You Should Be Me

You Should Be Me
99



"loh iya Nam, tapi aku kan sebentar, cuma main, ketemu ibunya Yash saja, sudah lama tidak ketemu, kebetulan disini kan aku" jawab Yuhan memohon


"gak, gak ada pergi pergi" jawab Namjoon


"bentar kok, perginya, sama staff lain deh, atau aku ajak Hyun, atau sama kamu udah, gimana?"


"enggak Han, gak ku bilang kan itu jelas"


melihat itu, Hyunsoon yang ada disana perlahan keluar dan tidak mau mengganggu mereka, ini sudah masuk masalah mereka berdua, daripada kena dampaknya mending ia memutuskan keluar saja


dan debat antara Yuhan meminta izin dengan Namjoon yang tidak mengizinkan pun terus berjalan


"Nam" ucap Yuhan


"udah, kamu nurut sama aku kenapa, aku pacarmu, aku leader disini juga, semua member pun tidak akan mengizinkan kalau aku tidak mengizinkan, staff pun begitu" jelas Namjoon


"sekali ini loh, aku ajak kamu kan, dan aku janji hanya datang dan sebentar" kata Yuhan


"tidak Han, kenapa memaksa sih? gak ada, kamu ini memanggilku kupikir ada apa, gak ada kalau izin itu gak perlu minta dua kali, aku tidak akan merubah jawabanku" kata Namjoon


"tapi.." ucap Yuhan terpotong


"kalau kamu sayang kepadaku, serius denganku dalam hubungan kita, jangan paksa aku menjawab iya untuk mengizinkanmu" kata Namjoon


Namjoon pergi, Yuhan tidak berani memaksa lagi, Yuhan memang sudah tidak ada pilihan karna ia disini memang untuk bekerja dan ia harus menuruti ucapan Namjoon


akhirnya tidak jadi berpamitan, saat akan keluar dari kamar Hyunsoon, Hyunsoon masuk


"oh, kupikir kamu sudah keluar" kata Hyunsoon


"belum, aku balik kekamar ku Hyun, makasih ya" kata Yuhan


"ahh, iya" jawab Hyunsoon dengan banyak tanda tanya


Hyunsoon merasa heran dengan apa yang terjadi pada Yuhan dan Namjoon setelah ia keluar


"apa mereka putus? ahh tidak mugkin, bahkan mereka belum genap setahun, ahh tidak tidak, jangan berpikir diluar yang jauh sekali" gerutu Hyunsoon lanjut masuk kamarnya


esoknya, saat bangtan latihan, Yuhan belum ada kerjaan jadi mengabari Yashimi jika tidak bisa datang kerumahnya


"Yash.. aku tidak bisa datang kerumah mu sepertinya, pekerjaannya sangat banyak" kata Yuhan dalam pesan chat


ia menjelaskan jika pekerjaan nya sangat padat mengingat bangtan tidak lama lagi balik ke korea


"ahh tidak masalah kok Yuhan.. aku tau pekerjaanmu begitu ya jelas banyak dan tidak bisa ditinggalkan, santai lah aku" kata Yashimi


"lain kali deh pas aku ke jepang lagi"


tapi tiba tiba Namjoon datang dan menarik hape Yuhan, lalu melihatnya...


"Namjoon" ucap Yuhan kaget


"masih kirim pesan buat janjian?" tanya Namjoon


"tidak kok, malah aku bilang kalau gak bisa kok, mana hapeku, nanti yang lain tau" kata Yuhan


"hape ini biar aku yang pegang" kata Namjoon


"lah tapi..."


Namjoon pergi lagi dan memulai syutingnya, hape Yuhan ada di saku celana nya padahal hape nya sendiri ada di Hyunsoon


Yuhan tidak bisa berbuat apa apa selain mengiyakannya saja, ia tidak tau mau bagaimana juga


hari berlalu..


konser terakhir dijepang besok, malamnya semua dilakukan untuk persiapan, esok paginya meeting untuk jalannya acara dan melakukan banyaknya persiapan


setelah turun tangan, Yuhan memutuskan untuk pergi dari hotel dan menuju gedung acara lalu memulai kesibukannya


berjalannya acara dengan lancar dari siang sampai malam, dan ketika malamnya semua persiapan untuk mengakhiri acara, ternyata Yashimi datang bersama ibunya


Yuhan kaget melihat Yashimi tiba tiba ada disana bersama ibunya


"bibiii?" sapa Yuhan kaget


"Yuhan, bagaimana nak kabarmu?"


