
π»Bersyukurlah dengan apa yang kamu punya saat ini karena di luar sana ada yang tidak memiliki apapun hanya untuk dimakanπ»
.
.
.
.
Saat namanya disebut Chloe mulai melangkahkan kakinya dengan pelan. Dia ditemani oleh Mira dan Jeni di samping kiri dan kanan, keduanya memegang lengan Chloe agar tidak terjatuh saat berjalan.
Mike sendiri berdiri tepat di belakang Chloe menjaga keamanan dari sang nyonya. Xavier tersenyum bahagia melihat istrinya yang malam ini bagai bidadari.
Sedari tadi suara blits terus saja terdengar saat Chloe berjalan. Tak lama tangan besar dan hangat menyambut kedatangannya, siapa lagi kalau bukan sang suami.
"Kamu sangat cantik malam ini sayang" bisik Xavier ditelinga Chloe.
Wajah Chloe seketika merah padam karena tak menyangka suaminya bisa berkata sepeti itu. Keduanya lalu melangkah menuju ke panggung yang sudah di dekorasi bagai kursi raja dan ratu di depan sana.
Cika, Zen, dan semua keluarganya tak menyangka jika Chloe sudah menjadi istri Xavier. Bahkan para tamu yang hadir juga masih bertanya-tanya kapan seorang Xavier menikah.
Berbeda dengan tamu lainnya keluarga Mira terkagum-kagum melihat penampilan Chloe dan Xavier yang seperti dewa dan dewi. Kedua adik Mira sedari tadi tak sadar jika mulut mereka terbuka melihat sosok keduanya.
"Bu ini teh gelis pisang atuh si eneng" ucap ayah Rangga.
"Iya yah mana suaminya tak kalah genteng atuh" ucap ibu Asmi.
"Keduanya serasi ya bu"
"Iya yah"
Berbeda dengan keluarga Mira di sisi lain keluarga Jeni tak menyangka jika anak mereka akan bersahabat karib dengan istri orang nomor satu di dunia. Sedari tadi keduanya berdecak kagum melihat pasangan di depannya.
"Untuk para tamu sekalian pastinya penasaran kapan bos saya ini menikah ya, maka dari itu silahkan lihat video perjalanan cinta keduanya" ucap Kevin dengan suara tegas.
Tak lama layar proyektor menampilkan video perjalanan cinta Xavier dan Chloe. Dari awal pertemuan mereka hingga pernikahan mereka ditampilkan dalam slide.
Bahkan di tengah-tengah video tersebut terdapat video saat keduanya mengucap ikrar pernikahan. Chloe yang mendengar suara Xavier mengucapkan janjinya seketika menangis.
Xavier memeluk sang istri dari samping sambil menghapus air matanya. Para wartawan dibuat kagum akan aksi Xavier yang baru kali ini lembut kepada pasangannya.
Selepas pemutaran video keduanya seketika ballroom hotel Arthur penuh dengan riuh tepuk tangan. Semua tamu hadirin memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai.
"Saya beri kesempatan kepada Mr. Wesly untuk menyampaikan satu dua kata" ucap Kevin dengan suara tegas.
Xavier bangun dan segera berjalan ke arah samping untuk memberikan satu dua kata. Semua tamu hadiran diam melihat sang triliuner termuda dan terkaya dengan gugup.
Aura mengintimidasi seakan menyeruak di dalam ballroom membuat pesona Xavier semakin bertambah. Xavier melihat semua tamu undangan yang hadir dan tersenyum penuh arti saat melihat keluarga nenek Esma.
"Selamat malam semuanya" ucap Xavier dengan nada baritonenya.
"Selamat malam" ucap para tamu serentak.
"Saya ucapkan terima kasih kepada semua para tamu yang hadir baik dari pemerintahan, para klien Wesly Group, jajaran direktur dan direksi dari anak cabang Wesly Group, dan tamu hadirin lainnya. Wanita di samping saya adalah wanita yang paling saya cintai tiada satu kata yang tepat untuknya yaitu sempurna. Thankyou for everything baby and i just want to say I love you both of you" ucap Xavier dengan suara tegas sambil menatap Chloe dengan tatapan cinta.
