Heartless

Heartless
Episode 104



🌻Sebaik apapun manusia tidak akan pernah terlihat baik di mata manusia lain🌻


.


.


.


.


Hari adalah hari paling bersejarah bagi Chloe dan Xavier. Tepat pukul 10.00 pagi mereka akan melaksanakan pemberkatan nikah di gereja Kalvari California, Los Angeles.


Jam 05:00 pagi para perias sudah datang ke penthouse Xavier untuk mendadani Chloe. Mira dan Jeni yang sangat antusias dengan acara hari ini merasa sangat bahagia.


Kedua sahabatnya yang akan menjadi bresmaid dalam pernikahan Chloe. Keduanya juga didandani serta memakai gaun yang sama berwarna biru.


"Silahkan nona duduk di depan meja rias" ucap MUA terkenal yang di booking oleh Xavier.


Karena wajah Chloe yang sangat halus dan cantik MUA itu hanya memoles wajah Chloe dengan makeup tipis untuk menyempurnakan penampilan Chloe.


Rambut Chloe di buat curli dan di tata secantik mungkin tak lupa mahkota bertabur berlian asli seberat 1 kg bertengger di kepala Chloe.


"Wah nona cantik sekali" puji MUA dengan decak kagum bersama 3 orang asistennya.


Mereka semua terpesona dengan kecantikan Chloe yang seperti putri kerajaan. Mira yang masuk bersama Jeni seketika terpesona dengan wajah Chloe yang bak bidadari.


"Sumpah kamu cantik banget Chloe kayak bidadari" ucap Jeni dengan decak kagum.


"Kamu cantik banget Chloe aku seperti tidak mengenali kamu" ucap Mira dengan wajah kaget.


"Uhmm! Aku jadi malu" ucap Chloe dengan malu-malu.


"Nona Chloe sudah saatnya untuk memakai gaun pengantin" ucap MUA.


Gaun pengantin Chloe di bawa dan di pakaikan ke tubuh Chloe karena sangat berat. Bahan gaun yang sangat lembut dan bertabur batu berlian asal Rusia di bagian gown bawah membuat gaun itu sangat indah.


Sepatu ukuran 12 cm mempercantik penampilan Chloe dengan 1 set perhiasan berlian asli seharga 17 miliar. Semua yang berada di dalam sana seketika terpesona dengan kecantikan Chloe.


"You are so beautiful" ucap Mira dan Jeni serentak.


"Thanks a lot" ucap Chloe dengan senyum manis.


Ketiganya tak lupa berselfi mengabadikan momen Chloe tapi tidak mempostingnya di akun instagram mereka sesuai keinginan Chloe. Tepat pukul 09:00 jemputan Xavier sudah menunggu Chloe di depan penthouse.


Chloe di dampingi Mira dan Jeni berjalan keluar menuju basement parkiran apartemen. Sepanjang jalan Chloe menarik napas dan membuangnya perlahan karena gugup.


Limousine hitam sudah menunggu kedatangan Chloe dan segera menuju ke gereja Kalvari tempat pemberkatan nikah. Selang 20 menit mobil pun sudah sampai di depan gereja.


Dekorasi mewah dan elegan menyambut kedatangan Chloe. Meski tidak banyak orang tapi Chloe sangat bersyukur Xavier sudah membuat pernikahan paling indah untuknya.


Sepanjang jalan menuju gereja dihiasi dengan taburan mawar merah bunga kesukaan Chloe. Xavier yang berdiri di depan altar bersama Albert, Thomas, dan Kevin sangat gugup menanti kehadiran Chloe.


"Bos rileks" ucap Albert di samping Xavier.


"Heeemmm"


Sadari tadi jantung Xavier berdetak dengan cepat menunggu kedatangan Chloe di dalam gereja. Tak lama pintu dibuka dan masuklah Mira dan Jeni dengan anggun di depan.


Lagu Shane Filan beautiful in the white mengalun indah mengiring langkah pengantin wanita.


