Heartless

Heartless
Episode 81



🌻Dulu aku memang hanya gadis polos tapi semuanya berubah seiring waktu dan inilah diriku yang sebenarnya🌻


.


.


.


.


Saat ini Bima dan Riko sedang berdiskusi mengenai masalah Sean. Mereka mendapat laporan dari anak buah mereka tentang kelakuan Sean yang sudah melebihi batas saat ini.


"Apa yang harus kita lakukan pa" ucap Riko dengan frustasi.


"Papa masih belum tahu langkah apa yang harus kita ambil" ucap Bima.


"Kelakuan Sean sudah diluar batas pa mau tidak mau kita harus mengambil tindakan" ucap Riko dengan tegas.


"Heeemmm! Papa tahu tapi kita tidak bisa bertindak dengan gegabah Riko" ucap Bima menatap tajam anak sulungnya.


"Bagaimana dengan penerangan dari Arka pa"


"Sean akan menjadi orang berdarah dingin untuk kesuksesannya tapi ia akan melawati berbagai rintangan yang sulit"


"Apa maksud papa"


"Akan ada lawan Sean yang lebih kuat darinya dan Sean akan kalah saat itu tapi dirinya akan kembali bangkit karena suatu hal. Entah apa itu Arka tidak bisa melihatnya" ucap Bima sambil mengingat ucapan Arka 2 tahun lalu.


"Lalu bagaimana dengan pendamping Sean pa?" tanya Riko dengan cepat.


Bima melihat Riko dengan tatapan tajam apakah dirinya harus memberitahu perihal ini atau tidak, karena waktu itu hanya dirinyalah yang diberitahu Arka tentang pendamping Sean.


"Sepertinya kamu harus tahu hal ini" ucap Bima dengan menarik nafasnya dalam.


"Apa itu pa?" tanya Riko dengan penasaran.


"Sean tidak berjodoh dengan Chloe melainkan anak perempuan Adamlah yang akan menjadi pendampingnya. Tapi pernikahan mereka tidak berjalan seperti pernikahan orang lain akan ada banyak tangis dan penderitaan disana dari kedua pihak yang sama-sama egois" ucap Bima menjelaskan semua perkataan Arka.


"Apa" ucap Riko dengan kaget.


"Son kita harus bisa merubah takdir Sean jika ingin dirinya bahagia" ucap Bima dengan tatapan tajam.


"Tapi pa bagaimana caranya"


"Selalu awasi Sean dan suruh anak buahmu untuk segera bertindak jika ada kejanggalan"


"Baik pa aku akan lakukan apapun untuk kebahagian anakku" ucap Riko dengan tegas.


Bima hanya mengangguk kepalanya mendengar perkataan anaknya, dirinya juga sangat pusing memikirkan masa depan cucunya yang rumit.


"Semoga kamu bisa melewati semua rintangan ini Sean" gumam Bima sambil melihat foto Sean di meja kerjanya.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


~ California, Los Angeles ~


Saat ini Chloe sedang melakukan transaksi saham di dunia maya, Chloe sudah mengumpulkan uang selama 3 tahun terakhir untuk bisa membangun sebuah perusahaan miliknya sendiri.


"Apa gue investasi uang gue di salah satu perusahaan ya" ucap Chloe sambil melihat daftar harga saham yang sedang dijual.


Chloe akhirnya memilih membeli saham seorang pria asal Meksiko, dimana ia menjual sahamnya sebesar 5% di perusahaan Shine asal Indonesia.


Tanpa Chloe sadari ternyata itu adalah anak perusahaan yang dibangun Xavier waktu dirinya pergi ke Indonesia. Tidak banyak yang tahu jika perusahaan Shine adalah salah satu anak perusahaan dari Wesly Group.


Chloe terus memperhatikan pasar saham yang berubah setiap detik dan melakukan beberapa investasi kecil pada perusahaan yang menurutnya pantas.


~ Wesly Group ~


Di lantai 98 Xavier tersenyum bahagia melihat sebuah notifikasi adanya nama pemegang saham yang baru pada perusahaannya di Indonesia.


"Ternyata itu kamu baby" ucap Xavier.


Xavier segera mencari tahu siapa pemilik saham yang baru dan dirinya dibuat kaget mendapati nama pemilik akun bank atas nama Chloe Elisabeth.


Xavier seketika sangat bahagia mengetahui sang kekasih yang sudah mulai dengan bisnisnya.


Aku akan membantu kamu berubah menjadi gadis yang pemberani bukan gadis polos yang lugu, batin Xavier sambil tersenyum bahagia.


Xavier kemudian segera mengambil hpnya dan melakukan video call kepada sang kekasih. Tak lama wajah cantik yang seperti bidadari muncul di layar handphonenya.


"Halo sayang" ucap Chloe dengan senyum manis.