...γ γ γ π π π π γ γ γ...
Prok........prok.........prok......
Riuh tepuk tangan terdengar di dalam ballroom hotel. Para tamu dan wartawan tak kalah penasaran dengan maksud perkataan dari Xavier yang menyebutkan both of you.
"Oh satu lagi saat ini saya ingin mengumumkan tentang kehamilan istriku yang sudah 7 bulan dan sebentar lagi Wesly Group akan memiliki ahli waris" ucap Xavier dengan suara baritone dan tegas.
Nenek Esma sekeluarga seperti terkena sengatan listrik mendengar penuturan Xavier di depannya. Muka mereka merah padam menandakan saat ini mereka sangat emosi.
Nenek Esma segera pergi dari sana meninggalkan ballroom pesta diikuti oleh semua keluarganya. Zen yang masih menatap Chloe seketika tersenyum penuh arti.
Xavier lalu berjalan menuju sang istri dan memeluknya dengan bahagia. Ia sangat bahagia sudah mengumumkan siapa pemilik dari hatinya dan sekaligus nyonya Wesly.
"I love you too hubby" ucap Chloe dengan senyum manis.
"Iya sayang" ucap Xavier dengan lembut.
Xavier lalu menyuruh Kevin untuk menemani sang istri tak lupa para pengawal yang berjaga dari arah dekat. Ia sendiri ditemani oleh Albert dan Thomas menyapa para tamu yang sudah ingin menyapa dirinya sedari tadi.
"Nyonya apa kita jadi membuat kejutan untuk bos" bisik Kevin.
"Heemmm" deham Chloe sambil mengangguk kepala.
Chloe mengingat beberapa jam yang lalu Kevin dan lainnya memberi tahunya tentang hari jadi mereka. Karena terlalu sibuk ia melupakan jika hari ini adalah hari wedding anniversary mereka yang pertama.
#Flashback on
Saat ini Chloe sedang dirias oleh make up artis yang disewa oleh sang suami. Semua persiapan pernikahan mereka diatur oleh Xavier meski Chloe tahu jika suaminya hanya ikut ambil dalam pemutusan saja.
Chloe yang ditemani oleh Mira, Jeni, dan Kevin di dalam ruangan berdecak kagum oleh kecantikan Chloe. Ketiganya tak kalah kagum dengan penampilan Chloe yang bagai bidadari.
"Sumpah loe cantik banget Chloe" ucap Mira dengan decak kagum.
"Kamu seperti seorang ratu Chloe" ucap Jeni.
"Nyonya kalau bos lihat penampilan nyonya saat ini sudah pasti rasa cinta bos semakin meluap-luap bahkan melebihi laut di samudera"
"Puisi kamu bagus banget Kevin tapi kenapa kamu masih jomblo sampai sekarang" ucap Chloe sambil cekikan.
Jeni dan Mira serta para MUA yang berada disana juga ikut tertawa mendengar ucapan Chloe barusan. Karena tak ingin malu Kevin memasang wajah tampang datarnya meski terlihat sangat lucu.
"Nyonya bukan tidak laku tapi karena ketampanan aku yang diatas rata-rata makanya aku memilih untuk menjadikan perempuan yang menyukaiku hanya bisa menatap saja tanpa memiliki tubuh dan ragaku" ucap Kevin dengan sombong.
Mira seketika tertawa kencang mendengar perkataan Kevin, ia baru tahu jika ada orang yang senarsis ini di bumi. Melihat hal tersebut Kevin menatap Mira dengan tatapan kesal.
"Maaf tuan Kevin saya tidak bermaksud menertawai anda hanya saja saya lucu ada orang yang senarsis tuan di bumi ini" ucap Mira sambil cekikan.
"Sialan" gumam Kevin dengan pelan.
...γ γ γ π π π π γ γ γ...