Sebenarnya Chloe akan di antar oleh Albert tapi karena sifat posesif Xavier yang tidak ingin satu laki-laki pun menyentuh Chloe maka Chloe berjalan sendiri menuju altar.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


Chloe berjalan dengan sangat anggun dan pelan karena ia sangat gugup. Berkali-kali dirinya menarik napas dalam dan membuangnya dengan perlahan.


Xavier tersenyum bahagia sekaligus terpesona akan kecantikan Chloe saat melihat kedatangan Chloe dari pintu masuk, semua mata terpesona akan kecantikan Chloe yang seperti bidadari. Bahkan Julian pun berdecak kagum saat melihat Chloe baru masuk.


Chloe menatap Xavier yang entah mengapa menurutnya ketampanan Xavier hari ini meningkat 1000% dari biasanya. Degup jantung keduanya berirama dengan cepat saat Chloe sudah sampai di depan altar dan menghadap pendeta.


"Sudah siap kedua pasangan?" tanya pendeta.


"Ya" ucap Chloe dan Xavier serentak.


"Silahkan keduanya berhadapan dan mengucapkan ikrar janji pernikahan di depan jemaat" ucap pendeta.


Chloe dan Xavier saling berhadapan dan tersenyum bahagia.


"Chloe Elisabeth Leonardo aku mengambil engkau menjadi istriku untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sakit maupun sehat, untuk saling mengasihi dan menghargai sampai maut memisahkan kita , sesuai dengan hukum Allah yang kudus dan inilah janji setiaku. Di hadapan Tuhan, imam, para keluarga, para saksi, saya Xavier Arthur Wesly dengan niat yang suci dan ikhlas hati memilihmu Chloe Elisabeth Leonardo menjadi istri saya. Saya berjanji untuk setia kepadamu dalam untung dan malang, dalam suka dan senang, di waktu sehat dan sakit dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Saya akan selalu mencintai dan menghormatimu sepanjang hidupku. Saya bersedia menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan kepada saya dan mendidik mereka secara kristiani. Demikian janji saya demi Allah dan injil suci ini, semoga Tuhan menolong saya" ucap Xavier dengan lantang.


"Xavier Arthur Wesly aku mengambil engkau menjadi suamiku untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang, pada waktu sakit maupun sehat, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, untuk saling mengasihi dan menghargai sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus dan inilah janji setiaku. Di hadapan Tuhan, imam, para sahabat, para saksi, saya Chloe Elisabeth Leonardo dengan niat yang suci dan ikhlas hati memilihmu Xavier Arthur Wesly menjadi suami saya. Saya berjanji untuk setia kepadamu dalam untung dan malang, dalam suka dan senang, di waktu sehat dan sakit dengan segala kekurangan dan kelebihanmu. Saya akan selalu mencintai dan menghormatimu sepanjang hidupku. Saya bersedia menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak yang dipercayakan Tuhan kepada saya dan mendidik mereka secara kristiani. Demikian janji saya demi Allah dan injil suci ini, semoga Tuhan menolong saya" ucap Chloe berderai air mata apa lagi saat menyebut nama belakangnya sesuai nama sang daddy.


"Kalian telah dipersatukan dalam ikatan suci dan sekarang sudah menjadi pasangan suami istri sah dalam gereja, silahkan mencium pengantin" ucap sang pendeta.


Xavier membuka tudung gown milik Chloe dan memegang pinggang Chloe agar mendekat. Xavier lalu mencium Chloe di bi**r sebagai tanda sudah sah menjadi pasangan suami istri.


Prok........prok..........prok.........


Riuh tepuk tangan membahana dalam gereja, Xavier melepaskan ciumannya dan tersenyum tulus memandang wajah cantik Chloe.


"Kamu sangat cantik istriku I love you my wife" ucap Xavier.


"Kamu juga sangat tampan suamiku I love you too my husband" ucap Chloe.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


Senyum bahagia terpancar di wajah keduanya akhirnya hari ini Chloe dan Xavier sudah melepas status lajang mereka menjadi menikah. Xavier membawa Chloe keluar dari gereja menuju mansionnya.


