
Rafa, Cessa dan Xelo sampai di restoran milik Queen.
Kebetulan saat mereka sampai mereka bertemu dengan king bersama seorang temannya.
“bang!” panggil cessa.
“Ohh kalian mau makan disini? Ya udah makan bareng abang juga yuk” ajak king saat melihat adik dan adik iparnya datang.
Rafa dan cessa mengangguk dan mengikuti king. Kening Rafa sedikit berkerut begitu melihat pria yang bersama king juga ikut dengan mereka.
“dia pengacara terkenal” bisik Xelo pada Rafa yang terlihat penasaran.
“bang ada masalah apa sampai menyewa pengacara?” tanya Rafa.
“Loh, kamu tau teman abang ini pengacara?” kata king sedikit terkejut.
Rafa mengangguk pelan dia tidak mengatakan tau da xelo.
“hai aku Fajri seorang pengacara” Fajri menjabat tangan Rafa berkenalan dengan adik ipar king.
“Ini adik ipar aku, namanya Rafa” king yang malah memperkenalkan Rafa pada temannya.
“kalau aku sudah kenalkan? Aku Xelo” xelo ikutan berbicara.
Fajri sedikit terkejut saat melihat orang sepenting Xelo ada di situ dan ikut makan dengannya, dia adalah teman king tapi tidak pernah bertemu dengan Xelo, namun dia mengenal pria itu karena pernah beberapa kali di kontrak untuk menangani beberapa surat perjanjian bisnis.
“Senang bisa makan bersama tuan Xelo, saya tidak menyangka king bisa mengenal orang sehebat anda” puji Fajri.
King hanya bisa membalas itu dengan senyuman, dia juga bisa bertemu Xelo karena adiknya adalah atasan Xelo tapi itu adalah rahasia untuk saat ini hanya keluarga nya saja yang tau.
“Ya begitulah, makanya aku menyewamu karena tau kehebatanmu bukan karena kita berteman saja” balas king.
“Emang ada masalah apa bang?” kali ini Cessa ikutan bertanya karena dia penasaran kenapa abangnya perlu seorang pengacara.
“Ibu kandung si kembar muncul dan ingin mengambil si kembar dari kita, dek” jawab King.
Raut wajah cessa yang tadinya biasa berubah marah, “enak banget! Udah buang anak sendiri dan sekarang dia mau ngambil anak-anaknya begitu aja! Kenapa dia mau mengambilnya?” ucapan yang keluar dari mulut cessa terdengar sangat marah bukan hanya cessa Rafa juga ikut emosi, karena dia sudah mulai menyayangi keponakan kembarnya itu.
“Itu dia, ibunya mau mengambil karena ayah kandungnya membutuhkan ahli waris, dia ingin menukar anaknya dengan uang pada ayah kandung si kembar” kata king lagi, dia berusaha menjelaskan dengan terperinci.
‘Brak’ sangking emosinya cessa memukul meja didepannya, dan meringis sakit pada suaminya, alhasil Rafa yang ada didekatnya langsung meraih tangan cessa dan mengusap tangan istrinya itu dengan lembut, “gak bisa gitu dong! Darel dan Farel bukan barang yang bisa diperjual belikan atau ditukar-tukar! Wanita jahat itu gak bisa mengambil keponakan cessa begitu aja!” seru cessa tidak terima, jiwa lakinya tiba-tiba keluar.
“Sabar dek, makanya kakak sewa fajri untuk membicarakan masalahnya, untuk sekarang mereka memang tidak mengajukan di persidangan, tapi takutnya hal itu akan muncul, jadi lebih bagus sedia paying sebelum hujan kan” ujar King.
“Bang kalau perlu bantuan bilang aja, aku siap membantu apa aja” Rafa mengajukan dirinya sebagai penolong.
“Apa bisa si kembar di ambil dari kita?” cessa berubah sendu begitu memikirkan kembali perkataan kakaknya tadi.
“Bisa diambil, tapi bisa juga tidak, sekarang aku juga ingin tau kenapa anak-anak ini bisa ada padamu king?” tanya fajri.
King menunduk sebenarnya dia bisa saja menjawab langsung tapi itu bukan kuasanya.
“Biar aku yang menjawab” kata queen dengan senyuman ramahnya, setelah para karyawan meletakkan semua makanan di meja dan pergi keluar Queen duduk di sebelah suaminya.
