
"Aaaa."
Tiba-tiba gagak tua itu sudah berdiri di belakang Lia.
"Sini duduk."
Butler Bernard duduk. Lia memandang wajah butler Bernard dengan sangat serius. Dia ingin bertanya sesuatu yang tidak pernah dia tanyakan pada Jason. Sesuatu yang sangat ingin dia ketahui.
"Ceritakan padaku, tentang keluarga Jason. Aku tidak mengenal satu pun diantara mereka."
Butler Bernard menatap Lia. Pertanyaan Lia menunjukan jika dia sudah ingin mengenal Jason lebih jauh dan berarti membuka lebih banyak kesempatan untuk tuan muda nya.
"Jangan salah sangka. Biasanya kan.... sebelum menikah, pasangan akan di perkenalkan ke keluarga. Bukan seperti aku sekarang...." Kalimat Lia berakhir dengan sendu.
Butler Bernard menghela nafas. Dia mengerti perasaan Lia. Sebenarnya dia merasa kasihan melihat Lia yang selalu terkurung. Gadis ini pun tidak angkuh seperti para gadis bangsawan umumnya. Dia terlalu baik. Bahkan butler Bernard ragu jika gadis ini bisa bertahan.
"Tuan muda lahir dari keluarga yang sangat berpengaruh. Orang-orang dibalik layar yang mengendalikan organisasi dunia seperti WHO dan IMF. Bisnis nyata dari keluarga mereka ada pengelolahan minyak bumi yang tersebar di seluruh dunia.
Butler Bernard berhenti sejenak.
"Ayahnya tuan besar Darren Madison, adalah anak kedua dalam keluarga besar Madison. Tetapi kepandaiannya dalam menjalankan bisnis dan politik, menggeser kekuatan kakaknya dalam menjalankan tahta perusahaan."
"Tuan Jason memiliki seorang adik kandung namanya Laurent dan seorang adik tiri namanya Daniel. Entahlah apakah masih ada saudara tiri lainnya. Hanya Daniel yang tidak pernah ditutupi keberadaanya oleh tuan besar."
Lia termangu. Jajaran keluarga ini terlalu tinggi, terlalu besar dari jangkauannya. Mendengar cerita butler Bernard, dia merasa semakin kecil dan tidak berarti.
"Nyonya Laura, ibu tuan muda, dia adalah pemilik saham terbesar dari jajaran hotel bintang lima dunia. Katakan Ritz Carlton, Grand Hyatt, Bvlgari hotel, semua itu hanyalah sedikit contoh. Dia seorang wanita yang anggun, berkepribadian keras dan tau apa yang dia mau."
Butler Bernard memandang wajah Lia semakin lesu.
"Nona Laurent menyukai dunia fashion. Dia beberapa kali tampil sebagai model di beberapa produk ternama. Meskipun begitu dia belajar mengendalikan bisnis ibu nya. Nona Laurent gadis yang sangat anggun."
Lia mengangguk-angguk.
"Kau punya foto mereka?" Tanyanya penuh harap.
Lia mengambil handphone dari tangan butler Bernard. Memperhatikan foto disana. Keluarga yang sangat berkelas dan memiliki aura kekuasaan. Melihat foto mereka bagaikan melihat foto anggota keluarga kerajaan Inggris.
Wajah cantik dan anggun dari ibu Jason, tampak lembut dan tegas. Adik Jason sangat cantik, dengan mata yang ceria dan senyuman lebar. Jason tampak sangat tampan namun berkesan dingin. Sedangkan ayahnya, tampak sangat tegas dan dingin.
Lia mengembalikan handhone itu kepada butler Bernard. Keluarga Jason berbeda dengan keluarga brother Andrew. Brother Andrew hanya memiliki satu ayah dan dia berkuasa penuh terhadap dirinya sendiri.
Beberapa dengan Jason, tampak sekali keluarga nya memiliki banyak kendali. Mungkin ini lah alasan Jason selalu menyembunyikan dirinya. Menutupi pernikahan kontrak mereka.
"Mereka terlalu luar biasa untukku." Desah Lia lesu.
Lia merasa sangat kecil hati. Dia adalah anak yatim. Semenjak usia empat tahun, ayah nya sudah meninggal, sedangkan ibunya menikah lagi.
Lia kecil awalnya terpisah dengan Diana.
Lia diasuh oleh adik laki-laki dari ayah dan Diana diasuh ibu dari ayah. Tetapi ketika melihat bagaimana, Lia sering di anak tirikan dan disiksa oleh istri paman, adik perempuan ayah, mengambil alih mengasuh dirinya.
Lia memang mengenyam pendidikan hingga universitas, lulus sebagai cumlade sarjana hukum. Tapi dia belum pernah bekerja di firma manapun, karena menyusul Diana hijarah ke America.
"Memang benar. Melihat anda yang lesu seperti ini, sangat tidak sejajajar dengan keluarga Madison. Jika anda mau sejajar dengan mereka, maka anda harus kuat."
Nasihat butler Bernard.
Lia menatap butler Bernard dengan sendu.
"Apa yang harus aku lakukan agar bisa sejajar, aku bukan berasal dari keluarga kaya dan berkuasa," sahut Lia dengan sendu.
"Yang pertama harus anda lakukan adalah percaya pada tuan muda."
Kata-kata butler Bernard terdengar tegas.
Lia merenung. Saat ini dia sudah berusaha percaya dan membuka diri untuk Jason. Dia mulai membiarkan dirinya larut dalam dunia asmara pria itu. Meskipun demikian, Lia sadar... bersama dengan Jason tentu bukan hanya sekedar dunia asmara. Dia harus diakui oleh keluarga Jason dan menyingkirkan segala halangan.
...💗💗💗💗💗...