"baik bi, ahh bibi kenapa kamu kesini, maafkan aku tidak bisa kesana karna pekerjaan hari ini banyak sekali" kata Yuhan


"iya Yuhan tak masalah, bibi sudah dijelaskan pula sama Yashimi"


mereka sempat mengobrol disana tapi Namjoon selesai beres beres dan akan pergi malah mendengar obrolan beberapa staff


"Yuhan?" sapa Namjoon


"eh, emm bibi, ini kenalin" kata Yuhan


"salam kenal bi" sapa Namjoon dengan sangat ramah


"salam kenal nak, saya ibu Yash" kata ibu Yashimi


"dia ibuku Namjoon, dia kenal Yuhan kok, tapi sudah lama saja tidak bertemu" kata Yashimi menjelaskan


"waah iya senang bisa berkenalan denganmu bu, salam kenal, saya Namjoon, pacarnya Yuhan" ucap Namjoon


seketika itu Yuhan menoleh pada Namjoon, Yashimi kaget dan menatap kearah Yuhan tapi Yuhan tidak memberikan jawaban untuk menyanggah ucapan Namjoon itu artinya Yuhan membenarkan, hanya saja dia diam


"oh ya, waah selamat ya, kenapa tidak bilang kalau sama pacarmu nak?" tanya ibu Yashimi pada Yuhan


"ini.. emm" ucap Yuhan bingung


"karna pekerjaan kok bi, jadi tidak sempat menjelaskan" kata Namjoon


"iya ma, mereka sangat sibuk kan sudah kujelaskan" kata Yashimi


setelah mengobrol sedikit dan karna ada kerjaan juga, Yashimi juga jadi berpamitan pada Yuhan dan Namjoon disana


mereka pun pergi, tinggallah Yuhan dan Namjoon...


Namjoon hanya menatap Yuhan...


"kenapa?" tanya Namjoon


"tumben kamu menjawab gitu?"


"kan memang benar aku pacarmu"


"iya sih"


mereka balik lagi untuk lanjutkan persiapan pulang tapi ternyata semua member bangtan dan staff melihat apa yang terjadi


tadinya Yuhan Namjoon kaget, mereka pikir semua sudah tau dan mendengar pengakuan Namjoon soal ia adalah pacar Yuhan


"loh, kenapa pada disini saja semua?" tanya Namjoon


"kami melihat saja, itu pria kemarin kan hyung" kata Jimin


"ahh, iyaa.. itu tadi yang kemarin"


"itu siapa perempuan bersamanya?"


"itu.. ibunya, ibu Yash" jawab Yuhan


"ahh, bicara apa kalian? ada masalah kah?" tanya Seokjin


tapi tidak, ternyata bangtan dan staff hanya tau jika pria kemarin datang


"loh, kalian dari tadi bukannya disini? kupikir mendengar"


"kami disini tapi gak jelas kalian bicara apa, sedikit gaduh sama yang lain" jawab Taehyung


mereka menjelaskan hanya membicarakan hal biasa saja, dan mereka pun kembali ke hotel


sesampainya..


mereka beristirahat, hitungan hari saja sudah harus pergi dari jepang


tersisa waktu di korea hanya dua hari, tak mau meninggalkan kesempatan, mereka semua memutuskan untuk pergi belanja membelikan oleh oleh bagi teman atau keluarga mereka masing masing


saat semua pergi mencari dan mendapatkan semua lalu berkumpul lagi dan Yuhan cukup banyak membeli bawaannya


"nuna, banyak sekali kamu membeli?" tanya Jungkook


"ahh, Jekey, jangan ganggu snack ku, ini semua buat teman teman ku dirumahku"


"buat siapa saja?" tanya Taehyung


"ada lah, buat teman temanku disana juga"


"kenapa harus banyak? kan bisa beli di korea" kata Jungkook


"kan snack khusus yang ada di jepang"