Mereka lalu merias Chloe untuk tahap finish serta memakaikan sepatu yang rata untuk Chloe. Melihat penampilan Chloe seakan membuat Kevin mengingat pernikahan keduanya.
"Ternyata udah lama juga bos menikah ya" ucap Kevin.
"Ya kira-kira setahun ya" ucap Mira.
"Wait bukannya hari ini thu sama seperti tanggal pernikahan kamu ya Chloe" ucap Jeni.
Chloe mengingat-ingat tanggal pernikahan mereka dan melirik kalender yang terdapat di samping meja. Seketika ia kaget tak menyangka jika hari ini adalah hari ulang tahun pernikahannya yang pertama.
"Ya ampun aku lupa hari ini anniversary kita yang pertama" ucap Chloe dengan panik.
"Kamu udah nyiapin hadiah untuk suami kamu belum" ucap Mira.
Chloe menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, ketiganya menarik napas dalam memikirkan apa yang harus di berikan oleh Chloe sebagai hadiah pernikahan mereka.
"Gimana kalau loe buat pertunjukan untuk suami loe aja" ucap Mira.
"Maksud loe?" tanya Chloe penasaran.
"Suara loe kan bagus jadi gimana kalau loe bawakan lagu penuh cinta untuk suami loe pas acara bentar" ucap Mira dengan semangat.
"Tapi gue malu pasti banyak banget orang disana" ucap Chloe.
"Kalian ngomong apaan sih" ucap Jeni.
Pasalnya sedari tadi Chloe dan Mira berbicara dengan bahasa Indonesia yang tidak dimengerti oleh Jeni dan Kevin. Mira dan Chloe menatap keduanya sambil cekikan.
"Jadi gini aku thu nyuruh Chloe buat nyanyi entar di acara nikah dia buat kejutan untuk suaminya tapi kata Chloe dia malu" ucap Mira.
"Chloe kenapa malu sih suara kamu itu bagus banget jadi buat apa malu" ucap Jeni.
"Tapi" ucap Chloe yang langsung dipotong oleh Kevin.
"Menurut aku ide dari sahabat nyonya sangat bagus lagi pula baru kali ini bos akan mendapat kejutan dari orang yang dicintainya" ucap Kevin dengan tegas.
Chloe akhirnya mengangguk kepala untuk memberi kejutan kepada suaminya sebentar nanti.
Semoga Xavier suka dengan kejutan gue, batin Chloe.
#Flashback off
Tak lama lampu di dalam ballroom mati seketika, Xavier sudah mulai panik karena ia tidak bersama dengan istrinya saat ini.
"Albert" ucap Xavier dengan suara dingin.
Bunyi dentingan piano yang merdu membuat siapa saja yang mendengarnya terhanyut dalam permainan jari Chloe. Xavier menatap sang istri yang berjarak 1 meter dengan tatapan bingung.
"Awasi semua sisi ballroom jangan lengah sedikit pun" ucap Albert dengan pelan lewat earpiece.
Suara merdu dan indah Chloe mulai terdengar membawakan lagu this i promise you dari NYSC.
When the vision arounds you
Bring tears to your eyes
And all that surrounds you
Are secrets and lies
I'll be your strenght
I'll give you hope
Keeping your faith when is gone
The one you should call
Was standing there all along
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
Jantung Xavier berdetak dengan cepat mendengar suara sang istri yang mengalun lembut di sana. Perasaannya tiba-tiba saja menjadi hangat dan tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
...γ γ γ π π π π γ γ γ...
I've loved you forever
In lifetimes before
And I promise you never
Will you hurt anymore
I give you my world
I give you my heart
This is a battle we've won
And with this vow
Forever has now begun
Just close your eyes
Each loving day
And know this feeling won't go away
Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
Over and over I thought
When I hear you call
Without you in my life, baby
I just wouldn't be living at all
And I will take you in my arms
And hold you right where you belong
Til the day my life is through
This I promise you
This I promise you
Ooh, I promise you
"Happy wedding anniversary yang pertama hubby" ucap Chloe dengan senyum manis.