Mendengar panggilan sayang dari Chloe seketika membuat jantung Xavier berbunga-bunga. Dirinya sangat senang dipanggil seperti itu meski awalnya Xavier harus memaksa Chloe untuk terus memanggil dirinya dengan sebutan sayang.


^^^"Baby i miss you"^^^


"Astaga sayang ini baru 4 jam kita berpisah" ucap Chloe dengan kesal.


^^^"Ya terserah aku dong aku kan kangen sama kamu" ucap Xavier dengan santai.^^^


"Apa kamu tidak bekerja sayang?" tanya Chloe dengan suara lembut.


^^^"Aku sedang bekerja baby tapi karena kangen makanya aku telpon"^^^


"Cih alasan"


^^^"I hear baby"^^^


"Hemmmm"


^^^"Apa yang sedang kamu lakukan"^^^


"Nothing hanya sedang mendownload beberapa drama korea untuk ditonton"


^^^"Segitu sukanya kamu dengan artis Korea ya" ucap Xavier dengan kesal.^^^


"Off course honey cause they are so handsome" ucap Chloe dengan cekikan.


Dirinya tahu jika Xavier sangat membenci ketika ia menonton drama Korea. Menurutnya itu adalah hal yang paling membosankan di dunia ini.


..."Cih! Sepertinya aku harus membuat agensi mereka bangkrut" ucap Xavier yang mulai merajuk....


"Sayang kenapa kamu harus tega melakukan itu" ucap Chloe berpura-pura sedih.


^^^"Cih" desis Xavier sambil membuang mukanya kesamping.^^^


"Sayang look at me" ucap Chloe dengan suara lembut.


^^^"Heeemm"^^^


"Aku hanya menyukai jalan ceritanya dan juga fashion mereka tapi tidak dengan aktornya karena menurut aku pacarku sudah jauh lebih tampan dari mereka bahkan pacarku lebih tampan 1000 kali lipat"


Mendengar perkataan pacarnya seketika mood Xavier kembali senang, ia memandang Chloe dengan tajam tapi hatinya sedang berbunga-bunga.


^^^"Kamu hanya mengatakan kata-kata itu untuk menyenangkan ku saja kan"^^^


"Sayang kamu kan tahu isi hati aku dan semua yang aku katakan itu adalah nyata"


^^^"Heeemmm! Baiklah jika kamu bilang seperti itu"^^^


"Iya sayang"


^^^"Ehhmm! Syang sebentar malam aku tidak bisa menemui kamu karena ada meeting dengan klien dan juga aku harus menghadiri pesta ulang tahun rekanku"^^^


"Jadi kamu tidak datang sebentar" ucap Chloe dengan sedih.


^^^"I'm sorry baby"^^^


"Heeemmm! It's okay sayang"


^^^"I love you baby"^^^


"I love you too"


Xavier kemudian mematikan panggilannya dan segera menghubungi Albert untuk menemuinya.


Tok...........tok........tok........


Bunyi pintu diketuk dari luar, Xavier langsung menekan tombol pintu untuk terbuka. Albert pun masuk ke dalam sambil membungkuk dengan hormat di depan Xavier.


"Ada yang bisa saya bantu bos"


"Semua sudah dipersiapkan dengan baik bos"


"Heeemmm! Usahakan jangan ada kesalahan" ucap Xavier dengan tegas.


"Baik bos"


Albert pun keluar setelah selesai berbicara dengan Xavier, dirinya kembali ke ruangannya untuk menyelesaikan semua pekerjaannya.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


Berbeda dengan Xavier yang sedang senang Chloe saat ini hanya cemberut saja memikirkan Xavier yang tidak bisa datang sebentar.


"Huuhhhh! Bete banget gue" ucap Chloe sambil menarik napasnya dalam.


Tak lama hpnya berbunyi ada panggilan masuk dari sahabatnya Mira.


"Halo Chloe" ucap Mira dengan bahagia dari seberang.


^^^"Heeemmmm" deham Chloe dengan malas.^^^


"Kita ke bioskop yuk" ajak Mira.


^^^"Malas ah gue"^^^


"Ayolah Chloe kebetulan Julian ada tiket gratis untuk 4 orang dan filmnya itu lagi booming Chloe"


^^^"Ya udah jam berapa"^^^


"Ehmm! Jam 3 sore nanti kita jemput loe ya di apartemen loe"


^^^"Oke deh"^^^


"Bye Chloe"


^^^"Bye"^^^


Chloe melihat jam sekarang sudah pukul 13:00 berarti 2 jam lagi mereka akan menjemputnya. Chloe pun segera memberitahukan kepada pacar posesifnya agar tidak marah jika mengetahui dirinya keluar.


MyLovely❤


"Sayang entar aku keluar bareng sama Mira dan lainnya ya☺"


Pesan pun terkirim tak lama pesannya sudah centang biru dan Xavier sedang mengetik.


Ting.........


MyLovely❤


"Kemana????"


^^^"Mira ngajak buat nonton sayang"^^^


"Dimana dan sama siapa?"


