You Should Be Me

You Should Be Me
95



pasalnya yang terjadi di korea selama Yuhan meninggalkan korea untuk pekerjaannya dimana Hyohoon bertemu dengan Aekyo dan membahas beberapa hal tentang Aekyo yang merasa jika beberapa kemungkinan kejadian tentang kedekatan Yuhan dengan Namjoon


Aekyo menceritakan semuanya kepada Hyohoon


"ahh, aku rasa memang kedekatan itu tidak seperti pada member lain ya dari penjelasan mu" kata Hyohoon


"tapi masih aku dengar kabar kok staff kami juga ada menyukai Yuhan"


"yaa aku tau soal itu, tapi aku belum tau pasti yang mana orangnya"


tapi disini saat membahas semua tentang Yuhan, Aekyo akhirnya tergerak akan menjelaskan siapa dan bagaimana tentang kedekatan Yuhan dengan Aekyo


"ada hal mau kujelaskan tentang aku dengan Yuhan" kata Aekyo


"nah, ini, aku juga mau membahasnya, bagaimana kamu bsia begitu banyak mengenal Yuhan dibeberapa hari terakhir"


Aekyo menjelaskan bahwa dirinya sudah mulai mengenal Yuhan bahkan jauh sebelum pekerjaan


Aekyo menjelaskan semuanya tanpa tersisa bagaimana dulu ia dengan Yuhan dekat, bahkan sampai berpisah dan pasti menjelaskan tentang Yuhan yang memacari paman Aekyo membuat Aekyo dan Yuhan menjadi retak


bahkan Aekyo menjelaskan kekecewaannya kepada Yuhan semakin menjadi jadi ketika Yuhan memilih berteman bahkan dengan musuh Aekyo


"jadi gitu sejarah dulu banget aku dengan Yuhan" tambah Aekyo


"ahh serius? aku baru tau soal ini semua nya barusaja"


"tapi aku penasaran bagaimana dulu kamu dengan Yuhan bisa dekat sampai berpacaran"


"kan sudah kujelaskan deh"


"sedikit kan, belum detailnya?"


"oh iya"


menjelaskanlah lebih rinci dan jelas lagi dari awal hingga akhir tentang perkenalan Yuhan dengan Hyohoon sampai memutuskan berpacaran


setelah semua dibahas, waktu mereka cukup lama membuat Hyohoon malah kuatir Aekyo dalam jam kerja


"kamu gak dicari lama diluar begini?" tanya Hyohoon


"tidak kok, aku tidak ada kerjaan, free untuk seminggu kedepan, palingan hanya membersihkan dorm" jawab Aekyo


"aman dong, enak"


"iya.. inipun jadwal balik, tapi lusa saja saya balik"


"loh, kok balik? bukannya kerjaanmu kepengurusan utama dorm?"


"iya tapi siapa mau ku urus, bangtan ke jepang untuk tour konser"


"apa iya? bersama Yuhan berarti?"


"iya, dia sangat dibutuhkan, selama 40 hari jelas membutuhkan Yuhan"


"ahh"


setelah pertemuan hari itu, sekitar lima hari berikutnya Hyohoon memaksa bertemu dengan Aekyo lagi


setelah bertemu..


"kenapa Hyo? aku lagi sibuk sibuknya ini di dorm"


"lah, katamu bangtan tour konser 40 hari?"


"iya, tapi aku besok mau balik jadi membereskan dulu kerjaan full hari ini termasuk laporan harian"


"ahh bentar saja, aku cuma mau minta bantu"


"bantu apa lagi? surat? sudah berapa kali aku bantu, tanpa respon kan, berarti dia tidak akan mau menerima mu lagi"


"kalau rencana ini pasti berhasil"


"apa?"


