
Xelo menatap takjub istrinya yang saat ini terbaring dibawahnya. “aku benaran boleh melakukannya kan?” tanya Xelo sekali lagi, dia sudah sama dengan ellena tidak mengenakan apapun, tapi pria itu berusaha menahan Hasrat dirinya, walau sang ular piton sudah berdenyut memaksa ingin masuk ke dalam sangkarnya.
Ellena menatap mata Xelo dan menggigit bibir bagian bawahnya, sebenarnya dia juga sudah terangsang dan sangat ingin melakukan hal yang selama ini membuat dia penasaran, gadis ini sangat suka membaca novel, dan hayalannya selalu terlalu tinggi mengenai hubungan suami istri diatas ranjang, dan gadis itu sangat penasaran ingin merasakan apa yang di gambarkan di sana.
“aku tau bibirmu sangat lezat, tapi biarkan itu aku yang menyantapnya” kata Xelo sambil memberikan kecupan pelan pada bibir Ellena. “jadi katakan, apa kamu bersedia memberikan hak ku sebagai suami?” ucap Xelo sekali lagi memastikan Ellena tidak akan menyesal saat dia akan melakukan hubungan badan dengan istri kecilnya itu.
“A-aku ta-takut hamil mas” ellena langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan.
Xelo tersenyum kecil dan memberikan ciuman pada bahu Ellena yang sudah tidak tertutupi apapun. “Aku bisa mengeluarkannya di luar atau memakai pengaman” Xelo ingat sebelum masuk ke dalam kamar papi harry mengantongi beberapa bungkus pengaman ke dalam saku Jas yang dia kenakan.
Dalam hati Xelo bersorak senang mendapat dukungan dari orang tua angkatnya itu.
“ba-baiklah” ucap Ellena pasrah, dia membiarkan Xelo melakukan keinginan yang sejak tadi Xelo harapkan. Mendapatkan lampu hijau, Xelo segera mencium bibir istrinya itu, kedua pasangan pasutri itu mulai bermain di atas ranjang yang sudah dihias dengan kelopak bunga mawar.
...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...
King menutup pintu kamar kedua putra nya dengan pelan, kedua putra kembar King memang tidur di kamar yang terpisah dari dirinya, tapi bersebelahan jadi jika terjadi sesuatu King bisa langsung berlari menuju kedua putra kembarnya.
King langsung mengunci pintu kamarnya begitu masuk ke dalam kamar tidur dia dan Queen.
King duduk disebelah istrinya yang sudah tertidur, mungkin Queen baru saja tertidur. King yang sudah diliputi nafsu memberikan beberapa ciuman pada wajah istrinya agar wanita hamil itu membuka matanya.
“eeunnggghh” lenguh Queen, mata wanita hamil itu terbuka sedikit, dan langsung bertatapan dengan mata King.
“kenapa mas?” tanya Queen dengan sedikit serah khas orang yang baru bangun tidur.
“gak ada pengen cium aja” kekeh King, padahal dia ingin meminta jatahnya sekarang, maka king terus melirik pada baju Queen yang tidak terkancing, dan sekarang malah menampakkan buah melon kesukaan King, buah melon itu sedikit menyembul keluar menampakkan ujungnya yang berwarna pink pekat.
“Mas~ kenapa sih?” lirih Queen lagi berusaha membuka matanya tapi belum bisa.
“Yang kamu gak ngidam gitu?” tanya king sedikit memberikan desakkan pada Queen untuk mengidam di tengah malam.
“Hmmm? Ngidam? Aku gak lapar mas” ujar Queen.
King memberikan kecupan sebentar pada bibir Queen, “Tapi aku yang ngidam ditengah mala mini sayang” ucap king, pria itu terus saja mengelus pipi Queen dengan lembut serta menatap istri cantiknya itu dengan senyum jahilnya.
“mas ngidam apaan sih? Ini tengah malam loh, sana minta prince atau siapapun untuk kabulkan” kata queen sambil berbalik badan dan memungungi suami tampannya itu.
