
Darel dan Farel menatap King dengan mata berbinar bagaimana tidak berbinar King datang bersama papi harry dan juga fajri si pengacara, mereka bukan datang dengan baju biasa tapi baju kerja dan ketiga pria dewasa itu terlihat lebih gagah, King memakai jas kebanggaannya, sebelah tangan pria itu menggendong Darel dan Farel di gendong oleh papi harry.
Para ibu-ibu yang memang dipanggil arena masalah perkelahian kemarin juga hadir disana, mereka semua tampak terbelalak kaget melihat para pria tampan yang berdiri di depan mereka.
“Maaf anda siapa ya?” tanya salah satu guru yang masih lajang dan muda, dia sedikit menyisir rambutnya kebelakang telinga saat berbicara pada King.
“Bukankah anda memanggil saya? Saya orang tua dari Darel dan Farel” jawab King dengan tegas.
“Oh saya kira ibu mereka yang akan datang” ucap bu guru itu dengan malu-malu.
King menatap tidak suka pada guru itu dia bukannya tidak tau ada makhluk Bernama wanita yang sedang berusaha mencari perhatiannya, bukan hanya itu, mereka bahkan melirik papi harry yang bisa dibilang sudah tua tapi mirip oppa oppa korea.
“Kenapa harus istri saya? Saya sebagai daddy nya masih bisa menghadapi ibu-ibu ini, lagian istri saya sedang hamil, saya takut ibu-ibu ini pada masuk rumah sakit kalau istri saya yang bertindak” ucap king.
“Baiklah pak, silahkan duduk dulu, biarkan saya menjelaskan masalah yang terjadi, tapi sebelum itu dua orang di samping anda siapa ya?” ucap bu guru.
“Ini papi saya, dia tidak terima cucu nya di hina” semua orang melotot saat King mengatakan itu adalah papi nya, bagaimana tidak jika dilihat dari wajah papi harry hanya terlihat beberapa tahun lebih muda dari king, padahal sebenarnya dia sudah kepala 5.
“Ahh awet muda ya pak” ucap bu guru sopan.
Papi harry hanya diam dengan senyum meremehkan menanggapi ucapan bu guru itu.
“Dan yang satu lagi?” tanya bu guru lagi pada pria muda dan tampan di sebelah king.
“Maaf saya tidak memperkenalkan diri dengan benar, saya adalah pengacara keluarga Bagaskara, saya sudah mendengar situasinya dan ini bisa dilanjutkan di meja hijau jika klien saya merasa tersinggung” Fajri lebih dulu memperkenalkan dirinya sebelum king memperkenalkannya.
Sekarang bukan hanya mata ibu-ibu yang ada di sana melotot tapi juga jantung mereka semua berdisko ria.
“Kok pakai pengacara ya pa?” tanya guru itu sedikit takut.
“Iya benar, ini kan hanya perkelahian anak kecil, kenapa harus pakai pengacara?” celetuk salah satu ibu yang ada di sana.
“masak anak kita di penjara, gak lucu kan bu, ini bapak aneh aneh aja kenapa harus bawa pengacara sih” ucap ibu lainnya.
“iya benar itu, perkelahian seperti ini biasa untuk anak kecil, kalau gak berkelahi mereka tidak akan bisa tumbuh” ucap yang lain.
King sengaja membiarkan para ibu-ibu itu mengeluarkan pendapatnya, setelah mulut mereka yang mengoceh mulai reda, king baru mengambil nafas panjang.
“Pertama, saya bukan mau menuntut anak kalian tapi saya akan menuntut kalian semua, sudah menyebarkan gossip dan isu tidak benar hingga membuat kedua putra saya sedih dan menangis. Kedua jika saya tidak melakukan ini kalian tidak akan pernah jera, untuk menghina putra saya, walaupun sudah di lakukan damai, dan yang ketiga saya tersinggung dengan ucapan kalian yang mengatakan istri saya wanita malam” ujar King dengan suara keras.
