Unplanned Wedding

Unplanned Wedding
217. Aryan, Azmi, dan Alquinsya



“Hmmm…” rafa sengaja menggantung ucapannya agar seluruh keluarganya menjadi penasaran.


“Fa, cepat jawab! Jangan buat orang penasaran” paksa Prince.


Rafa tertawa pelan sambil menatap putra pertama yang berada dalam gendongan papi harry, “Putra pertama Bernama Aryan pratama Tiandra, Yang berarti kesatria pertama, Putra kedua Azmi Alfarrizi Tiandra, yang berarti kesatria pemberani, dan putriku Bernama Alquinsya Aurelia Tiandra, yang berari ke Ratu, karena dia adalah ratu dalam hidup kami” ungkap rafa.


“Aryan, azmi dan Quin? Nama yang bagus” puji papi harry.


Sebenarnya ada arti lain dari nama Alquinsya yaitu ke-lima karena Quinsya berada di urutan kelima dari cucu papi harry, tapi arti itu dirahasiakan rafa pada keluarganya, tidak mau si kembar Darel dan Farel mereasa sedih, dan tidak di anggap cucu.


“Permisi ini Quin sudah datang” ucap dokter Karin.


Cessa yang melihat putrinya datang langsung duduk sambil berlinangan air mata.


“Cantiknya” puji Queen.


“Iya cantik banget” puji Juli juga.


“Apa aku boleh menggendongnya dok?” lirih cessa.


“Boleh, operasinya berjalan lancar, tapia da sedikit masalah pada putri kalian saat dia semakin dewasa” Jelas dokter Karin.


“Apa itu dok?” tanya Rafa.


“Quinsya sedikit lemah dari kedua abangnya, dia tidak bisa seperti anak yang lain, dia harus menjalani beberapa operasi untuk membuat tubuhnya menjadi kuat, kemungkinan besar Quinsya akan terkena asma ini semua karena Quinsya kebanyakan meminum air ketuban ibunya” ungkap dokter Karin.


Rafa dan cessa terdiam menatap putri kecilnya yang memang terlihat lebih lemah dari kedua saudaranya.


“Apa cucu kami bisa sembuh dok?” tanya papi harry.


“saya tidak bisa menjamin untuk bisa sembuh seratus persen, tapi jika pola hidupnya dijaga maka kita bisa membuat dia hidup normal tapi tidak seratus persen, karena sudah di pastikan dia akan terkena asma” jawab dokter Karin.


...🌜🌨🌨🌨🌨🌛...


Sudah 2 minggu cessa lalui di rumah sakit, karena putrinya masih harus menjalani beberapa pengecekan maka selama dua minggu cessa tetap di rawat di rumah sakit, ibu dari 3 anak kembar itu tidak mau melepaskan pengawasan pada ketiga anaknya.


“Jangan kalian terlalu pilih kasih ya, kalian harus memberi perhatian sama pada kedua putra kalian, seperti perhatian pada putri kalian” nasehat papi harry.


Papi harry tidak mau kedua cucu laki-lakinya tidak mendapatkan perhatian karena rafa dan cessa sibuk mengurus si bungsu.


Rafa menganggukkan kepalanya mengerti denga napa yang papi harry maksud, dia sudah pernah merasakan bagaimana kasih sayang yang timpang, walau putrinya sakit pria itu harus bisa memberikan kasih sayang dan perhatian yang sama seperti kedua putranya.


Dia sering bergadang karena putra keduanya sedikit lebih aktif di malam hari, “mau minum sayang?” tawar Rafa pada cessa yang sedang menyusui Azmi.


“Iya yang, haus banget”. Rafa langsung mengambilkan air putih dan susu buat ibu hamil, selain kedua putranya dan putri yang perlu perhatian Rafa juga memiliki extra job, untuk memanjakan istri dan membantu istrinya, dia takut istrinya mengalami sindrom baby blues jika dia stress menjaga ketiga anaknya.


Dengan pelan-pelan Rafa membantu cessa minum, karena kedua tangannya sedang digunakan untuk menyangga badan Azmi yang masih menyusu.


Rafa menggeleng pelan, “gak apa, abang itu yang paling tidak menyusahkan” gurau rafa dengan tawa pelan.


