
tapi Hanuel malah terus berpikir siapa yang memberikan bunga itu, ia seperti nya perna melihat tapi dimana ia pun lupa
mengingat juga siapa yang baru saja dari sekitar meja Yuhan, tapi tidak ia ingat
lalu siapa?
padahal pagi tadi, baru setelah ia turun dari motornya dan melihat Namjoon turun dari mobil bersama Hyunsoon membawa bunga yang sama dengan yang ada dimeja Yuhan tadi
ketika pagi tadi..
dimana Namjoon baru turun, ia tidak sengaja menjatuhkan bunga itu dari tasnya dan ketahuan oleh Haneul
"Namjoon, waah dapat bunga dari fans atau pacarmu?" tanya Haneul yang menggodai Namjoon
"dari seseorang dijalan tadi" sambar Hyunsoon
"ahh haha asik dong"
saat itulah Hanuel tau harusnya siapa yang memberikan bunga itu adalah Namjoon tapi ia benar benar lupa sama sekali
tidak mau terlalu sibuk memikirkan karna kesibukannya masih banyak yang harus dikerjakan, sementara Yuhan meninggalkan bunga itu di wadah bulpoin di meja kerjanya
Namjoon memang yang memberikan bunga itu, tapi ia sengaja menaruh di meja Yuhan diam diam ketika tidak ada staff siapapun lainnya disana
Namjoon melihat Yuhan tidak menjamah bunga itu selama kerja, berpikir mungkin Yuhan tidak suka bunga, saat Yuhan akan berjalan ke arah mendekatinya
Namjoon berburu pergi agar Yuhan tidak curiga, tapi saat baru saja akan pergi, Yuhan melihat ada Hoseok
ia teringat bagaimana jika member mendapatkan bunga selalu memberikan pada Hoseok karna menggambarkan Hoseok adalah bunga memang
"Hobi" panggil Yuhan
"iya, eh nuna?"
"kamu mau bunga?"
"bunga?"
"tunggu"
Yuhan berlari kearah meja nya dan membawa bunga itu kepada Hoseok
"waah bagus sekali, apa ini asli"
"mana aku paham asli dan tidak nya"
"asli nuna, kamu dapat dari mana?"
"tidak tau ada di meja kerja tiba tiba saja"
"ahh, buat ku nih?"
"iya ambillah"
"waah siapa yang memberimu ini, waah kamu sudah ada penggemar diam diam nuna?" tanya Hoseok
"ah kamu, aku tidak kepikiran apa apa"
"jadi benar buat ku ya?" tanya Hoseok
"iya ambillah, kan aku yang memberikannya padamu"
Namjoon ternyata melihat semua itu, ia sakit ketika Yuhan malah memberikannya pada Hoseok, ia berpikir apa mungkin Yuhan menyukai Hoseok dari semua member bangtan
itu terus berada dipikiran Namjoon
sore nya, ketika akan persiapan pulang ke dorm, Namjoon melihat meja kerja Yuhan, sepi tidak ada staff lain, Namjoon mendekati Yuhan
"Yuhan" sapa Namjoon
"eh Namjoon, kamu kesini ada apa?"
"emm, tidak ada, oh iya, tadi kata Hobi, kamu memberikannya bunga?"
"bunga? oh iya, itu ada di kursi kerjaku, aku keinget Hobi, jadi kuberikan padanya"
"kamu tidak suka kah bunga?"
"suka suka saja, aku suka dapat hadiah, tapi aku tidak tau dari siapa, ohh apa itu darimu?"
"kalau iya?"
"ahh iya kah? serius? aku tidak tau Namjoon" kata Yuhan
"gakapa kok, aku salah juga gak memberikan nama, kupikir aku takut ada yang tau"
"ahh kenapa tidak langsung bilang saja"
"ya aku akan bilang pas kita lagi berdua begini"
"ahh Namjoon, maafkan aku, aku tidak tau, sungguh"
"apa kamu akan mengambilnya lagi dari Hobi setelah tau ini?"