Ibu-ibu yang ada di sana mulai ketakutan, bukan hanya itu anak-anak mereka juga menunduk karena takut.
“kan tidak ada bukti kalau kami yang melakukannya, bisa saja ini pertengkaran biasa” ucap salah satu ibu-ibu di sana yang membela dirinya.
Ibu-ibu itu mulai takut dan saling siku menyiku untuk menyuruh membantah ucapan Fajri tapi tidak ada yang berani maju.
“Tapi kalau itu kenyataan bagaimana, anda kan hanya ayah sambung dari ke dua anak ini, siapa yang tau bahwa istri anda bukan wanita tidak benar”
King dan papi harry sama-sama menutup telinga darel dan farel agar tidak mendengar ucapan ibu itu.
“Bu guru bisakah anak-anak pergi dulu, saya tidak ingin menakuti mereka semua” ucap king dengan senyuman dan gigi yang merapat karena geram.
“Oh, baik, kalian semua kembali ke kelas ya” ucap guru itu.
“Abang jangan takut ya, abang gak salah percaya sama daddy bahwa abang itu benar karena membela mommy” ucap king lembut.
“iya daddy” jawab farel dan darel berbarengan, keduanya sama-sama mencium tangan king, papi harry dan Fajri sebelum keluar dari ruangan itu.
.
“Sekarang mereka semua sudah tidak ada, katakanlah apa yang membuat kalian berani menghina putra dan istri saya!” maki King.
“O-Orang memang benar kok, istri kamu itu wanita malam! Coba saja mas nya tanya siapa ayah dari kedua anak kembar itu, saya sih ogah ya menerima wanita malam seperti itu buat menjadi istri ataupun keluarga” ucap ibu-ibu yang ada di sana.
“Saya malah tidak sudi jika wanita seperti kalian yang masuk ke dalam keluarga saya mendampingi putra saya, Queen wanita gak benar atau pun benar kalian tidak berhak untuk menjelekkannya sudahkan kalian mengaca sebelum mengatai orang lain, mengenai Queen wanita malam tidak perlu kalian katakana pada putra kalian, emang kalian tau apa dengan kehidupan keluarga kami? Saya tidak akan memberi ampun lagi, saya akan menuntut kalian semua atas pencemaran nama baik untuk menantu saya” ucap papi harry tegas.
“Tidak bisa dong pak, kenyataan yang saya bilang, orang dia punya anak umur lima tahun tapi dia masih sangat muda, dia pasti hamil umur sekolah, apa lagi namanya kalau bukan wanita malam” ucap salah satu ibu-ibu.
King tertawa pelan, ingin rasanya dia berteriak, bahwa dialah yang mengambil keperawanan Queen tapi itu adalah urusan rumah tangganya dengan Queen, tidak perlu menyebarkan itu.
“Baik silahkan katakan apapun Fajri tuntut semua yang ada di sini” perintah king, pria itu mulai tegak dan berpikir cukup lama, “Ahhh, Sepertinya aku kenal dengan suami-suami kalian, apa perlu aku menghancurkan mereka semua sehingga kalian tidak ada lagi yang bisa menjelekkan istri saya? Saya datang baik-baik tapi kalian masih saja tidak mau meminta maaf dan mengajarkan anak-anak kalian dengan benar” ancam king.
“emang mas nya siapa? Bisa membuat keluarga saya yang kaya tujuh turunan bisa langsung hancur?” tanya ibu ibu itu.
“Saya siapa?? Hahahhaha pi, dia gak tau nama keluarga kita, dia kurang update berita bisnis ternyata, apa perlu kita black list nama mereka dari semua asset yang kita miliki pi?” tawa king mulai terdengar dan mereka yang menyaksikan itu mulai merasa takut.
...🌜🌤🌤🌤🌤🌛...
maaf author ternyata tidak sanggup untuk up banyak besok ya author janji up banyak
😥😥😥 sakit banget kepala author jadi gak tahan buat istirahat dulu
Terima kasih sudah mengikuti 💗💗💗