King menjalankan tangannya masuk ke dalam baju tidur Queen dan memberikan sedikit remasan pada melon kembar Queen, sontak apa yang barusan king lakukan membuat mata Queen langsung terbuka sempurna gadis itu berbalik dan duduk menghadap suami tampannya.
‘Cup’ King malah mendorong sambil mencium Queen hingga kini gadis itu berada dibawah kungkungannya.
“Yang bisa mengabulkan ngidamku Cuma kamu sayang, aku ngidam pengen jenguk bayi kembar kita” ujar King. Ya, anak yang di kandung oleh Queen mendapat gen kembar yang berasal dari papi harry, tentu saja semua orang sangat senang dengan kelahiran kembar, King sangat berharap dia mendapatkan sepasang seperti Prince dan Princessa adiknya, semua itu bukan karena King menginginkan pewaris.
Tapi kedua putra kembarnya, menginginkan adik yang berbeda, Farel ingin adik Cowok sedangkan Darel ingin adik Cewek, doa setiap malam kedua utra kembarnya adalah lahir adik cowok dan cewek, sehinga mereka bisa bermain dan melindungi orang yang mereka sayangi.
“King tidak pernah menganggap kedua putra kembarnya sebagai anak tiri, anak angkat atau apapun, bagi King cukup keduanya terdaftar di dalam kartu keluarganya maka keduanya terdaftar sebagai keluarga King, dan menjadi anak sah nya.
“hhmmm~” Queen mulai mend*s*h ketika tangan King yang mulai aktif bergerak memberikan sentuhan dan remasan pada setiap bagian sensitive Queen.
“Mas~ sekarang cepat” pinta Queen pada suami nya itu, dia sudah tidak tahan untuk menerima pisang raja milik king.
“Pelan-pelan mas” lenguh Queen begitu King menaik turunkan temponya sedikit cepat.
“Iya sayang” jawab king sambil memperlambar temponya. Pria itu bersorak girang begitu istrinya sudah mulai ikut dalam permainan yang king buat, kamar itu kedap suara, dan suasana malam itu terasa seperti malam pertama mereka di bali, hanya bedanya dulu di hotel sedangkan sekarang mereka melakukannya di villa.
King terbaring setelah mendapatkan pelapasan pertama bersama istrinya.
Beberapa saat kemudian Queen yang sudah sepenuhnya terbangun, memegang pisang Raja yang sedikit terkulai, tapi begitu tangan halus itu memberikan rangsangan, sang pisang raja kembali on.
King tertawa kecil melihat wajah Queen yang melongo melihat pisang raja kembali berdiri tegak.
“harus tanggung jawab sayang” ujar king disertai tawanya.
“gak sengaja pegang kok bisa langsung on sih mas”
King terkekeh, “tangan kamu ada listriknya sayang, sekarang harus tanggung jawab, kita akan melakukan ini sampai pagi” ujar king yang kini kembali mengukung tubuh istrinya di ranjang.
...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...
Seperti pasangan cessa dan rafa, pasangan Ellena dan Xelo, serta pasangan king dan Queen, papi harry juga tidak mau mengalah dengan para anak muda itu, sejak masuk ke dalam kamar pria dengan sejuta pesona itu mulai menggoda istrinya dengan memberikan pijatan yang berubah menjadi isapan dan berakhir pergulatan panas di dalam kamar.
Sedangkan prince yang berada dalam kamar bersebelahan dengan King serta cessa hanya bisa menutup telinganya dengan earphone yang di bunyikan dengan keras, memang tidak terlalu terdengar suara kiri dan kanannya, tapi tadi prince yang keluar kamar ingin mengambil minuman iseng menempelkan kuping di pintu kamar cessa, alhasil pria itu merutuki rasa penasaran yang ingin dia ketahui dari suara-suara aneh yang sedikit terdengar, mungkin kamar cessa tidak ada system kedap suara seperti kamar king dan Queen, atau telinga Prince yang terlalu tajam untuk mendengar suara-suara yang menggoyahkan iman itu
...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...