You Should Be Me

You Should Be Me
218



Yuhan baru melepaskannya dan Heechul keluar untuk mengantarkan Yoongi sampai luar apartemen unit nya saja


"hati hati ya, malah jadi gak temani kamu disini, Yuhan sakit jadi aku harus menemaninya" kata Heechul


"oh, sakit? awas hamil lagi dia kali" kata Yoongi


"ahh? hamil lagi?" tanya Heechul kaget dan bingung juga


"iya, kemarin kan baru lahiran, ini awas hamil lagi, kebobolan lagi"


"kapan Yuhan hamil? memangnya pernah ya?" tanya Heechul


"lah, anak kemarin, anak laki laki, ada bayi, disini juga aku sempat lihat kok, aku pas itu datang bayi itu nangis"


"bayi laki laki? ahh disini? sama Yuhan?" tanya Heechul mendetail


"iya, kan sering juga sama kamu dibawa ke kantor waktu award kita ketemu itu, Yuhan sama anak kamu"


"ahh bayi itu bukan anakku dan Yuhan"


"lah, apa iya? anak siapa?"


"anak Boseo, adiknya Yuhan"


"woh, serius? kok Yuhan bilang padaku anaknya denganmu?"


"apa iya Yuhan bilang begitu"


"coba saja tanyakan Yuhan, yaudah aku pergi ya, bye hyung"


Yoongi pergi, Heechul bingung kenapa Yuhan mengakui Ryungbo adalah anak Yuhan dengan Heechul didepan Yoongi


Heechul berpikir, apa ada kaitannya dengan Namjoon, jadi Yuhan bilang kepada Yoongi agar Yoongi bilang pada Namjoon


atau jangan jangan karna masih berkaitan dengan omongan Yuhan beberapa waktu yang lalu tentang Yoongi datang dan hampir memerkosanya


tapi tidak mau memikirkan banyak hal lagi, ia langsung masuk kamar lagi menemani Yuhan


tapi lagi lagi Yuhan ditemukan tertidur, jadinya Heechul mengangkat Yuhan dan memindahkannya di kamar utama miliknya


semalaman tidur bersama Yuhan, tapi bangun sangat awal dan mengecek Yuhan, tapi yang dilihat, Yuhan sangat pucat


"chagiyaaa.." sapa Heechul


Heechul mencoba membangunkan Yuhan beberapa kali tapi tidak bangun juga, ia kuatir jadi pagi itu juga ia membawa Yuhan kerumah sakit


sesampainya..


dokter memeriksa dan hanya demam saja, tapi tidak terjadi apa apa, Heechul bingung mau mengabari siapa ayah ibu Yuhan, karna ia belum terlalu dekat jadi ia pun menelfon Naryu


memberi kabar Naryu


Naryu menjelaskan pada Boseo


Boseo pun datang kerumah sakit dan melihat kondisi Yuhan, baru mengabari orangtua nya dan orangtua Yuhan


tapi karna kedua orang tua dihubungi sama sama sibuk jadi mereka menitipkan Yuhan pada Boseo dan setelah Yuhan mulai sadar dan membaik..


"ceritakan apa yang terjadi nuna?" tanya Boseo


"iya, kamu semalam itu lemas sekali, aku tanya tidak apa apa kan, kenapa malamnya drop?" tanya Heechul


"tidak tau, badanku sakit semua, meriang"


mendengar kata "meriang" yang ada dipikiran Boseo hanya satu, tentang kondisi salah satu peliharaan Yuhan pasti terjadi sesuatu


"kamu dapat kabar apa dari orang rumah?" tanya Boseo


"apa? tidak ada!"


"coba lihat hapemu"


"aku gak sempat lihat hape sih, kenapa memangnya?" tanya Yuhan


"aku mendengar kamu meriang, jadi kepikiran ad hewan peliharaanmu yang ..." ucapnya terhenti


langsung Yuhan mencari hapenya, Heechul memberikannya dan melihat benar saja ada tiga telfon dari tiga nomor berbeda yaitu Jazlyn, Nania dan Misilia yang mengabari jika Bobe dan Nickly sakit


