You Should Be Me

You Should Be Me
277



beberapa hari kemudian..


berganti panggilan dari pengadilan untuk Munha, sekali lagi tentu ada Yuhan menemani Munha tapi Hajun tidak ikut serta, sama seperti alasan sebelumnya agar tidak terjadi keributan


jelas masih sama seperti sebelumnya, Yuhan menemani Munha dengan sederet pertemuan untuk masuk ke sidang perceraian


Sangja datang bersama dua anak laki lakinya tentunya, ketika baru sama sama datang, Sangja berjalan di depan kedua anaknya itu melihat lebih dulu keberadaan Yuhan


"ohh, kamu datang tidak sendirian ternyata Munha?" tanya Sangja pada Munha


seketika itu Jungji dan Yungju sama sama menatap kearah Yuhan dan juga Munha


"segini kah penghianatan kamu Munha terhadapku?" tanya Jungji


"penghianatan? apa ada penghianatan disini? kurasa itu hanya masa lalu" jawab Yuhan


"iya masa lalu sampai ada kamu didunia" jawab Sangja


"iya, kurasa tidak ada yang perlu dibahas, silahkan masuk" jawab Yuhan


setelah hari itu berakhir, tiba di hari dimana ditentukannga persidangan perceraian mereka, pengadilan memutuskan semuanya dan mereka resmi bercerai


sudah tidak ada lagi hubungan suami istri antara Munha dan Sangja


ketika Yuhan dan Munha akan pergi..


"amma, aku tidak menyangka ini kamu lakukan, kamu meninggalkan aku dan Yungju" ucap Jungji


"soal amma aku mungkin tidak percaya amma melakukan ini, tapi aku lebih tidak percaya bagaimana kamu (menunjuk Yuhan) ternyata bukan orang baik" kata Yungju


"saya orang baik, semua orang pasti baik, tapi setiap orang pasti ada sisi buruknya, itu tidak mungkin tidak terjadi" jawab Yuhan


"lalu apa kamu tau, sisi buruk darimu menghancurkan keluargaku? semua gara gara kamu lahir" ucap Jungji


"siapa yang menghancurkan?" tanya Yuhan


"memang kamu semua alasan kehancuran rumah tangga saya, karna kamu lahir dari Munha, istri saya, tapi bukan sebagai anak saya" sambar Sangja


"berhenti Sangja! Jungji, Yungju, bicara kalian keterlaluan, jangan pernah berkata tentang kesalahan Yuhan lahir didunia, semua bukan salah Yuhan, patut kalian salahkan itu saya, bukan Yuhan" jawab Munha


"oohh kamu membela anak ini dibanding anakmu?" tanya Sangja


"dia juga anakku, tapi dia tidak pernah salah atas dia lahir di dunia, jangan salahkan apapun kepadanya" jawab Munha


"lihat sendiri kalian kan? ini tanpa appa menjelaskan yaa, kalian sudah melihat sendiri" jawab Sangja pada kedua anaknya


Munha menarik Yuhan pergi dari sana, ia hanya menghindari pertengkaran lebih jauh karna posisi Munha dengan Yuhan hanya berdua dan sama sama perempuan, sedangkan anak dan suaminya bertiga dan mereka laki laki semua


hanya saja ia tidak mau terjadi sesuatu kepada Yuhan saja ia membawa Yuhan pergi


mereka pergi kerumah lagi, sesampainya dirumah, sudah ada Hajun yang menunggu kabar, mereka berdua (Munha dan Yuhan) menjelaskan jika semuanya sudah selesai


semua telah berakhir, satu langkah Yuhan telah selesaikan dan akan ke langkah berikutnya yaitu persiapan pernikahan Hajun dan Munha


semua siap, hampir 90persen telah selesai Yuhan siapkan


mulai dari gedung acara dan dekorasi, cathering dan souvenir, makeup dan gaun, terakhir yaitu undangan


Yuhan menelfon dari pihak pembuatan undangan dan mengajaknya bertemu


setelah hari pertemuan..


dikira owner undangannya yang datang malah Yangsi dan Hongjuan


"mam? pap? kupikir siapa" sapa Yuhan


"nunggu orang kamu nak?" tanya Yangsi


"iyaa, ini nunggu orang, owner undangan pernikahannya"


tak lama Hajun dan Munha keluar karna mereka menginap dirumah Yuhan sudah beberapa hari ini sejak keduanya resmi bercerai dengan pasangan masing masing


