48 Months Agreement With CEO

48 Months Agreement With CEO
Makan Malam



Pupuklah Cinta selama masih ada waktu


...💖💖💖💖💖💖...


Lia sudah bersiap. Hari ini, adalah saat yang dia tunggukan. Kencan pertama berduaandiluar mansion semenjak mereka menikah. Memang mereka pernah beberapa kali makan diluar, tetapi malam ini terasa berbeda. Ada janji kencan disini.


Lia membelai perutnya yang belum terlalu tampak perubahannya. Masih terlihat datar dalam balutan gaun malam. Calon ibu itu tersenyum lembut. Tak sabar rasanya melihat jenis kelamin bayi dalam kandungan.


Apakah kau laki-laki atau perempuan, mommy akan selalu menyayangi dan berkorban untukmu.


"Liaaaa ... Honey Bunny mu sudah datang," pekik Emelly tertahan.


"Dia sudah datang? Aku pergi dulu ya Ems, jaga dirimu baik- baik. Semoga kita bisa bertemu lagi." Mata Lia menatap sendu ke arah Emely.


"Tentu sajalah. Sepulang kau dari Miamy, aku akan mengunjungimu. Jangan lupa oleh-oleh buatku ya." Emelly menonjok bahu Lia perlahan.


"Iya, miniatur kapal pesiar. Jangan khawatir aku bisa minta banyakkk sama brother Andrew." Lia mengerdipkan matanya.


"Aku jadi pingin kenalan dengan keluarga kakakmu."


"Lain kesempatan ya, siapa tahu kau bisa bertemu dengannya." Lia mendaratkan kwcupan di pipi kanan dan kiri Emelly. Kemudian memeluk sahabatnya dengan erat.


Semoga kita bertemu lagi. Aku menyayangimu.


"Sudah. Honey ku pasti tidak sabar dengan kencan kami." Lia melepaskan pelukannya dan tertawa meninggalkan Emelly.


Keluar dari ruang kerja Emelly, Lia disambut dengan sebuket besar bunga mawar mewah yang menutupi wajah Jaaon.


"Ini buatku?!" pekik Lia kegirangan.


"Tentu saja, jika kau istriku dan ibu dari calon bayiku." Suara bariton lembut Jaaon terdengar dari balik bunga mawar.


"Cantiknyaaa ...." Lia mengagumi buket bunga raksasa itu.


Wanita itu mencium harumnya bunga mawar dengan penuh kebahagiaan. Pramuniaga dalam butik tersebut saling berbisik, mengagumi kemesraan pasangan tersebut.


"Yang sini yang dicium dulu, jangan bunganya." Jason menjulurkan wajahnya dari balik bunga mawar.


"Siapa suruh bersembunyi, hahaha. Cup. Cup. Cup." Lia mendaratkan kecupan di bibir Jason.


Pria itu kemudian memeluk pinggang Lia dengan satu tangannya, sangat mesra. Dia menahan bibir Lia dan menautkan bibir mereka untuk sesaat.


Kemesraan mereka bukan saja mengundang perhatian, penghuni toko, tapi pejalan kaki yang kebetulan lewat. Beberapa diantara mereka hanya lewat saja sambil tersenyum. Tapi tak sedikit yang berdiri di depan pembatas kaca sambil mengarahkan kamera mereka, mengabadikan moment romantis itu. Bahkan ada beberapa yang mulai masuk, hanya untuk memastikan ketampanan dan kecantikan Lia.


Ciuman diantara mereka terlepas setelah beberapa saat. Lia tertawa malu ketika melihat banyaknya orang yang bersorak ke arah mereka. Lia membenamkan wajahnya kedalam pelukan Jason.


Jason tak malu sedikitpun, dia justru dengan bangga mengatakan, "Dia istriku, dia mengandung anakku. Dia cintaku. Dia cantik, bukan?" Wajah Jason benar-benar menggambarkan perasaannya pada Lia.


"Kalian serasi!" seru beberapa orang disana.


"Jason, ayo kita pergi dari sini," ajak Lia.


"Seperti keinginanmu, Tuan Putri."


Jason membungkukan badan dan menengadahkan telapak tangannya yang segera disambut dengan genggaman Lia. Sebelum mereka benar-benar keluar dari pintu butik Emelly, Lia menoleh dan berkata, "Kalian harus membeli sesuatu dari butik ini dan keajaiban cinta akan kalian temukan."


Mendengar itu, pejalan kaki yang berada di luar, segera masuk. Dan butik Emelly langsung ramai dengan pembeli. Bukan sekedar melihat-lihat, tetapi mereka membeli sesuatu.


Emelly memandang Lia dari dalam butik. Dia sangat mengagumi pasangan itu. Dalam hatinya Emelly merasa iri. Ingin rasanya dia menemukan kebahagiaan seperti Lia. Sayang sekali jalan yang harus ditempuhnya berbeda. Menikahi anak Mafia.


...❤❤❤...


Jason membawa Lia, kesebuah restaurant mewah yang teletak di roof top sebuah hotel berbintang. Ruangan paling atas ini, terdapat kolam renang dengan atap yang bisa dibuka dan ditutup.


