
Pada saat masih berciuman tiba-tiba bayangan Chloe yang tersenyum manis muncul di pikirannya. Sean melepaskan ciumannya dan berlalu pergi meninggalkan Sinta tanpa sepatah katapun.
Sinta yang masih syok dengan apa yang barusan terjadi hanya terdiam. Seketika Sinta menyandarkan tubuhnya di tembok lorong agar tidak jatuh.
Apa ini yang namanya ciuman, batin Sinta sambil memegang bibirnya.
Hati Sinta saat ini sangat berbunga-bunga karena dicium oleh sang idola.
Ciuman pertama gue diambil sama ka Sean aduh senangnya, batin Sinta sambil tersenyum.
Di sudut lorong Sila melihat semuanya dan merekam dengan hpnya. Sila sangat geram karena melihat mereka tapi beberapa detik kemudian dia tersenyum jahat.
"Sekali tepuk 2 lalat bakal mati" ucap Sila sambil tersenyum melihat video Sean dan Sinta barusan.
Sean bergegas keluar dari club dan masuk ke dalam mobilnya, saat ini pikirannya sangat kacau dan hatinya sakit mengingat apa yang barusan dia lakuin.
"Arrrggghhhh" teriak Sean dengan kencang sambil memukul setir mobilnya.
Sean mengambil hpnya dan melihat ternyata ada pesan dari kekasihnya. Sean mulai merasa bersalah karena sudah mengkhianati pacarnya.
"Maafin gue sayang" ucap Sean sambil melihat chat pacarnya.
Sean merasa sangat bersalah ia pun memutuskan pulang ke apartemennya untuk menenangkan diri.
~ Mansion Tua Rahardian ~
"Jadi Sean sudah mengenal dunia malam" ucap Bima sambil melihat laporan kegiatan Sean hari ini.
"Sudah tuan" ucap tangan kanan Bima.
"Siapa gadis ini" ucap Bima melihat foto Sean sedang berciuman dengan seorang gadis.
"Dia adalah sahabat baik dari nona Chloe tuan dia bernama Sinta Roswell"
"Oh putri dari Kenan Roswell"
"Benar tuan"
"Cih! Ternyata Sean tidak jauh beda dengan papanya, kamu akan menyesal sudah membuang berlian Sean" ucap Bima dengan geram karena cucunya membuang berlian demi ikan kering.
Mendengar perkataan tuannya orang kepercayaan Bima membenarkan akan hal itu. Karena dari yang ia lihat nona Chloe sangatlah baik dibandingkan dengan sahabatnya.
Tuan muda akan sangat menyesal pada akhirnya, batinnya.
"Dimana Sean sekarang?"
"Tuan muda berada di apartemennya tuan"
"Pasti saat ini dia sedang merenungkan kesalahannya, baiklah kamu boleh pergi dan awasi terus semua pergerakan Sean dan juga gadis ini"
"Baik tuan saya permisi"
Bima hanya ingin melihat apa yang akan terjadi ke depannya. Ia harus melindungi cucunya dari bahaya apapun baik dari musuh maupun orang terdekat cucunya.
~ Paris ~
Di belahan dunia hanya berbeda jam dengan di Indonesia seorang gadis cantik sedang menelpon orang tuanya.
"Gimana kabar kamu sayang"
^^^"Queen sudah lebih baik mom"^^^
"Mommy senang dengarnya sayang"
^^^"Mommy lagi apa"^^^
"Mommy sudah mau tidur tapi masih mau nemani anak mommy yang cantik ini dulu"
^^^"Mommy istirahat aja pasti udah capek seharian nanti besok kita lanjutkan lagi ya"^^^
"Iya sayang i love you honey"
^^^"Love you too mom"^^^
Panggilan pun terputus, Queen sangat senang karena bisa berbicara dengan sang mommy meski jarak memisahkan mereka tapi komunikasi mereka tetap lancar.
"Wah ternyata ada yang lagi bahagia nih" ucap dokter William yang baru masuk ke kamar rawat Queen.
"Ah! Dokter bisa saja" ucap Queen dengan malu-malu.
"Apa masih ada rasa sakit nona Queen"
"Tidak ada dok malahan Queen ngerasa tubuh Queen lebih segar dan bugar setiap hari dok"
"Berarti kondisi nona sudah lebih baik dan sebentar lagi nona sudah tidak lagi berada di tempat ini lagi"
"Maksud dokter" ucap Queen dengan bingung.
"Selamat nona Queen hasil pemeriksaan anda menyatakan 100% nona sudah sembuh total dan tubuh nona sudah bersih dari efek obat selama ini"
"Yang benar dok" ucap Queen sambil berderai air mata.
"Betul nona ini semua berkat keinginan kuat dari nona untuk sembuh, selamat atas kesembuhannya nona Queen"
"Terima kasih banyak dok terima kasih"
"Sama-sama nona"
"Apa orang tua saya sudah tahu hasilnya dok"
"Belum nona saya berencana akan memberitahu orang tua nona sebentar"
"Dok apa Queen bisa minta tolong"
"Bisa nona"
"Queen mohon jangan beritahu mereka dulu, Queen pengen buat kejutan kepada mereka. Queen mohon sama dokter untuk menyuruh mereka datang kesini"
"Kalau begitu saya akan membantu nona"
"Terima kasih banyak atas bantuannya dok"
"Baik dok"
Setelah kepergian dokter William dan suster dari kamar Queen, Queen tidak berhenti menangis karena terlalu bahagia.
"Mommy, daddy, dan kakak kita bakal kumpul bareng lagi secepatnya" ucap Queen sambil melihat foto keluarganya yang diambil tahun lalu ketika mereka datang menjenguknya.