"mana mungkin"
Yuhan melirik kearah Namjoon dan terus meminta maaf, ia berpikir akan menggantikan hadiah lain pada Hoseok tapi meminta kembali bunga itu
tapi ternyata semua percakapan itu didengar oleh Aekyo, dimana Aekyo datang ke dorm baru dari laporan terkait bulanan tentang kebutuhan dorm
dan bersamaan dengan itu, karna ruangan Kwan melewati meja kerja staff staff termasuk meja kerja Yuhan, jadi mau tidak mau ia harus lewati meja kerja Yuhan tapi yang ia lihat malah itu
Aekyo jadi mendengar semua tentang percakapan Yuhan dan Namjoon, ia memastikan bahwa keduanya ada hubungan spesial tapi masih belum yakin karna ia tau nya Yuhan bukan lah menyukai tipe brondong
Aekyo jadi memutuskan pergi du menunggu Yuhan dan Namjoon selesai urusan mereka, ia duduk di ruang tamu lobi sambil diam dan menatap kearah jauh disana
kenapa harus Namjoon?
kenapa harus berada di wilayah kerja yang sama?
apa semua itu disengaja Yuhan?
tapi dari mana Yuhan tau?
apa dari Hyo?
tapi Hyo saja tidak berkabar dengan Yuhan sejak putus kan?
semua pertanyaan itu dikepala Aekyo, Aekyo terdiam memikirkan semua hal
sampai akhirnya Namjoon pergi sendirian, tapi Yuhan tidak terlihat bersama Namjoon
Aekyo memutuskan kembali berjalan melewati meja kerja Yuhan dimana Yuhan tengah melanjutkan pekerjaannya dimeja kerjanya
Aekyo hanya melirik lalu pergi begitu saja tanpa tegur sapa sedikitpun pada Yuhan, Yuhan pun sama, bersikap sangat dingin
hari berbeda, dibeberapa hari berikutnya..
ada hal membuat Yuhan harus balik lagi ke dorm sebelum bangtan pergi keluar negri bersama nya juga bersama staff lain urusan kerjaan
"selamat siang pak" sapa Yuhan pada satpam
"pagi nuna"
"saya masuk aman kan?"
"haha aman untuk anda sekarang"
"haha siap"
selalu saja intermeso dan berbasa basi dengan satpam untuk candaan
Yoongi tau Yuhan akan datang, ia berburu memasukkan kandang Holy lalu memasukkan kekamarnya agar tidak bertemu Yuhan
sampai lah Yuhan di ruang tamu, Yuhan datang setelah sejam bangtan sampai dorm
"kenapa kamu?" tanya Yuhan
"ahh tidak" Yoongi
"seperti orang aneh, apa yang kamu lakukan?"
"tidak ada nuna" jawab Yoongi santai
tapi usaha Yoongi semua jadi gagal karna Holy yang terkurung dan tertidur tadinya malah terbangun hanya karna aroma penciumannya yang tajam mengembus Yuhan
alhasil, Holy mengonggong begitu keras
"suara Holy?" tanya Yuhan
"bagaimana bisa kamu membedakan suara gong gong anjing?" tanya Yoongi
"aku cukup sekali bertemu sudah hapal segalanya Yoongi, dimana dia?"
"ahh dia.."
"boleh ya aku lihat? kasihan kan dia menggonggong begitu keras"
"ahh okeh terserah"
Yuhan mengikuti Yoongi yang pergi kekamarnya melihat Holy
"ahh baby" ucap Yuhan
barulah disini Holy diam, bermanja manja dengan Yuhan
"Suga, aku pinjam beberapa menit saja, aku tungguin ya Kwan oppa, bentaran"
"emm" jawab Yoongi dengan cuek nya
melihat Yuhan bermain dan menidurkan Holy juga, selama ini pula lah bangtan dan beberapa staffnya disana membahas bagaimana Yuhan dengan Holy sangat dekat dan itu bukan membuat kaget Namjoon atau Hyunsoon karna mereka tau itu akan terjadi
selesainya Yuhan menidurkan Holy, baru Yuhan pergi untuk ikut rapat bangtan pergi keluar negri
"aku jadi merasa penasaran sama dia, bagaimana peliharaannya" kata Jungkook
"ahh, aku merasa juga, penasaran sampai sejauh itu loh dia menyukai hewan, sepertinya bukan main main lagi" kata Hoseok