“Darel dan Farel adalah anak dari kakak tiriku, dia hamil diluar nikah dan keluarga pihak cowok tidak mau menerimanya, jadinya kedua anak kembar itu dibuang kakakku pada mama tirinya, tapi mama tiri tidak mau merewat mereka dan malah memberikan kedua anak itu padaku dan mengusirku dari rumah orang tua kandungku, jadi begitulah si kembar bisa ada ditanganku” jelas Queen.
“apakah kedua anak itu tau kamu bukan ibu kandung mereka?” tanya fajri dengan sopan.
Queen menggelengkan kepalanya, “tidak, karena aku telah menganggap mereka seperti putra-putraku sendiri, jadi aku tidak bisa mengatakan kebenaran ini pada mereka” lirih Queen, king segera merangkul istrinya itu berusaha memberikan kekuatan padanya.
“baiklah, berarti kalian sangat menyanyangi si kembar bukan, berarti si kembar Bahagia bersama kalian, jika benar begitu, kemenangan ada ditangan kita” jawab Fajri.
“tapi kami tidak mau si kembar mengetahui kenyataan ini di saat umur mereka yang masih sangat muda, aku takut mental mereka akan hancur” ujar king.
“masalah itu bisa kita ajukan dispensasi pada persidangan, jika memang benar mereka ingin menuntuk kedua anak itu melalui persidangan” jawab fajri lagi.
“Ada yang bisa aku bantu bang?” tanya rafa kembali mengajukan diri.
“kamu bisa mencari orang gak fa?” tanya King.
Kening Rafa sedikit mengernyit, “mencari orang?” beo nya.
“Iya, aku butuh kamu mencari beberapa wanita yang pernah hamil anak ayah kandung si kembar” ujar king.
“kamu mengenal pria yang menjadi ayah kandung si kembar?” tanya Fajri.
King mengangguk kan kepalanya, “darel dan farel adalah anak Diki” jawab king.
“APA! Diki?! Siapa ceweknya?” ujar Fajri sedikit terkejut.
“maura” bukan king yang menjawab melainkan Queen.
Fajri tertawa kecil sambil menggelengkan kepalanya, “jadi maura tetap mempertahankan anaknya? Kalau maura lawan kita agak sedikit sulit,tapi akan aku usahakan agar wanita itu tidak membuat darel dan farel mengetahui kenyataan itu” ujar Fajri.
“kenapa sulit? Diki punya anak banyak tinggal kita kasihkan anaknya dari wanita lain bukan yang bersama kita tapi anak diki dengan wanita lain” ucap king cepat.
“Aku mengenal maura sedikit lebih lama dari kamu king, maura itu lebih suka uang, dan mungkin kali ini tujuannya bukan mendapatkan sikembar untuk diberikan pada diki, tapi mendapatkan kamu, karena kamu termasuk kedalam pembisnis muda yang banyak diincar wanita, dengan menjadi istrimu bukan hanya 2 milyar atau 5 milyar yang bisa dia dapatkan, tapi dia bisa hidup senang, aku yakin tuntutannya bukan untuk mengambil si kembar tapi tinggal bersama si kembar” ungkap Fajri.
“dia pikir aku tertarik padanya?! Aku sudah punya orang yang aku sukai, dan aku tidak akan berpisah dari istriku” ujar king dengan tegas.
“bang, banyak wanita yang seperti itu, contohnya ada satu, dan cessa merasakannya sendiri, jadi jangan berikan kesempatan pada wanita itu untuk tinggal di rumah kita” ujar cessa.
King terdiam sebentar untuk mencerna ucapan Cessa, “ada satu? Kamu selingkuh fa?” king malah salah paham dengan ucapan cessa.
Rafa dengan cepat menggeleng menjawab tuduhan dari king, “gak bang! Sumpah demi allah Rafa gak pernah ada niatan selingkuh apa lagi liat cewek lain” Rafa berusaha membela dirinya sendiri.
“Iya bang, cessa kan pernah tinggal sama mertua cessa, jadi disana istrinya gavin berusaha menggoda suami cessa dengan menggunakan lingerie sexy, tapi suami cessa sama sekali gak mau melihatnya, cessa Cuma mencontohkan, seperti itu kalau wanita sudah memutuskan apapun akan dia lakukan untuk mendapatkan yang dia mau kalau bisa telanj*ng dia bakalan telanj*ng” jelas cessa.
...🌜🌧🌧🌧🌧🌛...