“Dia mirip banget dengan kamu, pendiam dan stay cool, semuanya mirip dari wajah hingga sifat, padahal cessa yang membawa mereka selama 9 bulan ini, tapi kenapa malah mirip kamu semuanya?” balas Cessa.


‘Cup’ Rafa memberikan kecupan pada kening istrinya. “Si bungsu mirip ibunya kok” ujar Rafa memberi ketenangan pada istrinya itu.


...🌜🌥🌥🌥🌥🌛...


Hari pertama MOS untuk prince dan lainnya sedikit riuh pasalnya banyak dari mahasiswa dan mahasiswi yang mengetahui Prince, Juli dan Dafa sebahai pemenang E-sport.


Dan juga banyak wanita yang patah hati begitu mengetahui ternyata Prince dan Juli sudah menikah.


Bahkan ada beberapa mahasiswi yang terang terangan menyindir Juli, dengan mengatakan juli hanya memanfaatkan Prince, Juli mata duitan, Juli wanita murahan dan sebagiannya. Salah satu hatters Juli adalah Rizka, wanita yang mengatakan mengejar Prince dan dia terang-terangan mengatakan bahwa Juli bukanlah gadis tipe Prince.


“Udah jangan dengarkan mereka baby” bisik Prince pada istrinya.


Juli tersenyum pada Prince, “tau kok beb, cessa mengatakan akan banyak wanita yang mengejar suami aku, aku tidak peduli itu semua aku percaya kamu hanya milikku” balas Juli juga dengan berbisik.


Prince tersenyum jahil, dan kembali mendekatkan bibirnya pada telinga Juli, “benar semua yang ada padaku adalah milikmu, termasuk tombak pamungkas ku” bisik Prince.


Juli langsung memerah mendengar ucapan suaminya, pikiran gadis itu sudah melayang membayangkan malam-malam panas mereka berdua. ‘Plak’ tangan juli memukul lengan suaminya itu dengan cepat, “kita masih di lapangan!” ancam Juli.


.


Jam istirahat dimulai, Juli,prince dafa dan Devi yang memang satu jurusan IT duduk bersama di kantin kampus.


“Boleh ikut gabung sini gak? Soalnya meja lain banyak yang penuh sekalinya ada kami tidak mengenal mereka” Rizka tegak di depan Prince sambil membawa nampan makanannya.


“Duduk aja Riz” jawab Devi dengan polos, dia masih belum sadar Sahabatnya itu masih gencar merebut prince dari juli.


Bukan hanya rizka yang duduk dihadapan Prince, tapi ada ana dan juga Lina yang bergabung untuk menghancurkan juli, ana sendiri berhasil lepas dari pernikahan berkat uang bayaran yang diberikan papi harry untuk membeli kebun milik ellena, gadis itu masih berusaha mendekati prince walau dudah di tolak berkali-kali oleh prince.


“Jul, lo udah hamil?” celetuk rizka.


“huk huk huk’ mendengar pertanyaan rizka yang tiba-tiba membuat Juli terkejut, saat ini dia sedang datang bulan jadisudah dipastikan dia tidak hamil dari kerja keras Prince saat bulan madu.


“Bukan urusanmu” ucap Prince dingin.


“Memang bukan urusanku, tapi aku hanya penasaran, kalian lama bulan madu dan kalian masih sangat muda, kenapa Juli tidak hamil dengan cepat? Atau jangan-jangan Juli mandul lagi” selidik Rizka.


“Iya, tujuan menikahkan untuk punya anak, dengan umur seperti kita, pasti akan mudah membuat anak, liat saja adik prince yang sudah melahirkan” tambah ana.


‘Brak!’ Prince memukul meja dengan kuat hingga beberapa makanan jadi tumpah akibat perbuatannya. “aku tidak perduli istriku mandul atau tidak, aku sudah punya banyak anak!” ucap prince ketus, banyak anak disini adalah 7 orang keponakan yang dia anggap sebagai anaknya juga, bukan keponakan lagi. “ayo kita pergi beb” Prince menarik lengan istrinya dan segera menjauh dari tiga wanita ular itu.


...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...