Seketika Xavier berjalan menuju Chloe lalu memeluk Chloe dan menciumnya di b***r dengan lembut. Suara riuh tepuk tangan membahana di dalam sana, bahkan para wartawan tak lupa mengabadikan momen yang sangat langka.
Malam itu pesta perayaan pernikahan Chloe berjalan dengan lancar tanpa ada kendala sedikit pun. Xavier tersenyum penuh arti menatap Albert dan Thomas dari atas panggung.
Tanpa semuanya sedari ternyata tadi ada kendala sebelum acara tersebut dimulai. Dimana MC yang bertugas adalah anak buah Zen yang menyamar tapi beruntung diketahui oleh Albert.
Albert segera menyuruh anak buah mereka untuk mengurungnya di markas mereka, karena hal tersebut Kevin ditunjuk oleh Xavier untuk menjadi MC dadakan tadi.
~ Mansion tua Wesly ~
Suara teriakan nenek Esma bergema di dalam mansion. Mereka semua pulang dengan emosi karena tak menyangka jika Xavier sudah mempunyai istri bahkan ia sebentar lagi akan memiliki anak.
"Mommy kita harus bergerak sebelum anak itu lahir" ucap Reynald memanasi sang mommy.
"Benar apa yang dikatakan daddy nek jika anak Xavier lahir otomatis kita akan susah mengambil semua harta si sialan itu" ucap Cika dengan emosi.
"Zen kapan kita mulai bereaksi" ucap nenek Esma dengan tatapan tajam.
"Besok pun anak buahku siap nek karena aku sudah tahu siapa wanita Mr. Wesly" ucap Zen dengan senyuman penuh arti.
"Bagus pokoknya besok kita harus berhasil menjalankan rancana ini" ucap nenek Esma dengan senyum bagai iblis.
"Kita harus hancurkan anak itu seperti orang tuanya" ucap Reynald dengan berapi-api.
"Benar kak" ucap Rita.
Mereka lalu berdiskusi menyiapkan rencana mereka untuk besok. Tanpa mereka sedari ternyata anak buah Xavier sudah merekam semua percakapan mereka saat ini.
Anak buah Xavier segera mengirim cctv tersebut kepada Thomas. Ia yang bertugas untuk mengawasi cctv mansion nenek tua itu.
~ Roma, Italia ~
Saat ini keluarga Nidas sedang menonton tayangan pernikahan dari musuh bebuyutan mereka. Siapa lagi kalau bukan Xavier Arthur Wesly.
Sudah sejak lama kedua keluarga ini saling bermusuhan karena tidak cocok dalam kerja sama antar perusahaan. Nidas Corp yang selalu melakukan kekejaman kepada pihak kliennya ditolak mentah-mentah oleh pihak Wesly Group.
Mulai saat itu kedua perusahaan besar di dunia selalu saja bersaing, bahkan Robert masih ingat saat ia membantu istri dari direktur besar Wesly Group untuk membunuh anak dan menantunya.
Saat nama Chloe disebut seketika ketiga orang tersebut kaget bukan main karena sangat mengenal siapa wanita yang menjadi istri Xavier. Robert tak menyangka jika anak yang dicarinya ada bersama dengan musuhnya.
...γ γ γ π π π π γ γ γ...
"Dia" ucap Johan dengan kaget.
"Sialan ternyata anak itu bersama dengan Mr. Wesly" ucap Juan dengan emosi.
Tak jauh berbeda dengan kedua anaknya Robert tak kalah kaget jika Chloe adalah istri dari Xavier. Bahkan saat ini ia tengah mengandung buah cinta mereka yang berumur 7 bulan.
Pikiran Robert seketika blank tidak tahu harus berkata apa, suara Juan yang sudah emosi sedari tadi tidak di pedulikannya karena menurutnya tak penting.
"Daddy apa yang harus kita lakukan sekarang" ucap Johan dengan raut bingung.
"Kenapa takdir bisa seperti ini" ucap Robert dengan suara lemah.
...βββββ...
To be continue..............
Jangan lupa vote, like, dan komen yang sebanyak-banyaknya ya guysπβ€