"Boseo, iya, Bobe dan Nickly jatuh sakit, Bobe gimana ini" kata Yuhan


"yasudah, kamu fokus disini, aku yang mengurus disana ya" kata Boseo


"kok ikut, kamu dirawat masih" kata Heechul


"iya nuna loh, percayakan saja padaku nuna" kata Boseo


Boseo jadi pergi sendirian kerumah Yuhan, Yuhan gelisah bukan main tentang ini, bahkan Bobe dan Nickly adalah hewan yang paling lama menemaninya didunia


Yuhan terus menggerutu dan berdoa berharap tidak ada yang terjadi


melihat Yuhan terus gelisah, Heechul menanyakan siapa Bobe dan Nickly sampai membuat Yuhan se-kuatir itu


"siapa sih mereka, sampai kamu begini?" tanya Yuhan


"Bobe dan Nickly itu peliharaanku sejak lama bahkan sejak aku lahir didunia ini, tadi dapat kabar kalau mereka berdua panas tinggi, dan Boseo melihatnya kesana aku jadi kuatir karna tidak ada kabar apa apa dari Boseo"


"hewan peliharaan?"


"iya, tapi aku memang tidak bisa kalau hewan peliharaanku sakit apalagi sampai mati, aku akan sakit juga" kata Yuhan


"masak sih sebegitunya?"


Yuhan menjelaskan bagaimana kebiasaan yang ia alami sejak kecil ketika ada hewan mati dihadapannya pasti akan merasakan meriang seluruh badan


untuk itu kenapa Boseo hapal dengan kebiasaan Yuhan tersebut


"memangnya jenis apa hewan peliharaannya?" tanya Heechul


"harimau"


"harimau?" tanya nya kaget


"iya harimau"


"yang sakit dikabari tadi?"


"ya itu harimau, aku tidak pernah memelihara selain hewan buas, aku sudah pernah jelaskan kan"


"serius jadi kamu ini?"


"iya lah"


tak lama dokter mengabari Yuhan boleh pulang karna kondisi nya sudah membaik, Yuhan tidak sabar untuk cepat pulang


ia sampai lupa harus menyembunyikan rumah aslinya dari Heechul dan tidak peduli yang penting ia sampai dirumahnya dan bertemu Bobe dan Nickly


sesampainya..


Yuhan langsung turun, berlari kekandang harimau rumahnya, Boseo didalam kandang itu bersama Jazlyn yang kebingungan karna Bobe sudah sekarat, sayangnya Nickly sudah meninggal lebih dulu dari Bobe


untuk itu Yuhan langsung mengambil alih posisi Boseo, dan membantu sekarat akan menuju kematian dari Bobe agar lebih mudah dan akhirnya Bobe menyusul Nickly


Bobe dan Nickly meninggal setelah beberapa minggu lalu ayah ibu mereka yaitu Bowni dan Beckly meninggal


seketika itu, Yuhan berdiri dan menyentuh Boseo lalu memeluknya dengan sangat erat dan menangis


"Yuhan, kami yang urusan kalau kamu tidak kuat" kata Jazlyn


"iya biarkan penguburannya kami yang urus" kata Nania


"kamu tenang saja ya, yang kuat" kata Misilia


Boseo dibantu Unji membawa Yuhan masuk, tapi Heechul masih belum bisa berpikir bersih dengan apa yang baru saja ia lihat


ia baru sampai, Yuhan berlari masuk ia pun mengikuti berlari karna kuatir kondisi Yuhan baru keluar rumah sakit


dan baru masuk, Heechul yang baru tau soal itu rumah menjadi takjub, rumah super mewah tapi didalamnya beberapa kandang hewan buas ada disana


bahkan tadi ia sempat melihat kandang ular ular, dan bahkan ada singa, serigala, dan cetaah (hewan baru milik Yuhan)


belum lagi memikirkan itu, ia masih takjub bagaimana Yuhan membantu kematian hewan itu dengan sangat mudah


ditambah, ketika Yuhan masuk kerumah nya dan Heechul tentu ikut masuk, ia takjub karna rumah itu tak hanya mewah dari luar tapi dalamnya lebih mewah berkali kali lipat


Yuhan menenangkan dirinya disana dan membiarkan kepengurusan oleh Jazlyn, Misilia, dan Nania dan juga dibantu Unji dan Boseo


"ini rumah siapa?" tanya Heechul


"rumahku"


"kenapa baru bilang? aku baru tau soal rumah ini"