
"siapa memang nama nya? namanya saja" kata Siwon
belum menjawab pertanyaan Siwon, malah pelayan datang memberikan pesanan mereka dan membuat semuanya lupa karna segera menikmati makanan
"oh ya, oppa nanti kerumah ku kan?" tanya Naryu pada Heechul
"iya, aku disuruh kirimkan bingkisan kepada paman dan bibi, tapi di mobil" kata Heechul
"ahh iya itu isinya titipan amma ku, kue kering oleh oleh dari jeju" kata Naryu
"iya, nanti aku antarkan pulang dari sini"
"apa mau dititipkan kepadaku? nanti aku sampaikan"
"jangan lah, tidak enak aku disuruh berikan langsung, gakpapa sekalian aku antarkan kamu saja"
"oh yaudah, pakai mobilku nanti"
"yaudah, memangnya siapa yang akan datang?" tanya Heechul
"Shinje dan Deshin"
"ahh"
percakapan itu terkesan biasa saja bagi yang kenal siapa Naryu dan hubungannya dengan Heechul
yap, Heechul dan Naryu adalah saudara sepupuan, ibu Heechul adalah kakak perempuan dari ayah Naryu dan hanya dua bersaudara (ayah Heechul dengan ibu Naryu)
setelah mereka selesai makan, mengobrol, hingga jam menunjukkan sudah menunjukkan Naryu harus pergi karna menjemput keluarganya baru dari luar negri di bandara
Naryu berpamitan, sekalian Heechul juga berpamitan karna akan mengantarkan pesanan milik ibu Naryu, karna sekalian Heechul antarkan Naryu menjemput sepupunya yang lain juga
diperjalanan dengan obrolan keduanya
"loh jadi mereka bardua yang datang kah?"
"iyaa, berdua"
"tumbenan barengan?"
"mereka akan balik bekerja di korea"
"oh, hanya masa selesaikan kuliah saja di luar negri ya?"
"emm"
"aku jarang sekali kontak ama mereka sih"
"ahh mereka sering kepadaku"
"iya kamu aktif di grup chat keluarga ya" kata Heechul
mereka pergi berdua, Naryu menjemput sepupunya diantarkan Heechul, setelah sampai, benar saja sepupu mereka datang berduaan, karna itu jarang dilihat oleh mereka
"waah jarang sekali Shinje dan Deshin bersamaan ya?" ucap Heechul
"banget hyung, ini karna kta sepakat balik kekorea" jawab Shinje
"ahh balik disini bekerja disini?"
"iya, menetap juga lah, kasian juga eoma dan eopa kan sudah tua" kata Deshin
"ahh betul itu, bagus deh, anak harus sadar begitu" kata Naryu
mereka pergi masuk mobil dan mengobrol banyak hal disana, Heechul dan Naryu sudah kenal sejak kecil dengan kedua sepupu mereka itu
jadi tidak ada rasa canggung meskipun mereka jarang lagi berkumpul karna kedua sepupunya kuliah diluar negri
tapi saat tengah perjalanan, Shinje dan Deshin mendapati tas yang ada di bawah kaki mereka tepat belakang kursi mobil diduduki Heechul
mereka saling bertatapan dan membuang muka dari tas itu, lalu mereka melihat apa sampai bertatapan beberapa detik setelah melihat isi tas itu?
mereka melihat ada dompet dengan nama seorang gadis terlihat jelas di dompet itu, mereka tidak mau berpikir panjang karna mereka pikir itu wajar, mungkin dompet pacar dari sepupunya itu, Heechul
sampai dirumah Naryu, semua turun, Heechul juga turun untuk memberikan bingkisan titipan dari ibu nya untuk ibu Naryu sembari mengobrol juga menyambut kedatangan Shinje dan Deshin
"sudah sampai, ayo turun semua" kata Naryu
"iya aku akan kasih ini kepada bibi" kata Heechul
"bukannya mau menginap juga? ayolah menginap" kata Shinje
"iya nih, aku baru datang banyak hal kita bahas dan sharing loh" kata Deshin
"ahh aku tidak pamit pada ibuku" kata Heechul
mereka pun turun dan masuk rumah Naryu disambut oleh ayah ibu Naryu karna tau keponakannya akan datang hari itu
lalu siapa mereka berdua?
