48 Months Agreement With CEO

48 Months Agreement With CEO
orang tua angkat.



...~~Orang tua tak selalu berasal dari hubungan darah. Tapi juga dari cinta kasih. ~~...


...❤❤❤❤❤❤...


"Lijasss. Lia dan Jason. Aku tak menyangka kalian yang membooking tempat ini, hahahaha ... maafkan jika aku mengganggu malam romantis kalian."


Tuan Larry tersenyum lebar seraya merentangkan kedua tangannya menghampiri mereka. Tuan Larry kemudian memeluk Lia, mencium pipi kanan dan kiri wanita itu, tanpa menghiraukan Jason yang memandang dengan jengah.


"Jason, aku senang sekali bisa bertemu dengan kalian." Tuan Larry menyalami Jason sambil menepuk bahu pria itu.


"Tentu saja, Tuan Larry. Ini kejutan," sahut Jason dengan senyuman tipis.


"Pelayan! Ayo cepat siapkan meja. Disambung saja, untuk enam orang." Tuan Larry kemudian berbalik menatap Jason, " Aku membawa keluarga dan menantuku kemari," bisiknya.


Menantu? Lia berpikir apakah Emelly akan datang juga.


"Makan malam keluarga?" tanya Jason.


"Benar. Dan kalian juga merupakan keluargaku, bukan?" tuan Larry terkekeh, "Aku sudah memerintahkan mereka memasak makanan terbaik."


"Ah, itu istriku dan anak menantuku nomor satu," tuan Lucas menujuk pada orang di belakang Jason.


Jason berbalik mengikuti arah pandang tuan Larry. Disana tampak wanita setengah baya yang merupakan istri tuan Larry dan disisinya nampak wanita yang anggun bergelanyut manja dilengan seorang pria.


"Perkenalkan ini istriku yang cantik, nyonya Belarose. Putriku Michella dan suaminya Elden." Dengan bangga tuan Larry memperkenalkan mereka semua.


"Senang bertemu dengan kalian. Saya Jason dan ini istri saya Lia." Jason ganti memperkwnalkan diri.


"Aku sudah pernah bertemu dengan istrimu, wanita hebat yang dua kali mempermalukan saingannya di depan umum. Luar biasa. Aku harap menantu wanitaku sehebat dirimu," ujar nyonya Belarose.


"Anda terlalu berlebihan nyonya Belarose. Saya hanya asal bicara saja waktu itu," jawab Lia dengan tertawa kecil.


"Tapi jujur, kau membuay pertunjukan bagus. Kau tahu, jika dirimu sudah menjadi topik hangat di kalangan sosialita. Kau superkeren. Mulai sekarang kau adalah anak ku dan suamimu ada menantu ku. Kalian mau kan?" todong nyonya Belarose langsung.


"Tentu saja, suatu kehormatan bagi saya, Nyonya Belarose," jawab Lia dengan mata berbinar.


Memiliki seorang ibu lagi, bukankah itu suatu keberuntungan? Apalagi nyonya Belarose tampak begitu menyenangkan. Suami istri ino begitu supel dan penuh kehangatan. Emely seharusnya beruntung.


"Jangan panggil Nyonya. Panggil Mommy. Ingat Mommy!" tegas nyonya Belarose.


"Baiklah, Mommy," sahut Lia cepat.


"Lihatlah Larry, kita punya anak dan mantu lagi. Keluarga besarrr," nyonya Belarose tertawa lepas dengan bahagia.


"Tentu saja, kan sudah aku bilang tadi," jawab tuan Larry.


"Michella, ingat wanita ini adalah saudara mu."


"Tentu saja, mom. Kau bisa mengambil dia sesering mungkin, aku tidak keberatan," ujar Michella dengan mengerlingkan matanya pada Lia.


"Eh, anak tidak tahu diri. Masa mommy dilasih-kasih sama orang lain. Awas kau ya, jangan nitip anak ke mommy lagi." Nyonya Belarose pura-pura cemberut


"Gak masalah. Aku kan punya saudara perempuan sekarang, juga calon ipar. Kau tidak bisa mengancamku lagi, Mom!" Michella tertawa lebar ketika melihat ibunya mendelik.


"Kalian semua sangat menyenangkan," Lia tertawa lepas. Melihat bagaimana baiknya mereka berhubungan, ada perasaan lega dalam hati Lia. Emelly seharusnya baik-baik saja.


Lia memandang kearah Jason yang tampaknya sedang berbincang dengan tuan Larry dan Elden. Makanan utama yang hendak mereka makan, sudah terlanjur dingin, Lia meminta pada pelayan untuk membereskannya. Kali ini, dia akan makan banyak. Menu diulang dari awal.


"Kenapa Lucas lama sekali menjemput Emely?" gumam nyonya Belarose.


"Dasar Lucas. Dia memang selalu lamban dalam urusan wanita. Tidak peka! Tapi sok tahu," ujar Michella. Michella tertawa kecil sambil mengambil sepotong roti dan mengolesi dengan butter sebelum dia memeakannya.


"Beruntung saja dia terluka dan bertemu Emelly. Eh, bukankah kau ada disana waktu itu, Lia? Aku lupa berterimakasih padamu juga. Dan satu wanita lagi, kan?" tanya nyonya Belarose.


"Iya, Mom. Laurent dan Butler Bernard," sahut Lia.


"Butler?" Michella mengernyitkan keningnya.


"Hahaha iya benar. Aku membawa kepala pelayanku sebagai sandera." Lia terkeleh mengingat kejadian itu.


"Sandera?" tanya nyonya Belarose dan Michella bersamaan.


