
Permisi... numpang lewat, menggoda nitizen Noveltoon dan Mangatoon...
...❤❤❤...
Sebelumnya.
"Aku bilang, jangan menggodaku."
Jason menepis tangan Lia dari paha nya. Bukannya menurut, Lia menahan senyuman hingga wajahnya memerah, sementara tangan kiri Jason menggenggam tangan kiri Lia yang usil. Tangan kanan Jason melingkar dibalik pungung Lia dan tangan kanan Lia masih menusuk buah apel dengan garpu.
Mereka yang duduk semeja dengan pasangan ini hanya sesekali tersenyum menyaksikan kemesraan Mereka. Krystal istri tuan Jeff pengusaha berlian dan Azzeti isti tuan Larry pengusaha bahan kimia, sesakali bergosip melihat kemesraan mereka. Kebanyakan pengusaha pria yang datang di acara lelang ini hanyalah mereka yang duda atau masih single. Hanya beberapa saja yang datang sebagi pasangan.
Lia tidak berhenti menggoda Jason. Sebenarnya dia ingin meninggalkan acara ini sebelum berakhir. Tetapi, beradasarkan perjanjian, Annet berhasil membuat Lia berjanji untuk tetap di tempat hingga acara selesai. Sebagai symbol donasi, menurut Annet.
Kaki Lia mulai beraksi, dia gesekan di kaki Jason, hingga celana panjang pria itu terangkat dan dia bisa merasakan bulu kaki Jason. Jason sontak meremas tangan Lia keras. Dia menggit cuping telinga Lia dengan gemas. Istri yang susah disentuh awalnya, kini semakin pandai menggoda. Semakin nakal. Layaknya seekor kucing, semakin dekat dengan pemilik semakin manja pula.
"Aku sudah bilang jangan menggodaku. Akan aku seret kau dari tempat ini, kucing nakal!" bisik Jason gemas.
"Menggoda apa sih. Aku hanya menggesekan kaki ku karena gatal, bukan menggodamu." bisik Lia.
"Alasan!"
"Ih gak percaya." Lia mengulangi perbuatannya lagi.
Jason dengan gregetan membawa tangan kiri Lia yang dia genggam, turun kebawah taplak meja dan meletakan di rajaWalinya. Lia terbelalak dan menutup mulutnya dengan tangan kanan. Dia menahan pekikan dan tawa. Rajawali itu sudah bangkit, hanya dengan gerakan kecil yang Lia lakukan.
Lia berusaha menarik tangan, tetapi Jason menahannya. Tetap menempel di bagian terlarang. Wajah Jason masih terlihat datar sambil memandang Lia, sedangkan Lia memerah sambil menahan tawa.
Hingga panggilan kedua dari Annet terdengar.
"Nona Lia, mereka meminta mu untuk berpartisipasi dalam lelang." bisik Krystal, istri ketiga pengusaha berlian itu. Dia masih muda, hanya selisih beberapa tahun dari Lia.
"Eh.. iya nyonya Krystal." Lia tergagap.
"Panggil saja Krystal." ujar nya dengan ramah.
Lia tersenyum simpul dan menarik tangannya dengan keras dari genggaman Jason, hingga terbentur meja.
Saat ketiga kalinya Annet memanggil namanya, Lia sedang mengamati tangannya yang memerah akibat terbentur meja. Sakit.
"Apa kau hendak melelang jam tangan itu?" tanya Jason yang akan siap menawarnya lagi dengan harga paling tinggi.
"Jam ini? Tentu saja tidak! ini jam tangan pasangan kan, sama dengan milikmu." tolak Lia tegas.
"Lalu, apa yang akan kau lakukan? Apakah aku perlu turun tangan?" tanya Jason lagi.
Lia menggeleng. Dia tersenyum nakal. Dan Jason tahu, ada ide liar lagi di kepala gadis itu. Jason menyukai tatapan dan senyuman nakal itu, yang terasa sangat hidup. Jason suka tapi sekaligus khawatir.
"Aku tidak perlu kau melindungiku untuk hal sepele ini. Tapi, Kau percaya padaku bukan?" tanya Lia nakal.
"Jangan lakukan!" ujar Jason tegas.
"Aku tanya, kau percaya padaku ?" tegas Lia sekali lagi.
Jason mengangguk pasrah.
Lia kemudian berdiri dan meminta mic pada seorang petugas. Setelah mic dia pegang, Lia berbicara.
"Terimakasih nona Annet untuk kesempatan yang diberikan pada saya. Saya sangatttt tersanjung." ujar Lia dengan ramah.
"Untuk lelang ini, apakah kita bisa melelang apapun?" tanya Lia sambil menebaroan pandangannya ke seluruh tamu undangan.
"A P A P U N juga?" Lia berbicara dengan menekan setiap katanya, sambil pandangannya tertuju pada Jason. Tangan Lia membelai jambang suaminya dan mengangkat dagu pria yang sudah melotot menatap dirinya.
...❤❤❤❤❤❤❤...
Hayooooo Lia mau lelang apaaaa????