Semuanya menyambut kedatangan Chloe yang hari ini sudah resmi menyandang status Mrs. Wesly. Tidak ada resepsi pernikahan hanya pemberkatan di gereja sesuai keinginan Chloe.


"Selamat Chloe semoga bahagia sampai kakek nenek" ucap Mira sambil memeluk Chloe.


"Selamat Chloe sudah menjadi istri dari kekasih hatimu" ucap Jeni sambil memeluk Chloe.


"Chloe congratulation semoga cepat beri aku keponakan ya" ucap Julian dengan cekikan.


"Terima kasih semuanya" ucap Chloe dengan senyum tulus.


"Bos selamat untukmu semoga bos selalu bahagia sampai maut memisahkan" ucap Thomas sambil memeluk Xavier.


"Bos selamat untuk rumah tangga bos yang baru" ucap Albert dengan suara dingin dan datar.


"Bos selamat karena sudah menikah dengan gadis pujaan bos semoga cepat dapat Xavier dan Chloe junior ya bos" ucap Kevin dengan cengesan.


"Thank you" ucap Xavier sambil merangkul ketiganya.


"Bos selamat menempuh hidup baru" ucap semua pengawal serentak.


"Heeemm! Hari ini kalian boleh bersenang-senang" ucap Xavier.


Berbeda dengan Albert dan lainnya yang mengikuti Xavier ke mansion. Sampai di mansion semua para pelayan dan pengawal serta pengurus mansion berdiri di depan menyambut tuan dan nyonya baru mereka.


Saat turun dari mobil semuanya langsung mengucapkan selamat kepada Chloe dan Xavier.


"Selamat datang tuan dan nyonya dan selamat menempuh hidup baru" ucap semuanya serentak.


"Terima kasih semuanya" ucap Chloe dengan senyum manis.


"Hari ini kalian sudah tahu nyonya di mansion ini ingat untuk melayani nyonya dengan sebaik mungkin" ucap Xavier dengan tegas.


"Baik tuan" ucap semuanya serentak.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


Sebelum masuk ke kamar Xavier dan Chloe melakukan sesi foto untuk dijadikan di foto utama di mansion ini. Xavier kemudian membawa Chloe masuk ke dalam kamarnya.


Kamar Xavier sudah dihias dengan bunga mawar berbentuk love dan aroma mawar yang sangat menenangkan. Xavier memeluk Chloe dari belakang dengan erat.


"Aku sangat bahagia baby" ucap Xavier.


"Terima kasih sudah memilihku menjadi istrimu sayang" ucap Chloe.


"Iya sama-sama sayang, bahkan aku lebih bahagia karena kamu sudah menjadi istri pria posesif ini"


"Iya sayang. Sayang mandilah aku yakin kamu sangat lelah" ucap Xavier lagi sambil mencium kening Chloe.


"Kamu duluan saja sayang aku masih harus membersihkan makeup di mukaku dulu" ucap Chloe dengan lembut.


"Iya baby"


Xavier segera melepas jas dan kemejanya serta celananya menyisakan boxer saja. Chloe yang melihat hal tersebut kaget dan membalikan wajahnya ke arah lain karena malu.


Xavier langsung menuju ke kamar mandi dengan santai. Chloe pun langsung membersihkan makeup di wajahnya dan membuka jepitan di rambutnya.


Saat membuka gaun pengantinnya ternyata sangat susah, Xavier yang sudah selesai mandi membantu Chloe menarik resleting gaunnya dengan pelan.


Xavier menelan salivanya dengan kasar melihat punggung Chloe yang putih dan bersih, Xavier mencium leher belakang Chloe dengan sensual.


Chloe pun segera melepaskan diri takut Xavier berniat lebih karena dirinya belum siap. Di dalam kamar mandi Chloe menormalkan jantungnya yang berdetak dengan cepat.


Selesai membersihkan diri Chloe keluar menggunakan bathrobe dan beruntung Xavier tidak ada ada kamar. Dirinya segera menuju walk in closet yang sudah terdapat barang miliknya bersama dengan barang Xavier.