siapa Shinjae dan Daeshin?
bukannya dalam saudara Naryu dan Heechul hanya ada dua saudara tadi, yaitu ibu Heechul dan ayah Naryu?
nah Naryu dan Heechul saudara karna ayah ibu nya adik kakak, dan dari nenek kakek yang sama
sementara Naryu Heechul dengan Shinjae dan Daeshin saudara karna karna kakek Shinjae dan Daeshin menikah dengan nenek Naryu dan Heechul
jadi intinya, Naryu Heechul dari keluarga keturunan sang nenek, sedangkan Shinjae dan Daeshin dari keluarga keturunan sang kakek
paham ya..?
lanjut...!
setelah mengobrol, melepas rindu, dan menikmati hingga malam hari lalu bagaimana dengan Yuhan?
apakah mencari dompetnya lagi yang kehilangan?
betul, ia mencari diseluruh isi tas, di seluruh isi mobil, semua tidak ada, ia bingung mau mencari kemana, ini kejadian kedua kehilangan dompetnya
Yuhan mengingat dari awal hingga tersadar dompetnya hilang, tapi ia tidak mau menelfon Hyuni atau Naryu karna takut disangka menuduh, intinya tidak enak jadi tidak menanyakan mereka padahal mereka bisa saja membantu
Yuhan malah menelfon Boseo dan menjelaskan kepada Boseo
"hilang lagi? lah gimana? dua kali sudah ya" kata Boseo
"lah itu, dimana sih, aku lupa pula, ini bukan kartunya saja loh, tapi satu dompet"
"waah bahaya, cepat cari, kamu kemana saja seharian, dimana saja, atau lapor kehilangan?"
"gak bisa, sekarang aku akan mempersiapkan untuk acara award bangtan besok, besok loh, besok pagi sudah berkumpul, ini jam dua pagi, tinggal empat jam lagi, mana mungkin mengurus surat laporan kehilangan polisi?" gerutu Yuhan
"nunaa, kamu itu pelupa sekali, tolong jangan tinggalkan apapun sembarangan makanya?"
"Boseo, bantulah berpikir"
"yang bagaimana loh nuna, akupun tidak tau"
"kamu tidak bisa melanjutkan mencari, fokuslah dulu pada pekerjaan besok, selesaikan secepatnya biar bisa mengurus secepatnya" kata Boseo
"ahh kamu bantuin aku kan?"
"pasti lah"
Yuhan harus fokus kepada kepengusan bangtan
paginya..
ia pergi ke agenci dan memulai aktifitasnya disana, hingga siangnya mereka bersiap siap untuk pergi ke gedung agenci
setelah sampai, kru memberitahu tempat untuk fitting room bangtan, semua staff bangtan ikut masuk termasuk Yuhan
semua dipersiapkan di ruangan itu, hingga bangtan selesai ganti baju dan memasang make up, baru keluar, Yuhan bersama beberapa boardiguard bangtan keluar, karna tugas Yuhan memotret kegiatan hari itu
saat tengah jalan, seekor anak anjing berdiri didepan kaki Yuhan sambil menatapnya
"eh baby" sapa Yuhan
Yuhan mengangkat bayi anjing itu dan ia merasa tidak asing dengan anak anjing itu
"kamu, kamu kemarin kan di agenciku" kata Yuhan
"ahh memangnya iya? kapan itu?" tanya Namjoon
"beberapa hari lalu, klien kalian untuk acara award ini yang membawa anak anjing ini" kata Yuhan
"ahh ini lucu sekali, apa jenis kelaminnya?" ucap Taehyung
"laki laki" kata Yuhan
"waah bisa kita jodohkan dengan Yeontan" kata Taehyung
"ahh betul hyung, nanti anaknya akan lucu" kata Jungkook
"kalian bicara apa?" ucap Seokjin
saat Yuhan akan melepaskan anak anjing itu, ia tidak tega harus melepaskannya, tapi Yuhan harus lanjut pekerjaannya sebelum acara dimulai