
selalu menunggu Yuhan agar bisa pulang bersama, dengan alasan menemani Yuhan dijalan
banyak lagi hal yang Hyunsoon tau dan ia curigai soal Kwan yang ia ceritakan kepada Namjoon
"serius kamu ini?" ucap Namjoon kaget nya bukan main
"iya lah, serius, buat apa aku membuat omongan hyung"
Namjoon terdiam beberapa saat sembari memikirkan beberapa hal yang mungkin ia juga ikut curigai soal Kwan menyukai Yuhan
tapi ia selama ini malah tertutup oleh kebaikan Kwan terhadapnya dan ditambah tertutup karna merasa bahwa yang menjadi saingannya bukan lah Kwan tapi Seokjin
Namjoon menjelaskan semua nya pada Hyunsoon, Hyunsoon pikir Seokjin masib netral, sama lah dengan yang lain, wajar saja kok, mungkin terkesan memang sangat dekat, tapi memang menurut Hyunsoon Seokjin tidak akan berpotensi menyukai Yuhan sebagai kekasih
"sudahlah hyung, katakan saja, masalah ditolak kan apa kata terakhir, kurasa siapa yang mau menolak seorang Namjoon?" ucap Hyunsoon
"kamu enak yang bicara"
"lah iya memang, daripada keduluan yang lain, penting sudah kukatakan"
"kalau menolakku?"
"sabar saja, tunggu jeda dia berpikir tapi kurasa Yuhan menyukai mu juga"
"memangnya begitu?"
"iya lah, dia baik sama kamu, dia jauh lebih dekat denganmu dibanding dengan yang lainnya, dia pernah kasih kamu bingkisan kan?"
"iyaa kamu tau?"
"tau lah, lah aku diruangan kerja didorm bersama kamu, kamu kuajak bicara malah pergi sambil tersenyum membawa itu"
"ahhh, aku jadi malu, beneran kamu melihat itu?"
"iyaaa"
mereka sampai di dorm, saat akan turun, Namjoon menahan Hyunsoon lagi
"tunggu dulu" kata Namjoon
"apa lagi hyung?"
"jadi menurutmu mengatakannya saja ya?"
"iyaa katakan saja sudah"
"kapan?"
"ya terserah kamu lah hyung"
"ya menurutmu kapan?"
"astaga kenapa tanya begitu terus padaku, kan kamu yang menjalani nya nanti"
"iya menurutmu saja"
"terserah, lebih cepat lebih baik deh"
"oh okeh"
"sudah? ada lagi?"
"tidak"
"aku turun nih"
"iya lah, aku juga turun"
"ahh memang susah kalau bicara sama orang jatuh cinta" gerutu Hyunsoon
mereka turun, dan kembali pada aktifitas sehari hari mereka, sementara Yuhan..
sampai dirumahnya malam itu, ia tidur dan pagi bangun..
ia ada janjian sama Hyuni dan Naryu hari ini, jadi menelfon keduanya bergantian memastikan jam nya dan tempatnya yang ternyata masih seperti awal mereka sudah sepakati
karna masih kurang dua jam lagi, Yuhan memutuskan pergi kekandang Bobe dan Nickly, ia duduk disana dan kedua harimau itu duduk menemani Yuhan dikedua sisi Yuhan
Yuhan bercerita banyak hal disana, tentang beberapa masalahnya,
tentang masalah ia masih merasakan kekecewaan dengan pekerjaan Hongjuan,
tentang masalah ia dengan dua pekerjaannya yang ia nikmati tapi ia takut akan lelah pada akhirnya,
Yuhan merasa lelah pada situasi dimana Hyohoon akan terus mengejarnya dan melanjutkan segalanya
setelah satu jam disana, Boseo berpamitan pergi, balik kerumahnya karna hari itu libur kerja
"eh, Nar jadi kesini atau mau ketemuan dimana?" tanya Boseo
"ketemuan ditempat janjian saja sudah lah" kata Yuhan
"ahh yaudah, kupikir kesini dulu, kalau kesini biar ku jemput dia dulu saja"
"gak usah sudah, balik saja kamu"
"yaudah"
Yuhan juga balik ke kamarnya untuk persiapan akan pergi, setelah siap dengan pakaian andalan dimana semua pakaian serba tertutup
terlihat Yuhan memakai pakaian celana hitam panjang dengan jaket hoodie, kacamata, masker, topi dan sepatu semua yang serba hitam, jauh dari perkiraan definisi Yuhan sebenarnya
Yuhan tidak tau jika ternyata Namjoon akan datang kerumahnya tapi keburu Yuhan pergi jadilah Namjoon mengikuti Yuhan
"eh apa itu Yuhan?" ucap Namjoon kaget
"iya itu Yuhan, hyung" jawab Hyunsoon
"dia berbeda sekali dari biasanya aku lihat, kamu tau kan maksud aku?"
