You Should Be Me

You Should Be Me
180



dokter pun keluar dan mengatakan pasien pingsan, dan sudah sadar tapi tidak terjadi apa apa yang mengkhawatirkan, hanya pingsan karna kaget saja jantungnya


Yuhan masuk karna sudah dipersilahkan oleh dokter, dan beberapa member lainnya juga ikut masuk


mereka melihat kondisi Heechul, tidak terjadi apa apa yang membahayakan kata dokter, tapi hanya sedikit luka luka saja dibeberapa lengan, siku, hingga benturan pada kepala


"apa yang kamu lakukan?" tanya Yuhan


"maafkan aku yaa buat kamu kuatir" kata Heechul


"aku lebih dari kuatir dengan keadaanmu, kenapa masih memikirkan dia (Momo)? bukannya sudah putus? kenapa masih dipikirkan?" tanya Yuhan


"iya aku mengakui memang aku salah disini, pikiranku masih tentang dia hingga kecelakaan kemarin, aku tidak tau kenapa dia tega kepadaku"


"kalau gini artinya kamu tidak menghargai ku, kan sudah ada aku" kata Yuhan


"Yuhaan, hei, ini bukan saat ya kamu menyalahkan dia, dia kecelakaan loh dan baru sadar juga baru ditangani" kata Kang-in


"iya, kenapa malah membahas masalah pribadi? kenapa malah menyalahkan langsung, bukannya bicara nya membahas ini nanti" kata Han-geng


"aku akan fokus hanya padamu sejak saat ini, aku janji" kata Heechul memeluk Yuhan


Yuhan juga memeluk balik dan mengusap usap lengan Heechul, melihat itu, tadinya Han-geng dan Kang-in mau marah karna ucapan dilontarkan Yuhan malah jadi menyalahkan Heechul padahal tadinya Yesung yang menyalahkannya


tapi semua tidak jadi marah karna melihat sikap peduli Yuhan memang besar kepada Heechul, jadi mereka menganggap mungkin Yuhan tengah kuatir saja tadi, kan kalau cewek kuatirnya memang begitu, suka tidak jelas dan random saja


jadi Yuhan lah yang mengurus Heechul disana, tapi sampai tidak sempat mengabari ayah ibu Heechul


"aku belum kabari paman dan bibi, aku kabari dulu ya" kata Yuhan


"sudah aku kabari tadi Yuhan" kata Kibum


"oh gitu? yasudah lah, siapa yang kamu kabari oppa?"


"paman"


tak lama orangtua Heechul dan kakak perempuan Heechul datang


"Heechul, kenapa bisa begini" teriak ibunya


"maa, aku gakpapa kok ma, jangan ribut begitu aku malu"


"kamu ini gak fokus kenapa memaksa menyetir sih? kan bisa gantian sama member lain" kata ayahnya


"iya pa, memang salahku tidak mau gantian, mereka memang menawariku gantian tapi aku yang tidak mau"


tapi saat ayah ibu Heechul sibuk kuatir dengan anak mereka tapi kakak perempuan Heechul malah fokus kepada Yuhan


ia merasa bagaimana Yuhan benar benar peduli kepada adiknya bahkan sampai keluarganya saja terlambat tau soal Heechul kecelakaan tapi tau tau sudah ada Yuhan disini


"eoni jangan melihatiku seperti ini" kata Yuhan


"ahh tidak, maafkan aku, aku tidak bermaksud apa apa, aku hanya mau berkata terimakasih sudah cepat datang lebih dulu" kata kakaknya


"iya eoni, sama sama"


"makasih Yuhan, sudah cepat datang buat Heechul" kata ayahnya


"iya paman, sama sama"


"kamu dari tadi berarti disini? kok gak kabari aku?" tanya kakaknya


"iya Yuhan kenapa gak kabari kami?" tanya ibunya


"maafkan saya bi, eoni, tapi saya tadi kuatir sekali jadi mengurusinya sampai lupa mengirim kabar, tapi mau menghubungi kalian, member sudah kabari duluan katanya"


