.


Mengikuti permintaan Rafa, cessa segera mengendarai mobil menuju restoran tempat wanita pujaan King.


“hai ganteng- gantengnya kakak, mana mommy kalian” sapa Cessa pada dua orang pria berwajah sama didepannya.


Cessa dibawa menuju dapur disana cessa melihat ada wanita cantik yang sedang asik memasak, memang saat ini restoran itu terlihat ramai.


“itu mommy” tunjuk kedua bocah kembar itu.


“Baiklah kita tunggu mommy disini ya” ucap cessa.


.


“kalian berdua suka bermain game tidak?” tanya cessa.


“Suka dong!” jawab keduanya serentak.


“mau ikut kakak ke tempat bermain game tidak?” tawar cessa.


“Mau!!” seru keduanya bersemangat.


“jangan cess, mereka jadi suka main aja kerjanya kalau sudah di kasih game” suara lembut ituberasal dari belakang punggung cessa.


“ehh kak Queen, udah siap masaknya kak?” tanya cessa.


“udah, tadi Cuma buat bumbu masaknya aja, sisanya tinggal dibuat sama koki yang ada disini” jawab queen.


Kedua kembari itu menatap mommy nya dengan wajah cemberut. “mom, boleh ya kami ikut kak princess, kami bosan di restoran terus”


“gak boleh, kalian nanti kerjanya Cuma main aja” tolak queen.


“Ayolah mom, Darel janji bakal belajar kok” rengek Darel sambil memegangi kaki Queen.


Cessa menatap kedua kembar itu, darel dan Farel. “Sesekali gak apa lah kak, lagian cessa sepi di sana, gak ada teman main, orang-orang pada sibuk main game, dan gak ada yang bisa cessa ajak main” cessa membantu duo kembar itu memohon pada Queen.


Queen menatap kedua anaknya lalu menghela nafas panjang. “baiklah, tapi hanya sesekali, ngomong-ngomong kenapa kamu disini?” tanya Queen.


Cessa menepuk jidatnya karena dia lupa memesan makanan disitu karena keasikkan bermain dengan darel dan Farel.


“Hampir cessa lupa, kak ikut cessa ya ke basecamp cessa, kalau pesan sekarang pasti gak sempat untuk makan malam, anak-anak di basecamp pasti kelaparan, jadi ikut cessa ya bantu cessa masak di basecamp” pinta cessa dengan wajah memelas.


Queen menatap mata cessa dengan lama, akhirnya wanita itu mengangguk, “baiklah, ayo”


“pakai mobil cessa aja kak, nanti pulangnya diantar suami cessa aja” ucap cessa cepat saat Queen hendak mengambil kunci mobilnya.


“suami? Kamu udah nikah cess? Jangan bilang?” Queen menatap perut cessa yang datar.


Melihat itu cessa terkekeh sambil memegangi perutnya, “belum ada isinya kak, cessa masih sekolah jadi belum mau hamil dulu” kekeh cessa, “ayo, cessa ceritakan dijalan, biar kakak ngerti”


“baiklah kakak kasih intruksi sama pegawai kakak dulu, kamu kemobil dengan anak-anak aja, nanti kakak nyusul” ucap Queen.


“Oke kak, cessa duluan ke mobil” jawab cessa. Dalam perjalanan gadis itu mengambil ponselnya untuk menghubungi abang tersayang.


📲“assalamualaikum, kenapa dek?” jawab king


📲“waalaikum salam bang, Anak-anak lo gue culik ke basecamp, kalau mau ambil mereka datang ya ke basecamp” cessa langsung mematikan ponselnya tanya menunggu jawaban King.


“kak princess ngomong sama siapa?” Tanya farel.


“hmmm, farel dan Darel mau punya daddy gak?” cessa mulai melancarkan aksinya kembali.


...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...