"iya tau hyung, tapi itu kemana?" tanya Hyunsoon
"lah gak tau, dia berbeda tampilannya ya, ayo ikuti saja, aku jadi ingin tau mau bertemu siapa dia" kata Namjoon
"yaudah, aku jadi ikut penasaran juga, berbeda jauh loh dia"
"hemm, betul, 180 derajat jauh berbeda"
terlihat seperti gadis tomboy yang introvert atau pendiam dimana gaya berpakaian begitu cenderung orang yang tertutup
Namjoon bersama Hyunsoon mengikuti perginya Yuhan diam diam karna ingin tau juga kemana Yuhan akan pergi bahkan memakai pakaian seperti itu
hingga saat mereka melihat Yuhan masuk ke area sebuah apartemen dan mereka ikut masuk, mereka turun, mengikuti Yuhan yang juga turun dari mobil
mereka melihat Yuhan tanpa memberikan apapun dan tanpa menyapa sedikitpun bahkan pada satpam disana meskipun satpam disana menundukkan badan sebagai salam sapaan pada Yuhan
tapi saat Namjoon dan Hyunsoon akan masuk, satpam jaga menyambutnya
"selamat siang?" sapa satpam apartemen
"siang pak" sapa Hyunsoon
"bisa memperlihatkan kartu akses masuk, dan menuju kekamar nomor berapa?" tanya satpam
"ahh, kartu akses?" ucap Hyunsoon
satpam itu menjelaskan peraturan masuk dalam apartemen itu sangat ketat dimana yang baru datang siapapun itu harus memiliki tujuan akan ke unit berapa
dan setiap yang masuk, wajib memiliki kartu akses masuk dari pemilik unit di apartemen gedung itu
karna mereka berdua tidak memiliki jadi satpam melarang keras mereka masuk dengan alasan apapun meskipun satpam tau siapa Namjoon itu
sayangnya mereka hanya sampai depan lobi saja tanpa bisa masuk karna dimintai akses kartu masuk itu, jadilah keduanya masuk mobil dan hanya bisa menunggu di dalam mobil dalam parkiran itu, menunggu Yuhan kembali keluar tapi keduanya saling bertatapan, seolah mereka dalam satu pemikiran
"kenapa sampai ambil apartemen dengan seketat itu?" ucap Hyunsoon
"apa mungkin ada rahasia cukup besar disana?" tanya Namjoon
"aku jadi teringat pada Suga dan Tanwoo, mereka berdua kan masih susah menerima keberadaan Yuhan"
"iya kalau masalah sasaeng? kalau bukan?"
"lalu apa?"
"siapa tau dengan seorang pria, atau hubungan gelap dan lainnya?" tanya Namjoon
"ahh iya juga, bisa jadi itu, melihat bagaimana Yuhan dengan beberapa masa lalu nya saat berpacaran dengan pria jauh diatasnya"
"naah, tapi masalah nya aku curiga ini pada pria dalam foto itu" kata Namjoon
"pria dalam foto?" tanya Hyunsoon bingung
Namjoon menjelaskan jika ia memergoki ada foto Yuhan bersama seorang pria, tapi anehnya pria itu masih muda, yaa seumuran dengan Yuhan lah, padahal mengingat dulu kan Yuhan berpacaran bagaimana
Hyunsoon baru tau soal itu, ia tidak tau sebelumnya, Namjoon pun sama tapi ia jadi tau karna peristiwa di rumah Yuhan waktu bangtan main kesana beberapa hari lalu