Di sepanjang pinggiran kolam renang, mereka sudah meletakan lilin yang mengambang dengan rangkaian bunga. Bukan itu saja, hampir disetiap sisi kolam juga terdapar lilin aromatherapy dengan hiasan bunga sebagai alasnya.


Meja tempat mereka akan menikmati makan malam sudah dilapisi kain berwarna merah dan emas. Bunga-bunga juga lilin menghiasi meja.


Lampu temaram menghiasi setiap sudut ruangan.


Jason mengajak Lia mendekati dinding pembatas. Dari atas balcony itu, lia melihat indahnya Paris dipandang dari atas. Lampu berkelap-kelip bagaikan bintang. Dan jauh di tengah kota, tampak menara Eifel mwnjulang tinggi dengan gagahnya


Jason memeluk Lia dari belakang. Bersama mereka menikmati keindahan malam penuh bintang itu dengam kemesraan. Alunan musik romantis Thousand Years ~~lagu dimana Jason menyatakan cintanya pada Lia ~~ mengalun lembut.


"Terimakasih Jason my Love untuk malam yang indah ini," bisik Lia lirih.


"I Love You, Jason."


"I Love You more, Lia."


Dalam pelukan Jason, Lia membenamkan dirinya. Moment indah ini akan selalu membekas dalam hatinya. Lia ingin selalu merasakan pelukan Jason dan berada di sisi pria itu.


Dalam suka dan duka. Saat miskin atau kaya. Dalam keadaan sehat ataupun sakit. Selamanya disisi Jason, hingga maut memisahkan.


...Dua belas hari lagi .... semoga ada keajaiban cinta....


"Kau sudah lapar?" tanya Jason ketika mendengar perut Lia berbunyi.


Lia mengangguk dalam pelukan Jason.


"Anakmu yang lapar," ujarnya manja.


"Ayo kita makan, Baby," ujar Jason seraya mengusap perut Lia.


"Let's go, Dad."


Mereka duduk. Dan saat itu pelayan sudah siap melayani sepasang insan yang sangat mencinta itu. Satu tangan mereka saling bergenggaman sedangkan tangan yang lain digunakan untuk memegang alat makan.


Sesekali mereka saling beradu tatap dan seringkali membuat Lia tersipu. Cara pandang Jason yang begitu lembut, sungguh memabukan. Bagaimana tidak, pria tampan itu memiliki senyuman yang sexy dan sorot mata yang lembut untuk Lia.


Mereka sudah menikah lenih dari satu setrngah tahun. Tapi hari ini, benar-benar seperti baru pacaran, kencan pertama. Mereka menikmati makanan pembuka, salad, sup hingga masuk kedalam hidangan utama


Baru saja hidangan utama disajikan. Kemesraan mereka terganggu oleh seseorang yang memaksa masuk. Jason yang mendengar keributan, menoleh kearah pelayan dengan mengernyitkan keningnya.


"Ma____af, Tuan. Akan saya periksa apa yang terjadi," ujar pelayan itu dengan cepat.


Pelayan tersebut dengan buru-buru menghampiri rekannya yang berapa di pintu masuk. Tampak sekali, pelayan tersebut kerepotan dengan ulah pria bertubuh besar yang memaksa masuk.


"Ada apa?"


"Hei, pelayan. Katakan pada tamu kalian, keluarga tuan Larry hendak menggunakan tempat ini," ujar nya dengan sombong.


"Tapi, Tuan ... sudah ada yang memesan tempat ini dari awal."


"Aku tidak perduli. Tuan Larry dan keluarga akan makan disini!" seru pengawal dengan tegas. Pelayan dan juga satpam hotel jadi kebingungaan.


Jason yang mendengar perkataan pengawal tuan Larry, menatap Lia. Malam ini, Jason hanya berdua dengan Lia. Dia membebas tugaskan Frans pengawal pribadinya dari tugas. Jason hanya ingin kencan berdua saja dengan Lia. Tanpa diganggu siapapun. Tapi kenapa selalu saja ada halangan.


"Biarkan mereka bergabung, Jason. Kita tidak akan membuat keributan dengan tuan Larry hanya karena tempat ini," ujar Lia lembut.


"Baiklah. Akan aku ganti makan malam romantis berdua denganmu, lain waktu." Jason mengucapkan janji yang di iyakan Lia.


"Pelayan," panggil Jason.


"Ya, Tuan."


"Katakan pada pengawal itu untuk menyampaikan pada tuan Larry, Lia dan Jason ada dalam ruangan ini. Dan mereka bisa bergabung jika berkenan."


"Baik, Tuan. Terimakasih, Tuan." Pelayan itu membungkuk hormat dan segera menyampaikan perkataan Jason pada pengawal tuan Larry.


Tak Lama kemudian, terdengar suara yang akrab menyapa mereka.


"LIJASSS, tak kusangka kita berjodoh ditempat ini lagi."


...💖💖💖💖💖...


Follow ig dan fanpage author \= taurusdi_author.


Kumpulin poin kalian sebanyak mungkin yaaa.


Bulan Mei, tebar poin yuk. Jika karya 48 months Agreement bisa menduduki peringakt 10 - 20 besar. Hadiah dari MangaToon atau NovelToon akan author bagikan ke 10 orang yang Vote terbanyK.


Semangat kumpulin poin ya. Gerakan 1000 mawar untuk Lijas.


Love you, all