~ Jakarta, Indonesia ~
Seperti biasa hari ini Chloe bangun untuk melakukan aktifitasnya sebagai seorang pelajar SMA. Hari ini Chloe berencana mengajak sahabatnya dan teman sekelasnya untuk membeli gaun pesta buat dipakai ke penutupan pensi besok malam.
Di meja makan semua keluarganya sudah ada, seperti biasa Chloe menyapa mereka semua dan duduk di tempat yang biasa ia duduk untuk sarapan.
"Mommy hari ini Chloe mau ijin pergi belanja gaun buat acara penutupan pensi sekaligus acara ulang tahun sekolah besok mom"
"Ya sudah kamu nanti ke butik tante Lisa aja" ucap Laura.
"Ehmm! Chloe rencana mau beli gaun di mall aja mom"
"Memangnya gaun tante Lisa ngak ada yang bagus" ucap Laura dengan suara agak tinggi.
"Bukan mom gaun rancangan tante Lisa bagus kok tapi harganya kemahalan mom"
"Ya mahal kan lebih bagus gaunnya dan kainnya pun sangat berkualitas"
"Chloe mau nyari di mall aja mom sama teman-teman mom"
"Dari kamu aja mau beli dimana kan kamu juga yang bakal pakai" ucap Laura dengan muka sinis.
"Iya mom" ucap Chloe sambil menunduk karena takut melihat raut muka sang mommy yang tidak bersahabat.
Kenapa mommy sekarang kok beda ya kayak dulu, apa mommy ngak suka sama pilihan gue ya setiap gue ngomong pasti pilihan gue dianggap tidak bermerek, batin Chloe.
Chloe memang mau membeli gaun di mall agar tidak terlalu memamerkan kekayaan karena ia sadar lebih baik menghemat dari pada menghamburkan uang untuk hal yang tidak terlalu penting. Toh gaun di mall tidak kalah bagus dari yang di butik-butik mahal.
Chloe seperti biasa berangkat ke sekolah diantar oleh pak Ujang. Karena tidak ada kegiatan belajar mengajar banyak siswa yang datang sudah lewat dari jam masuk.
Chloe pergi ke kelasnya untuk absen kehadiran. Sampainya di kelas Chloe melihat teman-temannya baru datang hanya Ahmad dan Riski saja.
"Good morning guys" ucap Chloe menyapa mereka berdua.
"Morning too Chloe" ucap keduanya serentak.
"Tumben kelasnya sepi baru kalian aja" ucap Chloe.
"Iya nih pasti yang lain pada bangun terlambat makanya bakal datang kesiangan" ucap Riski.
"Emang kenapa?" tanya Chloe.
"Semalam kan perayaan kemenangan tim basket jadi diadain party gitu dan ngundang banyak anak-anak sekolah kita"
"Gue pikir partynya cuma anak-anak basket aja" ucap Chloe dengan bingung karena tidak mengetahui kalau acaranya itu ngundang sebagian besar murid sekolahnya.
"Ngak Chloe kemaren si Resa kakak kelas itu ngundang semua teman-temannya baik adik kelas dan teman seangkatan dia" ucap Ahmad.
"Oh pasti acaranya rame ya" ucap Chloe penasaran.
"Ya pastilah orang acaranya di club terkenal di Jakarta" ucap Ahmad.
"Apa" ucap Chloe dengan nada tinggi karena kaget.
"Loe ngak tahu tempat acaranya" ucap Ahmad
"Gue ngak tahu" ucap Chloe.
"Ternyata loe itu anak rumahan ya" ucap Riski sambil menyindir Chloe.
"Ishh! Riski kok ngomongnya kayak gitu sih" ucap Chloe dengan sebal.
"Ya setidaknya loe tahu tempat acaranya karena loe itu pacarnya ka Sean" ucap Riski.
"Lah hubungan sama ka Sean apaan" ucap Chloe dengan bingung.
"Nih anak polos banget ya" ucap Riski.
"Kan club tempat partynya itu milik papa pacar loe itu" ucap Ahmad memberi penjelasan.
"Papa ka Sean bisnis club juga ya" ucap Chloe dengan bingung.
"Yup betul sekali bebs" ucap Klara yang baru datang dan mendengar perkataan Chloe.
"Makanya hidup jangan sama buku ama novel aja, gunain thu hp loe buat baca berita terbaru" ucap Riski sambil menggelengkan kepalanya kasihan sama temannya yang kurang update news.
"Kan buku itu gudang ilmu guys" ucap Chloe membela diri.
"Terserah loe aja, nih absen kehadiran" ucap Ahmad sambil menyodorkan absen untuk ditanda tangan kehadiran.
"Heeemm"
Chloe pergi ke tempat duduknya sambil memikirkan perkataan temannya.
Apa karena sibuk di club jadi ka Sean ngak ingat sama gue ya padahal gue udah nunggu pesan balasan ka Sean, batin Chloe sambil melihat chatnya dari kemarin.
"Ternyata udah dibaca tapi kenapa ngak dibalas kayaknya ada yang ngak beres nih" gumam Chloe merasa heran karena tidak biasanya Sean membaca pesannya tapi tidak dibalas.
"Ehh! Klara ntar kita ajak teman-teman buat nyari gaun yuk buat acara besok" ucap Chloe mengajak Klara ke mall.
"Boleh thu kebetulan gue belum ada gaun untuk acara besok"
"Ya udah kita nunggu teman-teman yang lain biar perginya sama-sama ya"
"Oke deh"
Mereka kemudian bercerita bercanda menunggu kehadiran teman sekelas mereka.
...❄❄❄❄❄...
To be continue....
Jangan lupa like dan komen ya guys😍