"Bercanda .... Aku hanya membawa butler Bernard ke club malam. Dan kebetulan kami bertemu dengan Daniel. Kemudian berakhir di tahanan kamar tuan Larry," Lia tersenyum lebar mengingatnya.


"Daddy. Bukan tuan," sekalilagi nyonya Belarose membetulkan cara panggil Lia.


"Iya, Daddy Larry." Lia mengoreksi perkataannya.


"Jangan khawatir, akan aku tarik nanti hidung daddy mu. Berani-beraninya mengurung penolong anakku," ucap nyonya Belarose dengan gemas.


Tawa mereka bertiga meledak mendengar perkataan Lia. Membayangkan tuan Larry yang gemuk dan agak pendek dengam hindung yang panjang.


"Bagaimana aku mencium suamiku dengan hidup yang panjang. Oh tidak! Aku tidak akan menarik hidung peseknya," tawa nyonya Belarose meledak hingga tubuhnya berguncang.


Tentu saja yang empunya digosipin tidak mengerti kenapa namanya disebut-sebut oleh wanita-wanita tersebut, sehingga mereka tertawa dengan lebar.


"Apa yang kalian gosipkan? Ketampananku?" tanya tuan Larry dengan percaya diri.


"Iya pinokio ku," sahut nyonya Belarosr disela-sela tawanya yang tak dapat dia hentikan. Nyonya Belarose mengambil saputangan dan menyeka air mata yang merembes keluar akibat tawa berlebihannya.


"Kenapa aku jadi pinokio? Aku tidak suka berbohong," tuan Larry tidak mengerti.


"Sudahlah. Ini lelucon diantara wanita. Kau ponokio bukan karena suka berbohong, tapi karena aku menghukummu."


"Maksudnya?"


"Sudahlah Larry. Itu Lihat Lucas akhirnya datang dengan menantuku. Lucasss! Cepat bawa Emlly. Kami sudah lapar dan lelah menunggu kalian!" teriak nyonya Belarose.


Lucas menarik tangan Emelly. Sepintas mereka tampak sangat mesra. Jika saja Lia tidak mengetahui adanya perjanjian diantara mereka, maka dia akan mengira jika pasangan tersebut benar-benar jatuh cinta.


Pelayan segera menarik kursi untuk Emelly dan Lucas. Segera setelah kedua orang tersebut duduk, pelayan bergegas menyiapkan makan malam yang telah dipesan tuan Larry.


"Aku tidak menyangka akan bertemu mu disini," ujar Emelly dengan heran.


"Tentu saja siapa yang tahu. Daddy mu sudah menyabotase kencan mereka berdua," sahut nyonya Belarose sambil memakan makanan pembuka.


"Ah, jadi kencanmu disini? Semua hiasan indah ini dipersiapkan oleh Jason untukmu? Emmm ... kasihan," Emelly mengerucutkan bibirnya.


"Tidak apa-apa. Sebagai gantinya aku mendapafkan orang tua dan saudara angkat," jawab Lia dengan riang.


"Maksudmu?"


"Saat kau menikah dengan Lucas, itu artinya kau saudara iparku," ujar Lia perlahan dengan mata berbinar.


"Tidak mungkin," ucap Emelly tidak percaya.


Lia mengangguk dengan tersenyum lebar.


"Hahaha ... aku bahagia mendengarnya."


"Kau tidak minum wine atau champagne?" tanya nyonya Belarose yang melihat gelas Loa hanya berisi air putih dengan irisan lemon.


"Tidak, nyonya. Aku sedang hamil." Lia mengusap perutnya.


"Oh My God. Aku akan mendapatkan cucu? Luar biasa. Mertua mu pasti sangat bangga padamu. Emelly, kau harus segera hamil ya. Ingat anakmu adalah penerus keluarga ini," ucap nyonya Belarose yang disambut dengan senyuman tipis Emelly.


Ucapan nyonya Belarose disambut dengan senyuman oleh Lia. Hatinya sedikit terenyuh. Orang lain lebih berbahagia mendengar kehamilannya daripada orang tua Jason. Andaikan saja, orang tua Jason seperti nyonya Belarose dan tuan Larry. Maka, hidupnya akan sempurna.


...❤❤❤❤❤❤❤...


Jangan Lupa. simpan poin kalian sebanyak-banyaknya. Pertengahan Mei ditebarkan ya.


Ajak pembaca lain dari GC manapun atau dari media sosial untuk membaca Lia.


semakin banyak anggota, semakin banyak poin yang ditebar. Begitu masuk ranking dua puluh besar taanggal 30 Mei, malam hari sampai 24.00. maka hadiah uang dari Mangatoon akan dibagikan dengan pembagian sebagai berikut;


Hallo Lovers,


Bisa buat Lijas tembus ranking hadiah Mangatoon atau Noveltoon gak?


Kalau sanggup, hadiah ranking dibagikan untuk kalian semua. Gimana? Mau gak?


Caranya gampang. Bawa member sebanyak-banyaknya untuk kasih hadiah ke Lijas. Perlu banyak pendukung untuk bisa manjat, kan.


Trus hadiahnya?


• Masuk 20 besar hadiah dari NT 100rb.  Akan dibagikan 50 rb rangking 1 tertinggi dan 25 rb untuk 2 orang lainnya.


• Masuk juara 2-10  besar hadiah dari NT 200 rb. Maka juara 1 dpt 100rb. Juara 2dan 3 @50 rb.


• Masuk juara umum besar hadiah NT 300 rb. Maka juara 1 @100rb. Juara 2&3@50 rb. Yang 100 rb akan dibagikan ke 10 pemberi hadiah lainnya.


Bagaimana? Semangat.


Gerakan 1 juta bunga untuk Lijas.💝