
Melihat maura yang sudah kehabisan kata-kata pengacara maura langsung menyela, “instrupsi pak hakim, pengacara pihak penggugat terlalu memaksakan alibinya pada klien saya”.
Fajri langsung mengangkat tangannya, “baiklah, saya tidak hanya memberikan alibi, pak hakim dan juri semuanya izinkan saya memberikan bukti pada pak hakim, bukti yang bisa mengingatkan pada ibu dona tentang 2 tahun yang dia lalui dalam mencari nafkah” ujar fajri.
“dipersilahkan” jawab hakim.
Asisten fajri maju dan membawakan beberapa bukti yang dia dapatkan semuanya berkat bantuan dari Rafa, bukti dengan mudah dikumpulkan fajri untuk memenangkan persidangan. Bukan hanya dokumen tapi juga ada rekaman video yang sudah lama didapatkan oleh rafa dan diberikan pada fajri.
“ibu maura, apakah anda ingat apa yang anda lakukan saat pertama kali anda keluar dari rumah anda?” tanya fajri.
“Sa-saya hanya merantau untuk mencari nafkah untuk putra-putra saya” jawab maura ragu.
Fajri tersenyum sinis, “sepertinya anda lupa, baik saya akan mengingatkan, silahkan” fajri menyuruh asistennya untuk menyalakan video singkat yang menampilkan wajah maura, “Wahh, di video itu tertulis tahunnya dan jam serta tanggal, anda masuk ke hotel bersama seorang pria begitu keluar dari rumah anda dan menitipkan anak-anak anda? Apakah anda ingat ibu maura?” sindir Fajri.
“Intrupsi pak hakim, pengacara tergugat terlalu mengada-ada, bisa saja itu bukan ibu maura tapi orang lain yang hampir mirip dengan ibu maura, karena klien saya sedang berada diluar kota untuk mengadu nasib” pengacara maura kembali membantah.
“baik, bisakah pengacara tergugat memberikan video yang lebih jelas?” tanya hakim didepan.
“baik pak hakim, next” fajri memerintahkan asistennya untuk melanjutkan video yang telah mereka kumpulkan.
“ahh~ ahh~” tampil wajah jelas maura yang sedang mendesah, tentu saja badannya sudah di blur, dan sidang itu tidak banyak penonton hanya juri dan beberapa orang pihak penggugat dan tergugat.
“Stop!” video berhenti dan menampilkan wajah jelas maura, serta tampak terlihat jelas tato mawar yang ada di dekat dada maura, itu adalah video yang direkam oleh salah satu klien maura, dan fajri juga sudah meminta izin pada hakim serta juri sebelum menampilkan video itu.
“dengan siapa anda dihotel tanggal XX? Apa sebenarnya pekerjaan anda?” sindir fajri kembali.
Fajri begitu puas pada kliennya kali ini karena bisa mengumpulkan bukti yang sangat sulit di dapat dan mencari orang-orang yang sulit ditemukan. Video itu tersimpan pada file pria yang merekam, dan rafa berhasil menghack ponselnya untuk mendapatkan rekaman yang ada, itu adalah koleksi pribadi pihak pria. Fajri salut pada menantu keluarga bagaskara yang memiliki otak yang sangat cerdas dalam mencari bukti.
Tentu saja fajri berbohong mendapatkan video itu dari pihak pria yang merekam, karena itu adalah tindakan ilegal, jadi fajri hanya mengatakan hal bohong itu, sebagai pengacara tindakannya memang salah, tapi dia akan menyampaikan bukti itu agar kemenangan semakin tinggi berada pada pihaknya.
“Intrupsi pak hakim, bisa saja wanita di dalam video itu hanya mirip dengan klien saya” sela si pengacara.
“bisakah ibu maura memperlihatkan dada nya pada salah satu juri wanita untuk membuktikan bahwa tato ibu maura dan wanita di dalam video itu sama?” fajri menunduk hormat pada juri yang ada.
“saya bersedia melihatnya” salah satu juri wanita mengangkat tangannya.