Chloe memilih satu set baju rumahan tipis untuk dipakai. Ia kemudian mengeringkan rambutnya dan memakai serum wajah yang biasa dipakainya.


Tak lupa dengan parfum kesukaannya yang berbau mawar bercampur honey. Tak lama Xavier masuk dengan membawa nampan berisi makanan untuk dirinya dan Chloe.


Chloe tersenyum dan langsung menyantap makanan itu dengan cepat karena lapar.


~ Jakarta, Indonesia ~


Sean saat ini tengah berada di markas papanya, dirinya sedang mengintrogasi pemuda yang diduga sudah menyelundupkan ganja milik papanya sebanyak 30 kg.


...》 》 》 😘 😘 😘 😘 》 》 》...


"Dimana loe sembunyikan ganja itu?" tanya Sean dengan suara tegas.


"Saya tidak tahu bos" ucap pemuda tersebut.


"Sepertinya loe mau main-main sama gue" ucap Sean dengan emosi.


Ia memukul pemuda tersebut sampai berdarah-darah dan lemah tidak bisa berbuat apa-apa lagi.


"Sepertinya kita harus bunuh keluarganya juga" ucap Sean dengan sinis.


"Jangan bos aku ngak tahu dimana tempat ganja itu berada bos" ucap pemuda itu dengan lemah.


"Cih! Sampah seperti loe harus dimusnahkan!" bentak Sean.


"Ampun bos aku sudah berkata jujur bos"


"Mau main-main dengan gue ya bawa gadis itu masuk" ucap Sean dengan suara tinggi.


Para anak buahnya langsung menyeret seorang gadis muda dengan kasar. Gadis itu berteriak minta tolong dan memberontak tapi tidak bisa.


Pemuda itu seketika kaget melihat adiknya yang ditarik dengan kasar. Air matanya jatuh melihat adiknya diperlakukan seperti binatang.


"Bos aku bakal beritahu tapi lepaskan adik aku" ucap pemuda itu dengan suara gemetar.


"Cepat katakan!" bentak Sean.


"Ada di rumah orang tua aku di jl.xxxxx dan di simpan dalam kotak di bawah tempat tidur aku bos"


"Cepat kalian periksa" ucap Sean dengan suara tinggi.


20 menit kemudian anak buah Sean mengabarkan jika barangnya sudah ditemukan. Sean kemudian berjalan menuju pemuda itu dan duduk sejajar dengan dirinya.


"Yang namanya pengkhianat harus dibasmi" ucap Sean dengan desis tajam.


"Jangan bos ampuni aku" teriak pemuda itu.


Sean memberi perintah kepada anak buahnya untuk menghabisi nyawanya. Sang adik yang melihat sang kakak disiksa dengan kejam hanya bisa menangis dan berteriak histeris.


"Bos bagaimana gadis itu?" tanya sang anak buah.


"Apa dia perawan?" tanya Sean.


"Kami tidak tahu bos" ucap sang anak buah.


Sean beranjak mendekati gadis tersebut dan memasukan tangannya ke bagian privasi gadis tersebut. Sang gadis hanya bisa berteriak kesakitan karena dilecehkan.


"Cih! Dasar ja***g" desis Sean dengan cepat.


"Terserah kalian mau gilir dia atau apapun karena dia hanya wanita pel***r"


"Baik bos"


"Jangan sampai dia mati dan buat dia tidak bisa membuka mulut kepada siapa pun" ucap Sean sambil berjalan keluar.


Para anak buahnya langsung saja memuaskan nafsu mereka dengan gadis tersebut. Teriakan bergema di dalam sana tapi tidak dihiraukan oleh Sean.


Saat sampai diluar Sean langsung menuju ruangannya untuk membersihkan diri. Dirinya hari ini akan bertemu dengan kakeknya di mansion sang kakek untuk membahas beberapa masalah.


...❄❄❄❄❄...


To be continue...................


Jangan lupa vote, like, dan komen yang sebanyak-banyak ya guys😘❀