^^^"Di mall sayang tapi aku tidak tahu mall yang mana. Kita berempat sayang aku, Mira, Jeni, dan Julian"^^^


"Jangan dekat-dekat sama Julian😈"


^^^"Iya sayang siap😉"^^^


"Pulangnya jangan kemalaman baby"


^^^"Iya sayang😘"^^^


"Heeemm"


^^^"😘😘😘"^^^


Xavier hanya membaca pesan balasan Chloe dengan senyum bahagia tanpa membalasnya. Dirinya kemudian menyuruh anak buahnya untuk mengawasi sang kekasih dari jauh.


Tepat jam 14:30 Mira dan yang lainnya sudah berada di depan apartemen Chloe. Chloe pun turun menghampiri mereka saat mendapat kabar mereka telah sampai.


Penampilan Chloe saat ini sangatlah cantik buat siapa saja yang melihatnya. Dirinya memakai celana levis putih panjang, blouse hitam model sabrina, sepatu boot hitam, dan tak lupa kaca mata hitam.


Rambutnya yang panjang ia gerai dan jangan lupa wajahnya yang putih seperti susu dan bibir mungil berwarna pink alami semakin membuat penampilannya seperti seorang malaikat.


"Wow you are so beautiful Chloe" ucap Julian yang terpana dengan penampilan Chloe saat ini.


"You like angel dear" ucap Jeni dengan decak kagum.


"Satu kata buat loe WOW" ucap Mira dengan terpesona.


"Thankyou tapi menurut aku biasa aja" ucap Chloe dengan datar.


"Biasa gimana kamu itu cantik banget Chloe" ucap Julian tidak terima dengan pernyataan Chloe.


"Oke oke mending sekarang kita berangkat dari pada telat nontonnya" ucap Chloe.


"Oke" ucap ketiganya dengan serentak.


Julian kemudian melajukan mobilnya menuju salah satu mall termewah di sana. Sampai disana Chloe berdecak kagum melihat mall tersebut yang sangat mewah dan terbesar disini.


"Ini mall apa istana" ucap Mira yang baru pertama kali datang ke mall yang sebesar ini.


"Ya malllah Mira masa istana" ucap Julian sambil menggelengkan kepalanya.


"Pemiliknya pasti kaya" ucap Chloe.


"Yups! Benar banget bahkan pemiliknya itu orang terkaya no.1 di dunia" ucap Jeni.


"Siapa?" tanya Chloe dan Mira serentak.


"Mall ini milik perusahaan Wesly Group dan artinya mall ini milik Xavier Arthur Wesly" ucap julian sambil menunjuk logo dari perusahaan Wesly Group.


"Apa!" pekik Chloe dengan kaget.


"Ihhh! Kampungan banget kamu Chloe" ucap Julian yang kesal mendengar teriakan Chloe.


Chloe tidak bisa membayangkan berapa banyak kekayaan yang dimiliki oleh Xavier. Ia lalu memotret mall tersebut dan mengirimkan ke Xavier.


MyLovely❤


^^^"Sayang apa benar mall ini milik kamu"^^^


"Iya Baby"


^^^"Kamu tidak lagi bercandakan😲"^^^


"No baby"


^^^"Berapa banyak sih perusahaan kamu sayang"^^^


"Jangan dipikirkan sayang kamu bisa kepala sakit😆😆"


^^^"😬😬😬😬"^^^


"😆😆😆😘😘"


Melihat balasan Xavier barusan Chloe hanya membaca saja tanpa berniat membalas pesan tersebut. Dirinya sangat tidak percaya dengan kekayaan yang dimiliki oleh sang kekasih.


Tidak mau memikirkannya lagi Chloe pun kembali berjalan bersama teman-temannya untuk menonton film di bioskop.


Mereka menikmati kegiatan mereka sore ini dengan bahagia dan sejenak melupakan akan tugas kuliah yang menumpuk selama ini.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 19:00 malam dan mereka akhirnya memutuskan untuk pulang. Chloe diantar pertama kemudian Mira dan yang terakhir Jeni.


Saat tiba di apartemen Chloe segera membuka pakaiannya dan sempat mengecek ponselnya jika ada pesan dari Xavier. Tapi ternyata tidak ada dan hal itu sukses membuat moodnya buruk.


"Segitu sibuknya ampe ngak ngabarin gue ya" ucap Chloe dengan kesal.


Chloe langsung membersihkan tubuhnya dan mengganti pakaiannya dengan baju tidur pendek seperti biasanya. Ia saat tidur tidak suka memakai baju tidur yang panjang karena menurutnya itu sangat tidak nyaman.


Chloe pun langsung tertidur karena kelelahan seharian ini. Dirinya berharap agar malam ini tidak terbangun lagi di tengah malam seperti malam biasanya.


...❄❄❄❄❄...


To be continue.........


Jangan lupa vote dan tinggalkan jejak sebanyak-banyaknya ya guys😘❤