Maura dibawa keruangan tertutup bersama juri itu, tidak lama kemudian juri itu keluar dengan kepala mengangguk, “wanita di dalam video memang ibu maura, karena tato itu sama persis dengan tato yang ibu maura miliki” ujar juri perempuan itu.
“Apa saya masih harus menampilkan bukti saya lagi?” sindir fajri.
“pihak penggugat apakah anda punya bukti atau hal yang ingin disampaikan” tanya pak hakim pada pengacara maura.
“pak hakim, sepertinya kondisi klien saya sangat terguncang saya meminta untuk penundaan sidang” pinta pengacara maura.
“baik sidang di tunda, dua hari lagi, jika ibu maura tidak bisa datang maka, saya sidang akan dimenangkan oleh pihak tergugat” putus hakim.
...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...
“Kak Fajri!” panggil maura ketika hanya dia dan asistennya yang sedang bersiap-siap disana.
“ada apa?” tanya fajri santai.
“bantu aku kak, aku akan melakukan apapun, tapi aku mohon bantu aku, aku bersedia memuaskan kakak diranjang jika kakak mau” pinta maura, dia sudah tidak tau lagi bagaimana cara yang tepat dia gunakan, fajri terlalu hebat dalam sidang tadi, sebenarnya itu semua juga karena bantuan Rafa, fajri tambah mudah dalam memenangkan sidang.
“Aku tidak butuh, kalau aku mau tubuh wanita, aku tinggal mendatangi club dan membayar wanita di sana, aku sudah di bayar mahal oleh King, dan aku tidak suka caramu membuan kedua anakmu” jawab fajri dengan santai.
“berapa? Berapa dia membayarmu? Aku akan membayar lebih” ujar maura.
“cih” fajri mendengus kesal, “dengan cara apa uang ratusan juta atau bahkan milyaran rupiah kamu bayarkan padaku? Dengan menjual diri berkali-kali? Kau pikir aku pengacara murahan? Aku masih pintar untuk mencari musuh, kau telah salah memilih musuh” sindir fajri, lalu dia berlalu pergi, tadi king mengatakan dia ingin mengadakan acara makan bersama dengan anak panti asuhan.
**
“Auntie!” pekik darel dan farel secara bersamaan ketika melihat cessa dan yang lainnya datang.
“Maaf ya lama mam” ucap cessa sambil menyalami mami dona diikuti yang lain.
“gak apa, sudah bawa pesanan mami kan?” tanya mami dona, tadi dia memang meminta cessa untuk membawa banyak bahan makanan untuk memasak bersama di basecamp agar bisa dibawa ke panti asuhan.
“udah mam, ini” yang menjawab adalah prince sambil menunjukkan beberapa barang belanjaan di tangan masing-masing orang.
“juli juga bantu ya mam” ucap juli lembut, pada calon mertuanya itu.
“gak usah, kamu bukannya harus latihan untuk tanding, sana ikut aja sama prince buat latihan, mami masih banyak yang bantuin nanti kak Queen juga datang” ujar mami dona lembut.
“tapi mam, juli kan cewek, juli juga mau membantu mami” ujar juli.
“gak apa sayang, sana latihan sama prince, mami gak marah, darel, farel ajak auntie nya latihan sana” balas mami dona sekali lagi.
Darel dan farel dengan riang menarik tangan Juli menuju tempat juli latihan.
.
“Assalamualaikum” salam king dan queen yang baru saja keluar dari sidang.
“waalaikum salam” jawab mami dona dan yang lainnya serentak, mami dona tampak sibuk dengan memotong-motong bahan belum memulai memasak karena bahannya masih sangat banyak yang belum dipotong-potong.
Queen berjalan kearah mertuanya dan mencium tangan mami dona diikuti king. Setelah itu king dan papi hari berjalan mengelilingi basecamp rafa, karena ini pertama kalinya bagi papi harri untuk mengunjungi bangunan milik menantunya itu.
...🌜⛈️⛈️⛈️⛈️🌛...