
Rafa tampak kesal melihat pandangan para pria yang melihat istrinya, para pemain itu sibuk memperhatikan cessa yang sedang tertawa bersama kedua keponakannya dan teman perempuannya, Juli dan Devi.
“Sabar bro, mereka Cuma bisa melihat, gak bisa menyentuh” ujar Dafa dengan tawa jenakanya.
Bukannya sabar mata Rafa semakin menajam sinis menatap dafa, pria itu berjalan mendekati istrinya dan langsung merangkul pinggang cessa agar mendekat padanya.
“rafa! Banyak orang, malu tau!” kata cessa kesal, seperti seorang yang tuli rafa sama sekali tidak melepaskan tangannya dari pinggang cessa dan malah menatap para pria yang melihat istrinya dengan mata menyala marah.
“ahhh” cessa hanya bisa menghela nafas panjang, suami tampannya tidak akan melakukan permintaan cessa karena saat ini jelas wajah Rafa sedang menampilkan kecemburuan yang amat sangat.
“uncle prince harus menang ya” seru darel begitu prince mendekat kearah mereka.
“Ohh pasti, uncle akan menang” prince menggendong darel kedalam gendongannya.
“farel mau juga” rengek farel begitu melihat hanya darel yang di gendong sama Prince.
Dafa mendekat dan langsung menggendong farel. “farel sama uncle dafa aja ya” ujar Dafa.
Farel mengangguk pelan dan memeluk leher dafa.
“Waaahh udah cocok tuh, kapan kalian nikah?” King dan Queen baru saja datang, tadi mereka masih mengurusi restoran milik Queen, dan menitipkan si kembar bersama Rafa dan cessa.
“King! Mereka masih kecil masih sekolah, jangan mengada-ada kamu” omel Queen sambil memukul pelan lengan king.
“hehehe gak apa sayang, biar Prince semakin cemburu sama aku dan cessa” kekeh King.
Pria yang dikatai hanya mendengus kesal.
“farel, darel, turun ya, kasian uncle keberatan sayang, mereka harus menggunakan tangannya untuk bermain nanti, kasian kalau uncle nya kecapekan” bujuk Queen pada kedua bocah kembar itu.
Darel dan Farel sama-sama cemberut karena disuruh turun oleh mommy nya, entah sejak kapan kedua bocah kembar itu lebih manja dan suka di gendong, mungkin karena dulu hanya hidup bersama mommy Queen keduanya berusaha menjadi dewasa dari umur mereka, tapi setelah resmi menjadi putra dari keluarga Bagaskara keduanya menjadi bocah yang haus akan kasih sayang, karena uncle, auntie, daddy hingga oma dan opa mereka memberikan kasih sayang yang melimpah pada kedua bocah kembar itu.
Bagi keluarga bagaskara Darel dan Farel memang anak dari king walau tidak ada hubungan darah sekalipun.
“Gak apa kak Queen, darel ringan kok” ujar prince sambil mencium pipi gembul Darel.
“Sini, farel sama daddy aja ya” King merentangkan tangannya ingin menggendong farel menggantikan dafa yang sedang menggendongnya.
Dengan cepat farel mengangguk dan meminta digendong oleh king, tentu daddy nomor satu di hati bocah kecil itu.
“maaf permisi, apakah anda King AR dan Queen AR?” tanya salah satu peserta yang juga berada diruang tunggu itu.
King sedikit mengkerut kan keningnya, melirik adik dan adik iparnya yang mengulum senyum, king baru ingat bahwa adiknya itu punya akun YouTube bernama Queen AR, tapi dia tidak tau tentang king AR, tapi melihat dari wajah rafa yang menahan tawa king menebak itu adalah dirinya.
“maaf sekali sepertinya anda salah orang” kata king dengan senyum sopan nya.
“tapi tadi saya mendengar mereka memanggil anda dengan king, dan bukankah sponsor mereka adalah King corporation? Pemilik akun YouTube king AR?” Selidik peserta itu, mereka tidak sengaja mendengar pembicaraan prince dan yang lainnya.