"oh iya bener juga sih, pasti panik" kata ibunya


melihat kedekatan Yuhan dengan keluarga Heechul, membuat semua member disana sudah tidak meragukan hubungan mereka berdua karna bagaimana Heechul langsung mendekatkan Yuhan pada keluarganya


bahkan seperti yang mereka tau, Heechul masih penuh pertimbangan mengenalkan Momo kepada keluarganya, jadi jarak berpacaran ke perkenalan pacar pada keluarga cukup lama


ditambah mereka tau jika keluarga Heechul sepertinya kurang suka kepada Momo apalagi kakak perempuan Heechul, tapi terlihat di hari ini sikap ayah, ibu bahkan kakak Heechul sangat baik kepada Yuhan


itu membuat kesempatan Yesung semakin sedikit mendekati Yuhan karna dari empat member lain (Leeteuk, Shindong, Donghae, Yesung) hanya Yesung yang masih berharap ada sedikit kesempatan untuk bisa mendekati Yuhan


tak lama beberapa member bangtan mulai berpamitan satu persatu karna harus pergi untuk kegiatan mereka masing masing yang berbeda beda


sedangkan Yuhan dan keluarga Heechul yang menemani selama sehari semalam Heechul dirumah sakit bahkan mengurus besoknya untuk balik ke rumah lagi


tapi keputusan Yuhan yang memilih Heechul itu telah salah, karna ia secara tidak langsung sama saja melepaskan hubungannya dengan Namjoon


kenapa?


karna ketika baru saja Yuhan pergi dari dorm, ternyata Hyohoon memata-matai Yuhan sejak kepergian Yuhan dari agenci itu


tapi bukannya mengikuti Yuhan pergi lagi malah masuk ke dorm dan menyapa Aekyo


"Hyo? ngapain kamu kesini?" tanya Aekyo kaget


"hai nuna, apa kabarmu?"


"buruk sejak tau kamu busuk"


"aiiish jangan lah begitu"


"kau yang jangan begitu"


"loh kenapa denganku?"


"jahat, sudah sudah, ada apa kamu kesini? kamu mengikuti ku dan Yuhan pasti"


"iya itu benar, aku mengikuti kalian, tapi aku datang juga karna aku menunggu bangtan"


"untuk apa kamu menunggu mereka?"


"ada saja, tunggui saja nanti akan ada pesta keributan"


"jangan macam macam yaa Hyoo"


"gak lah, gimana mau macam macam, disini rame, terus kemana Yuhan?"


"tidak tau"


"bohong!"


"kau apa sih, aku memang tidak tau, dia tiba tiba pamit pergi"


"gak mungkin kalau gak tau, pasti tau, hanya saja kamu tidak mau mengatakannya kan pada ku"


"kurasa kamu sudah gila" kata Aekyo


Hyohoon tidak membantah, ia hanya tersenyum mendengar itu, Aekyo semakin yakin jika Hyohoon benar sudah gila kepada Yuhan


malamnya, baru saja bangtan datang, mereka istirahat di ruang televisi berkumpul disana semua bersama staff staff mereka juga


"Hyo.. kamu disini ada apa? ada masalah kah di kantor?" tanya Tanwoo


"iya, di kantor ada masalah" jawab Hyohoon


tapi Hyunsoon mengetahui kakaknya ada disitu, pasti dia berbuat ulah lagi tentang Yuhan


Aekyo menarik Tanwoo diam diam dan menjelaskan jika Hyohoon mengancam Yuhan, kedatangannya saat ini adalah untuk membuat Yuhan hancur, dan celaka lah bagi hubungan Yuhan dengan Namjoon


karna tak lama ceo bersama Kwan dan beberapa staff utama lainnya benar datang ke dorm, tapi kali ini Aekyo tidak tau jika ceo akan datang bahkan bersama staff utama nya, sedangkan Hyohoon jelas tau


"hei, ada apa ini? apa masalahnya sampai sampai ceo dan yang lain datang?" tanya Tanwoo


"aku juga tidak tau, Yuhan, aku harus menelfonnya"


Aekyo malah sibuk menelfoni Yuhan, berdering hanya tidak diangkat, tapi setelah telfon ke lima kalinya malah nomor Yuhan mengatakan jika sudah tidak aktif