"kamu mau menikah sama siapa? kok masih dilanjutkan nak?" tanya Hajun


"iya, kenapa kamu lanjutkan? bukannya kamu sama Heechul berakhir?" tanya Munha


"aku lanjutkan persiapan semua pernikahan tapi sudah bukan buat aku dan Heechul atau aku dengan siapapun" jelas Yuhan


"lalu?" tanya Hajun


"buat kalian" jawab Yuhan


"yaa, amma dan appa menikah, aku mau batalkan kan hangus duitnya sayang, sekalian saja aku lanjutkan dan rencananya mau kasih sureprize nya tapi tidak jadi karna kalian tau lebih dulu sekarang" jawab Yuhan


"Yuhan, kenapa kamu melakukan semua ini sih?" tanya Yangsi


"aku hanya ingin mereka menikah mam, biar utuh lah, aku ada orangtua angkat dan orangtua kandung yang sama sama terikat pernikahan" jawab Yuhan


Yuhan lupa kalau orangtua angkat nya juga belum menikah, dan Hongjuan mengingatkan itu


"kamu mungkin lupa, mam dan pap tidak pernah menikah" kata Hongjuan


"oh, iya ya, lupa Yuhan" kata Yuhan


"tapi gakpapa kalau mau lanjutkan acara nya, lanjutkan saja" jawab Hongjuan


"setelah ini aku siapkan pernikahan untuk kalian" kata Yuhan


"gak usah lah, gakpapa kami tanpa menikah juga bahagia"


"jangan, serahkan semuanya kepada ku"


Yuhan memaksa agar kedua orangtua nya baik angkat atau kandung terikat pernikahan dan mengundang banyak orang


Yuhan ingin memperkuat saja hubungan antara ayah dan ibu nya baik kandung atau angkat


bicara soal pernikahan, sebenarnya Boseo juga tidak menikah dengan Naryu, tapi Yuhan berpikir Boseo bukan tanggungannya


selain karna Boseo bukan adik kandungnya, juga karna Boseo sudah cukup dewasa mau menikah atau tidak itu pilihannya dengan Naryu tapi soal orangtua, Yuhan tetap memaksakan mereka untuk menikah


tapi pernikahan Hongjuan dan Yangsi dilakukan setelah pernikahan Hajun dan Munha saja


tak lama owner undangan datang..


"itu orangnya datang" kata Yuhan


"yaudah kami masuk atau disini apa bagaimana?" tanya Hongjuan


"disini saja pap, kalian semua disini, biar tau saja"


"selamat siang nuna?" sapa owner


"ya, silahkan duduk" sapa Yuhan


"baik nuna"


"ini ada kedua orangtua saya, gakpapa ya ikut"


"boleh nuna boleh"


"baik, bisa dijelaskan"


"iya, ini gimana sama hasilnya, ini pilihannya, nanti tinggal memperbanyak, ini contohnya saja saya bawa tiga contoh" jelas ownernya


"oh mana contoh yang saya katakan bersama Heechul waktu itu?"


"ini berwarna hitam merah"


"batalkan yang itu, saya tetap bayar ganti pembuatannya"


"loh, terus? oh antara dua ini?"


"saya mau ganti semua undangan" jawab Yuhan


Yuhan menjelaskan jika ia akan mengganti model dan warna bahkan nama dalam undangan


Yuhan mengambil model berbeda dari yang ia pilih soal warna juga Yuhan mengambil dua warna


yaitu mix warna hitam dan emas untuk undangan pernikahan dengan nama Hajun dan Munha


lalu mix warna hitam dan perak untuk undangan pernikahan dengan nama Hongjuan dan Yangsi


semua dibahas disana dan owner sebagai staff hanya menuruti apa permintaan Yuhan sebagai costumernya


semua persiapan dirasa selesai, terakhir pada kepengurusan undangan saja


"sudah semua, kalian tenang saja, pernikahan apa kataku, aku memakai semua owner dari bekas pernikahanku dengan Heechul" jelas Yuhan


"jadi semuanya ini kamu rombak?" tanya Munha