Hyohoon meminta bantuan Aekyo kali ini untuk memberikannya lowongan pekerjaan di agenci, tapi Aekyo tidak bisa, ia bukan pihak berpengaruh sampai memberikan kesempatan pekerjaan tanpa ada nya lowongan


"lah kamu meminta lowongan pekerjaan padaku? kamu salah Hyo, aku bukan staff utama loh di agenci, aku hanya staff dorm" jawab Aekyo


"ya tidak keburu kok, cuma kalau ada info membuka lowongan pekerjaan, langsung kabari aku" jawab Hyohoon


"ahh gitu? tapi saat ini belum ada lowongan"


"ya kalau ada, langsung bilang, bahwa teman kamu akan mengambil lowongan itu"


"lalu bagaimana?" tanya Hyohoon


"yaa saat ada lowongan, aku langsung kabari kamu saja, kelanjutannya apa katamu"


"oh gitu"


"iya lah, aku tidak mau sampai Yuhan semakin membenciku"


"bukannya itu tujuanmu? membalas Yuhan?"


"iya tapi tetap aku tidak mau Yuhan tau kita kenal, kan aku sudah berapa kali bilang aku tidak mau di-ikut-campur-kan dengan apapun urusan mu"


"yadeh terserah kamu saja, aku tidak masalah, apapun itu, penting untuk ini bantu aku"


tapi Hyohoon meminta tidak terburu, yang penting ada informasi tentang pencarian staff, Hyohoon memintanya satu


Aekyo mengiyakan asalkan tidak melibatkan dia, bahkan meminta agar Hyohoon bersumpah tidak membawa bawa dirinya dan Hyohoon bersedia bersumpah tidak melibatkan Aekyo


balik kepada kesibukan Yuhan dengan staff lainnya dan juga member bangtan di jepang


Yuhan sibuk jelas dengan pekerjaannya, tapi setidaknya ia hanya memotret sana sini, soal laporannya nanti setelah balik ke seoul


Yuhan baru sadar jika ia berada di jepang..


"aku baru sadar eoni, ini jepang" kata Yuhan pada Hanuel


"kenapa memangnya?"


"aku ada teman disini, daerah beda sih, ah aku coba kabari"


"siapa?"


"ada, dia keturunan korea jepang tapi tinggal di jepang dan bekerja disini, jarang juga balik kekorea"


"ya coba saja"


malam itu setelah padat aktifitas dan semua pada beristirahat, tapi Yuhan menelfon sahabatnya yaitu Yashimi mengabari ada di jepang


Yashimi mengangkatnya dan mereka mengobrol, Yuhan mengatakan keberadaannua tapi dari rumah Yashimi ke hotel Yuhan cukup lama sekitar dua jam perjalanan


"yah, yaudah jangan, itu lama pasti kamu dijalan" kata Yuhan


"iya tidak apa kok, tidak masalah kok, aku akan pergi kesana lusa, berapa hari kamu di tempat itu?"


"40 hari, tapi aku sudah tinggal 10 hari disini, jadi masih lama kok sebulanan masih" kata Yuhan


"ahh serius kah? pekerjaan mu jaub sekali dan lama"


Yuhan menjelaskan pekerjaannya...


pantas saja, Yashimi mendengar tentang pekerjaan Yuhan jadi paham dan mengerti jika sampai bekerja keluar kota bahkan luar negri dalam jangka waktu panjang


"yaudah, lusa ya aku akan datang, bisa kan ketemuan disana?" tanya Yashimi


"bisa lah, kenapa gak bisa?"


"ya siapa tau gak bisa takut ganggu kerjaan"


"bisa.. bisa.."


"yaudah deh, lusa benar ya, tunggu saja aku"


"siap"


mereka jadi janjian lusanya, dan saat hari itu tiba, Yuhan saling mengirim pesan chat untuk segala kegiatannya dia laporkan kepada Yashimi


sejak pagi hingga siangnya baru lah Yashimi bisa pergi dari jam 11 siang hingga jam satu siangnya baru sampai di tempat tujuan yang Yuhan terakhir kirim


karna Yuhan ada di salah satu rumah makan khas jepang dan didaerah situ rumah makan khas jepang full hanya ada satu tempat dan itupun sederhana, tidak begitu mewah, jadi Yashimi langsung menuju ketempat itu


Yashimi masuk dan mencari keberadaan Yuhan, tak susah mencari ia pun mendapatkan keberadaan Yuhan jadi langsung ia dekati


"Yuhan..." sapa Yashimi


"hai... akhirnya ketemu juga"


"ahh kamu lagi sibuk ini?"


"tidak kok, aku diluar jam kerja ini, tapi pergi makan bareng sebelum balik ke hotel"


"ayo kesana, temani aku" bisik Yashimi