“Bukankah King AR mengatakan dia masih sekolah, Pria itu sudah lama lulus dari sekolah, dan King AR sebenarnya tidak datang kesini, hanya perwakilannya yang datang” prince membantu abangnya dalam menjelaskan.
“Waahh aku berharap mendapatkan sedikit kompensasi dari penggunaan nama aku dan istriku, jika bertemu KING AR dan QUEEN AR yang sebenarnya” king sengaja menekankan nama kedua orang yang masih mengulum senyumnya, memang banyak yang penasaran dengan Queen AR dan King AR yang asli, makanya saat melihat kelompok Prince datang ke ruang tunggu, mata dan telinga mereka tidak lepas dari kelompok prince karena berharap melihat King dan Queen datang.
Queen yang tidak mengerti hanya tersenyum sopan pada orang-orang yang mengira dirinya adalah cessa.
“Iya tidak apa-apa, mungkin nama kami saja yang sama, tapi tidak ada yang tau kan nama asli dari King AR dan Queen Ar yang asli, jadi sudah pasti kalian akan salah sangka, aku sudah lumayan tua untuk bermain game” kekeh King.
“daddy tidak tua” ujar farel langsung membenarkan ucapan daddy nya itu.
“Ahh anda sudah punya anak, berarti itu memang bukan anda, saya mohon maaf sekali lagi” ujar peserta itu sekali lagi.
“iya tidak apa” balas king disertai senyum yang mampu membuat beberapa wanita langsung terpesona.
“kalian berdua perlu memberikan bonus untukku” bisik King pada Rafa dan cessa yang masih mengulum senyumnya.
“maaf aku telat” seru seseorang.
Mereka semua serempak melihat kedatangan Xelo, tapi bibir mereka langsung merekah sebuah senyuman karena saat ini Xelo datang sambil menggandeng tangan seorang gadis muda.
“aduuhhh ada om pedof di sini” ledek rendi pada abang angkatnya itu.
“udah berhasil ni menemukan calon istrinya” ledek cessa.
“waahh sepertinya aku dan prince ketinggalan banyak nih” komentar dafa.
“jangan lama-lama di pegang bang, kita harus daftar ulang ini” ledek Prince.
Xelo hanya bisa geleng-geleng kepala mendengar semua komentar teman-temannya.
“ya sudah ayo” xelo melepaskan gengaman tangannya pada Ellena, “kamu tunggu sama mereka dulu ya” ujar xelo dengan nada lembut.
Ellena hanya mengangguk pelan tanpa suara gadis itu sangat malu tidak tau akan bertemu dengan orang sebanyak itu apa lagi dia sebenarnya salah satu fans prince, hanya fans tidak lebih.
“ehem... dunia serasa milik berdua” ledek Alif.
“yang lain pada ngontrak nih” jaka juga ikutan meledek abang angkatnya itu.
“kalian lama-lama makin melunjak ya, cepat kita daftar ulang” xelo langsung menyeret anak-anak yang ikut bertanding dan langsung pergi tanpa mau mendengar ledekan yang lainnya lagi.
🪐Flasback On🪐
“Dalam hidupku tidak akan pernah ada perceraian, jadi jika menikah, kamu harus siap siap mencintaiku dan menjadi istriku selamanya sampai akhir hayat memisahkan kita, apa kamu bersedia?”
Ellena sedikit terdiam mendengar ucapan Xelo, “apa om akan berusaha mencintaiku juga? Dan tidak akan menikah lagi?” tanya Ellena pelan.
“Aku tidak akan pernah mau berpoligami, dan aku juga akan berusaha mencintai istriku” ujar Xelo.
‘Deg deg deg’ Ellena memegang dadanya yang berdetak cepat dan senyum kecil merekah dari bibirnya.
“baiklah aku setuju” ujar Ellena.
🪐Flashback Off🪐
...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...